Mata Pelajaran : Pendidikan Anti Korupsi "SEDERHANA"
Alat Peraga : Video Pembelajaran, Gambar
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Pendidikan Anti Korupsi.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan:
Memahami arti hidup sederhana.
Dapat menyebutkan contoh sikap hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Mampu membedakan perilaku sederhana dan tidak sederhana.
Menunjukkan kebiasaan bersyukur dan tidak berlebihan.
🧠 Materi Pembelajaran
1️⃣ Pengertian Hidup Sederhana
Hidup sederhana adalah:
Tidak berlebihan
Menggunakan barang sesuai kebutuhan
Hemat dan tidak boros
Bersyukur dengan apa yang dimiliki
👉 Hidup sederhana bukan berarti miskin, tetapi tidak suka berlebihan dan membuang-buang.
2️⃣ Contoh Perilaku Hidup Sederhana di Rumah
✔ Menggunakan uang jajan seperlunya ✔ Tidak meminta mainan terus menerus ✔ Menghabiskan makanan, tidak membuang ✔ Merawat barang yang dimiliki ✔ Tidak iri dengan teman yang punya barang lebih bagus
3️⃣ Contoh Perilaku Hidup Sederhana di Sekolah
✔ Menggunakan alat tulis dengan baik ✔ Tidak pamer barang ✔ Tidak memaksa teman meminjamkan uang ✔ Menggunakan seragam dengan rapi dan apa adanya ✔ Tidak membawa barang mahal ke sekolah bila tidak perlu
❌ Contoh Perilaku Tidak Sederhana
⛔ Boros uang jajan ⛔ Sering minta beli mainan baru ⛔ Membeli barang hanya karena ingin pamer ⛔ Suka membandingkan diri dengan orang lain ⛔ Membuang makanan
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa
Alat Peraga : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Materi Pendidikan Pancasila :
Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa,
Let's chek it out!! ^^
Pengertian Identitas Diri
Identitas diri adalah ciri khas yang dimiliki oleh setiap orang. Setiap anak memiliki identitas diri yang berbeda-beda dan semua harus saling menghargai.
1. Jenis Kelamin
Jenis kelamin adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
👦 Laki-laki
👧 Perempuan
2. Ciri-Ciri Fisik
Ciri-ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat. Contoh ciri-ciri fisik:
Warna kulit: putih, sawo matang, cokelat
Rambut: lurus, keriting, pendek, panjang
Tinggi badan: tinggi, sedang, pendek
Mata: besar, kecil
3. Hobi
Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
Contoh hobi:
Membaca buku 📚
Menggambar 🎨
Bermain bola ⚽
Menyanyi 🎤
Menari 💃
Bersepeda 🚲
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
Materi Seni Rupa
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!
Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar
Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan
Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan
2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman
Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas
3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas
Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Muridmampumenunjukkanketerampilanmenulispermulaandenganbenardiataskertasdan/ataumelaluimediadigital.Muridmampumengembangkantulisan tanganyangsemakinbaik. Murid mampumenulisberbagaitekstentangdiri,keluarga,dan/ataulingkungandenganbeberapakalimat sederhana.
AlurTujuan Pembelajaran (ATP):
Murid dapat memahami penggunaan kata "Tolong, Maaf, Permisi dan Terima Kasih".
Tujuan Pembelajaran (TP):
Memahami penggunaan kata Terimakasih dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Materi Bahasa Indonesia :
Simak video pembelajaran berikut ya ...
Kata “terima kasih” adalah ucapan sopan untuk menyatakan rasa syukur dan penghargaan atas bantuan, pemberian, atau kebaikan orang lain.
Manfaat Mengucapkan “Terima Kasih”
1. Menunjukkan sikap sopan dan santun. 2. Membuat orang lain merasa dihargai. 3. Menjalin hubungan baik dengan orang lain. 4. Mencerminkan perilaku berakhlak baik.
Contoh Penggunaan Kata “Terima Kasih”
1. Di Rumah
“Terima kasih, Ibu, sudah memasakkan makanan.”
“Terima kasih, Ayah, sudah mengantar saya ke sekolah.”
“Terima kasih, Kakak, sudah membantu saya belajar.”
2. Di Sekolah
“Terima kasih, Bu Guru.”
“Terima kasih, teman, sudah meminjamkan pensil.”
“Terima kasih, sudah membantu saya merapikan kelas.”
3. Di Lingkungan Sekitar
“Terima kasih, Pak.”
“Terima kasih, Bu.”
“Terima kasih atas bantuannya.”
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat mengurutkan bilangan sampai 20
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengurutkan bilangan sampai 20
Materi Pembelajaran :
Materi Matematika
Mengurutkan bilangan adalah menyusun angka secara teratur sesuai urutan. Urutan bilangan dapat dilakukan:
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat mengenal konsep lebih dari, kurang dari dan selisih pada bilangan sampai 20.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengenal konsep lebih dari, kurang dari dan selisih pada bilangan sampai 20.
Materi Pembelajaran :
Materi Matematika
Membandingkan banyak benda
Membandingkan banyak benda berarti melihat dan menghitung jumlah benda, lalu menentukan mana yang:
Lebih banyak
Lebih sedikit
Sama banyak
Contoh :
🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎 (15 apel)
🍌🍌🍌 🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌(12 pisang)
Karena 5 lebih besar dari 3, maka: Apel lebih banyak daripada pisang atau 15 > 13
a. Ada 15 apel
b. Ada 12 pisang
c. Banyak apel 3 lebihnya dari banyak pisang.
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
Materi Seni Rupa
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!
Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar
Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan
Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan
2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman
Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas
3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas
Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia
Alat Peraga : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Materi Pendidikan Pancasila :
Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa,
Let's chek it out!! ^^
Pengertian Identitas Diri
Identitas diri adalah ciri khas yang dimiliki oleh setiap orang. Setiap anak memiliki identitas diri yang berbeda-beda dan semua harus saling menghargai.
1. Jenis Kelamin
Jenis kelamin adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
👦 Laki-laki
👧 Perempuan
2. Ciri-Ciri Fisik
Ciri-ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat. Contoh ciri-ciri fisik:
Warna kulit: putih, sawo matang, cokelat
Rambut: lurus, keriting, pendek, panjang
Tinggi badan: tinggi, sedang, pendek
Mata: besar, kecil
3. Hobi
Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
Contoh hobi:
Membaca buku 📚
Menggambar 🎨
Bermain bola ⚽
Menyanyi 🎤
Menari 💃
Bersepeda 🚲
Capaian Pembelajaran (CP):
Muridmampumenunjukkanketerampilanmenulispermulaandenganbenardiataskertasdan/ataumelaluimediadigital.Muridmampumengembangkantulisan tanganyangsemakinbaik. Murid mampumenulisberbagaitekstentangdiri,keluarga,dan/ataulingkungandenganbeberapakalimat sederhana.
AlurTujuan Pembelajaran (ATP):
Murid dapat memahami penggunaan kata "Tolong, Maaf, Permisi dan Terima Kasih".
Tujuan Pembelajaran (TP):
Memahami penggunaan kata Maaf dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Materi Bahasa Indonesia :
Simak video pembelajaran berikut ya ...
Kata “maaf” adalah kata sopan yang digunakan saat kita melakukan kesalahan atau menyakiti perasaan orang lain. Mengucapkan kata “maaf” berarti kita mengakui kesalahan dan ingin memperbaiki sikap.