Senin, 21 September 2026

Selasa, 22 September 2026 : Matematika

 Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Matematika

Hari, Tanggal              :  Selasa, 22 September 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                          : Kalimat Matematika terkait Pengurangan dan Penjumlahan

Pertemuan Ke             : 1

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik dapat memahami dan menggunakan kalimat matematika untuk menyatakan situasi sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Peserta didik mampu menentukan operasi yang sesuai, menyelesaikan kalimat matematika, serta menjelaskan hubungan antara cerita, simbol matematika, dan hasil perhitungan.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian kalimat matematika.
  • Mengenal simbol + (penjumlahan), − (pengurangan), dan = (sama dengan).
  • Mengubah soal cerita sederhana menjadi kalimat matematika.
  • Menentukan operasi penjumlahan atau pengurangan yang tepat berdasarkan suatu masalah.
  • Menyelesaikan kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memusatkan perhatian pada soal dan angka yang diberikan guru. Guru mengajak siswa mengamati bilangan, memahami informasi yang diketahui dan ditanyakan, kemudian menentukan apakah soal tersebut menggunakan penjumlahan (+) atau pengurangan (−) sebelum menuliskan kalimat matematikanya.
    • Meaningful (Bermakna): Guru menghubungkan kalimat matematika dengan kehidupan sehari-hari, misalnya menghitung jumlah buku, pensil, buah, atau benda lainnya. Siswa menyelesaikan masalah seperti: “Di perpustakaan terdapat 235 buku. Kemudian datang 125 buku baru. Berapa jumlah buku sekarang?” Siswa menuliskan kalimat matematika 235 + 125 = 360.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid bermain kartu kalimat matematika secara berkelompok. Setiap kelompok mengambil kartu soal cerita, kemudian menentukan apakah menggunakan penjumlahan atau pengurangan dan menuliskan kalimat matematikanya pada papan tulis mini. Kelompok yang dapat menentukan operasi dan menjelaskan cara penyelesaiannya dengan benar mendapat apresiasi dari guru.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ):

    1. Peserta didik mengenal pengertian dan bentuk kalimat matematika.

    2. Peserta didik mengidentifikasi simbol +, −, dan = dalam kalimat matematika.

    3. Peserta didik menghubungkan situasi atau soal cerita dengan operasi penjumlahan dan pengurangan.

    4. Peserta didik mengubah soal cerita menjadi kalimat matematika.

    5. Peserta didik menyelesaikan kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah.


    Materi Matematika :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, tanya jawab, latihan mandiri.  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Q.S. Al-Kahfi: 25 menjelaskan operasi penjumlahan (300 + 9 tahun) dan Q.S. Al-'Ankabuut: 14 menjelaskan operasi pengurangan (1000 - 50 tahun) dalam konteks sejarah kehidupan para nabi.

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 




    1. Pengertian Kalimat Matematika

    Kalimat matematika adalah kalimat yang menggunakan angka, tanda operasi, dan tanda sama dengan (=) untuk menunjukkan suatu hubungan atau perhitungan matematika.

    Contoh:

    245 + 123 = 368

    Artinya, 245 ditambah 123 hasilnya 368.

    Contoh lainnya:

    500 − 175 = 325

    Artinya, 500 dikurangi 175 hasilnya 325.

    2. Mengenal Simbol Matematika

    SimbolNamaArti
    +TambahMenjumlahkan
    KurangMengurangi
    =Sama denganMenunjukkan hasil atau kesamaan

    Contoh:

    125 + 75 = 200

    • 125 dan 75 disebut bilangan yang dijumlahkan.
    • Tanda + menunjukkan operasi penjumlahan.
    • 200 merupakan hasil penjumlahan.

    450 − 125 = 325

    • 450 merupakan bilangan yang dikurangi.
    • 125 merupakan bilangan pengurang.
    • 325 merupakan hasil pengurangan.

    3. Kalimat Matematika Penjumlahan

    Kalimat matematika penjumlahan digunakan ketika suatu masalah menunjukkan adanya penggabungan atau penambahan jumlah.

    Contoh:

    Di perpustakaan terdapat 235 buku cerita. Kemudian, sekolah mendapat tambahan 124 buku cerita.

    Kalimat matematikanya:

    235 + 124 = 359

    Jadi, jumlah buku cerita sekarang adalah 359 buku.

    Contoh lainnya:

    Siti mempunyai 125 kelereng. Budi memberikan 75 kelereng kepada Siti.

    Kalimat matematika:

    125 + 75 = 200

    Jadi, Siti mempunyai 200 kelereng.

    4. Kalimat Matematika Pengurangan

    Kalimat matematika pengurangan digunakan ketika suatu masalah menunjukkan jumlah yang berkurang, diambil, diberikan, atau tersisa.

    Contoh:

    Di dalam keranjang terdapat 450 buah jeruk. Sebanyak 125 jeruk dibagikan kepada warga.

    Kalimat matematikanya:

    450 − 125 = 325

    Jadi, jeruk yang tersisa adalah 325 buah.

    Contoh lainnya:

    Rani mempunyai 375 stiker. Sebanyak 150 stiker diberikan kepada temannya.

    Kalimat matematika:

    375 − 150 = 225

    Jadi, stiker Rani yang tersisa adalah 225 stiker.

    5. Mengubah Soal Cerita Menjadi Kalimat Matematika

    Untuk mengubah soal cerita menjadi kalimat matematika, lakukan langkah berikut:

    Langkah 1

    Baca soal dengan teliti.

    Langkah 2

    Tentukan informasi yang diketahui.

    Langkah 3

    Tentukan apa yang ditanyakan.

    Langkah 4

    Tentukan apakah menggunakan penjumlahan atau pengurangan.

    Langkah 5

    Tuliskan kalimat matematikanya.

    Contoh:

    Pak Budi memiliki 325 ekor ikan. Ia membeli lagi 125 ekor ikan.

    Diketahui:

    • Ikan awal = 325 ekor
    • Ikan yang dibeli = 125 ekor

    Karena jumlah ikan bertambah, maka menggunakan penjumlahan.

    Kalimat matematika:

    325 + 125 = 450

    Jadi, Pak Budi mempunyai 450 ekor ikan.

    Contoh Kalimat Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari

    Contoh 1 – Penjumlahan

    Di kelas terdapat 18 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan.

    Kalimat matematika:

    18 + 15 = 33

    Jadi, jumlah siswa adalah 33 orang.

    Contoh 2 – Pengurangan

    Perpustakaan mempunyai 750 buku. Sebanyak 125 buku dipinjam siswa.

    Kalimat matematika:

    750 − 125 = 625

    Jadi, buku yang masih ada di perpustakaan adalah 625 buku.

    Contoh 3 – Bilangan yang belum diketahui

    Dina mempunyai beberapa pensil. Setelah membeli 25 pensil, jumlah pensilnya menjadi 80.

    Kalimat matematika:

    □ + 25 = 80

    Maka:

    80 − 25 = 55

    Jadi, pensil Dina sebelumnya ada 55 buah.



    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


    Minggu, 20 September 2026

    Senin, 21 September 2026 : Seni Rupa

     Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Seni Rupa

    Hari, Tanggal              :  Senin, 21 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Gambar Cerita

    Pertemuan Ke             : 3

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik menerapkan pengalamannya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mampu mengenali karakteristik khusus suatu alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar, kemudian secara mandiri mnggunakan alat dan bahan tersebut. Peserta didik memberikan respon terhadap kejadian sehari-hari dan keadaan lingkungan sekitar melalui karya seni rupa yang memberi dampak positif bagi dirinya dan lingkungan terkecilnya. 

    Tujuan Pembelajaran (TP ): Menjelaskan pengertian gambar cerita, menyebutkan fungsi gambar cerita, menyebutkan ciri-ciri gambar cerita, jenis-jenis dan alat bahan dalam menggambar secara kreatif. 

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati gambar dengan tenang dan fokus, memperhatikan tokoh, objek, warna, dan kejadian sebelum memberikan pendapat.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, kemudian menjadikan pengalaman tersebut sebagai ide gambar cerita.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat menggambar dengan bebas, memilih warna dan tema, melakukan permainan "Tebak Ceritaku", serta memberikan apresiasi terhadap karya teman.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): Peserta didik dapat menjelaskan pengertian gambar cerita, menyebutkan fungsi gambar cerita, menyebutkan ciri-ciri gambar cerita, jenis-jenis dan alat bahan dalam menggambar secara kreatif. 


    Materi Seni Rupa :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, tanya jawab, latihan mandiri.  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Surat Yusuf ayat 111:
    "Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal. (Al-Quran) itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Pengertian Gambar Cerita

    Gambar cerita adalah gambar yang digunakan untuk menceritakan suatu kejadian, pengalaman, atau cerita sehingga orang yang melihatnya dapat memahami isi cerita melalui gambar.

    Gambar cerita dapat terdiri atas satu gambar atau beberapa gambar yang disusun secara berurutan.

    Contoh:

    Cerita tentang menanam bunga dapat dibuat menjadi beberapa gambar:

    Gambar 1: Anak menyiapkan tanah.
    Gambar 2: Anak menanam biji.
    Gambar 3: Anak menyiram tanaman.
    Gambar 4: Bunga tumbuh dan mekar.

    Dengan melihat gambar tersebut, orang dapat memahami urutan kejadian dalam cerita.

    2. Fungsi Gambar Cerita

    Gambar cerita memiliki beberapa fungsi, yaitu:

    1. Menyampaikan cerita
      Gambar membantu menyampaikan isi sebuah cerita.
    2. Memperjelas isi cerita
      Pembaca lebih mudah memahami kejadian yang terdapat dalam cerita.
    3. Menarik perhatian
      Gambar yang menarik membuat orang lebih tertarik membaca atau melihat cerita.
    4. Mengembangkan imajinasi
      Gambar dapat membantu anak membayangkan tokoh, tempat, dan kejadian dalam cerita.
    5. Sebagai media komunikasi
      Gambar dapat menyampaikan pesan tanpa harus menggunakan banyak kata.

    3. Ciri-Ciri Gambar Cerita

    Gambar cerita memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

    • Menggambarkan suatu kejadian atau cerita.
    • Memiliki tokoh atau objek yang dapat diamati.
    • Menampilkan latar tempat atau suasana.
    • Gambar dapat menunjukkan urutan kejadian.
    • Memiliki pesan atau makna tertentu.
    • Menggunakan garis, bentuk, warna, dan komposisi yang sesuai.
    • Dapat dibuat dengan berbagai alat dan bahan.

    4. Jenis-Jenis Gambar Cerita

    a. Komik

    Komik adalah gambar cerita yang terdiri atas beberapa gambar atau panel yang disusun berurutan. Biasanya dilengkapi percakapan atau teks.

    Contoh: komik tentang persahabatan.

    b. Ilustrasi

    Ilustrasi adalah gambar yang digunakan untuk memperjelas atau menghias suatu cerita atau tulisan.

    Contoh: gambar anak sedang membaca buku pada halaman cerita.

    c. Kartun

    Kartun merupakan gambar dengan bentuk yang sederhana dan menarik. Tokohnya dapat berupa manusia, hewan, atau benda yang dibuat seperti memiliki sifat manusia.

    Contoh: gambar hewan yang sedang berbicara.

    d. Gambar Berseri

    Gambar berseri adalah beberapa gambar yang menggambarkan kejadian secara berurutan.

    Contoh: gambar berseri tentang kegiatan dari bangun tidur sampai berangkat sekolah.

    5. Alat dan Bahan Membuat Gambar Cerita

    Alat:

    • Pensil
    • Penghapus
    • Penggaris
    • Pensil warna
    • Krayon
    • Spidol
    • Kuas

    Bahan:

    • Kertas gambar
    • Buku gambar
    • Kertas karton
    • Cat air
    • Cat poster

    Peserta didik dapat memilih alat dan bahan sesuai dengan gambar yang akan dibuat.

    LKPD 


    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


    Senin, 21 September 2026 : Bahasa Indonesia

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Bahasa Indonesia

    Hari, Tanggal              :  Senin, 21 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Ide Pokok dan Ide Pendukung 

    Pertemuan Ke             : 1

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu memahami informasi dari teks yang dibaca atau didengar, menemukan informasi penting, serta mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung dalam teks sederhana. Peserta didik mampu menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dengan menggunakan bahasa yang jelas, runtut, dan sesuai konteks.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian ide pokok dengan bahasa sederhana.
  • Menjelaskan pengertian ide pendukung.
  • Membedakan ide pokok dan ide pendukung dalam sebuah paragraf.
  • Menentukan ide pokok dari sebuah paragraf dengan tepat.
  • Menemukan ide pendukung yang terdapat dalam paragraf.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat belajar memahami isi bacaan dengan teliti serta mengenali ide pokok dan ide pendukung dalam sebuah paragraf.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami bahwa ide pokok dan ide pendukung membantu mereka menemukan informasi penting dan memahami isi bacaan dalam kehidupan sehari-hari.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat menemukan ide pokok dan ide pendukung melalui kegiatan membaca, berdiskusi, permainan mencari gagasan, dan mengerjakan tugas dengan penuh semangat.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1. Peserta didik mengenali pengertian dan ciri-ciri ide pokok serta ide pendukung.

    2. Peserta didik mengidentifikasi kalimat yang memuat gagasan utama dalam paragraf sederhana.
    3. Peserta didik menentukan ide pokok berdasarkan isi sebuah paragraf.
    4. Peserta didik menemukan informasi yang menjadi ide pendukung dalam paragraf.
    5. Peserta didik membedakan ide pokok dan ide pendukung menggunakan tabel atau peta pikiran.

    Materi Bahasa Indonesia :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Kartu gambar profesi. 

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.

    Perhatikan Video Pembelajaran Berikut : 


    1. Apa Itu Ide Pokok?
    Contoh:
    👉 Lingkungan sekolah harus dijaga kebersihannya.


    2. Apa Itu Ide Pendukung?

    • Siswa membuang sampah pada tempatnya.
    • Siswa melaksanakan piket kelas setiap hari.
    • Lingkungan yang bersih membuat belajar menjadi nyaman.
    3. Perbedaan Ide Pokok dan Ide Pendukung


    Ide PokokIde Pendukung
    Gagasan utama dalam paragrafGagasan yang menjelaskan ide pokok
    Menjadi inti pembahasanMemberikan informasi tambahan
    Menjadi dasar pembicaraanMemperkuat pembahasan
    Biasanya dapat diringkas menjadi satu gagasan utamaDapat terdiri atas beberapa informasi
    Cara mudah mengingat:
    Ide Pendukung = Apa penjelasan tentang hal tersebut?

    4. Cara Menentukan Ide Pokok
    Langkah 1
    Langkah 2
    Langkah 3
    Langkah 4
    5. Contoh Teks dan Identifikasi
    Bacalah paragraf berikut!
    Ide Pokok:
    Ide Pendukung:

    1. Tanaman menghasilkan oksigen.
    1. Tanaman menghasilkan buah dan sayuran.
    1. Tanaman membuat lingkungan lebih sejuk dan indah.
    ips Mudah untuk Siswa
    Contoh:
    ➡️ Makanan kelinci.
    ➡️ Kelinci memakan wortel, rumput, dan sayuran.
    ➡️ Kelinci memiliki gigi untuk memotong makanan.

    Ide pokok adalah gagasan utama atau pikiran utama yang menjadi dasar pembahasan dalam sebuah paragraf.

    Ide pokok menjelaskan hal utama yang sedang dibicarakan dalam paragraf.

    Lingkungan sekolah harus dijaga kebersihannya. Siswa membuang sampah pada tempatnya. Mereka juga melaksanakan piket kelas setiap hari. Lingkungan yang bersih membuat kegiatan belajar menjadi nyaman.

    Ide pokok:

    Kalimat lainnya menjelaskan cara menjaga kebersihan dan manfaat lingkungan yang bersih.

    Ide pendukung adalah gagasan yang menjelaskan, memperkuat, atau memberikan informasi tambahan tentang ide pokok.

    Ide pendukung membuat pembahasan dalam paragraf menjadi lebih jelas.


    Pada contoh sebelumnya:

    Lingkungan sekolah harus dijaga kebersihannya. Siswa membuang sampah pada tempatnya. Mereka juga melaksanakan piket kelas setiap hari. Lingkungan yang bersih membuat kegiatan belajar menjadi nyaman.

    Ide pendukungnya antara lain:

    Ide Pokok = Apa yang dibicarakan?

    Agar mudah menemukan ide pokok, lakukan langkah berikut:

    Baca paragraf dengan teliti.

    Jangan hanya membaca satu kalimat. Bacalah seluruh paragraf.

    Tentukan hal yang paling banyak dibicarakan.

    Tanyakan kepada diri sendiri:

    "Paragraf ini membahas tentang apa?"

    Perhatikan kalimat utama.

    Ide pokok sering terdapat pada kalimat utama. Kalimat utama dapat berada di awal, akhir, atau kadang tersirat dalam paragraf.

    Pisahkan informasi utama dan informasi penjelas.

    Informasi utama merupakan ide pokok, sedangkan informasi yang menjelaskan ide pokok merupakan ide pendukung.

    Tanaman sangat bermanfaat bagi manusia. Tanaman menghasilkan oksigen yang kita gunakan untuk bernapas. Beberapa tanaman menghasilkan buah dan sayuran yang dapat dimakan. Tanaman juga membuat lingkungan menjadi lebih sejuk dan indah.

    Tanaman sangat bermanfaat bagi manusia.

    Gunakan pertanyaan "APA?" dan "MENGAPA/BAGAIMANA?"

    🔵 IDE POKOK → APA yang dibicarakan?

    🟢 IDE PENDUKUNG → Bagaimana atau apa penjelasan tentangnya?

    Kelinci adalah hewan yang suka memakan tumbuhan. Kelinci biasanya memakan wortel, rumput, dan sayuran. Kelinci memiliki gigi yang digunakan untuk memotong makanan.

    Apa yang dibicarakan?

    Penjelasannya apa?



    Refleksi / Kesimpulan : 



    Kamis, 17 September 2026

    Jum'at, 18 September 2026 : Seni Rupa

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Seni Rupa

    Hari, Tanggal              :  Jum'at, 18 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Gambar Cerita

    Pertemuan Ke             : 2

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik menerapkan pengalamannya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mampu mengenali karakteristik khusus suatu alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar, kemudian secara mandiri mnggunakan alat dan bahan tersebut. Peserta didik memberikan respon terhadap kejadian sehari-hari dan keadaan lingkungan sekitar melalui karya seni rupa yang memberi dampak positif bagi dirinya dan lingkungan terkecilnya. 

    Tujuan Pembelajaran (TP ): Menjelaskan pengertian gambar cerita, menyebutkan fungsi gambar cerita, menyebutkan ciri-ciri gambar cerita, jenis-jenis dan alat bahan dalam menggambar secara kreatif. 

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati gambar dengan tenang dan fokus, memperhatikan tokoh, objek, warna, dan kejadian sebelum memberikan pendapat.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, kemudian menjadikan pengalaman tersebut sebagai ide gambar cerita.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat menggambar dengan bebas, memilih warna dan tema, melakukan permainan "Tebak Ceritaku", serta memberikan apresiasi terhadap karya teman.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): Peserta didik dapat menjelaskan pengertian gambar cerita, menyebutkan fungsi gambar cerita, menyebutkan ciri-ciri gambar cerita, jenis-jenis dan alat bahan dalam menggambar secara kreatif. 


    Materi Seni Rupa :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, tanya jawab, latihan mandiri.  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Surat Yusuf ayat 111:
    "Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal. (Al-Quran) itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Pengertian Gambar Cerita

    Gambar cerita adalah gambar yang digunakan untuk menceritakan suatu kejadian, pengalaman, atau cerita sehingga orang yang melihatnya dapat memahami isi cerita melalui gambar.

    Gambar cerita dapat terdiri atas satu gambar atau beberapa gambar yang disusun secara berurutan.

    Contoh:

    Cerita tentang menanam bunga dapat dibuat menjadi beberapa gambar:

    Gambar 1: Anak menyiapkan tanah.
    Gambar 2: Anak menanam biji.
    Gambar 3: Anak menyiram tanaman.
    Gambar 4: Bunga tumbuh dan mekar.

    Dengan melihat gambar tersebut, orang dapat memahami urutan kejadian dalam cerita.

    2. Fungsi Gambar Cerita

    Gambar cerita memiliki beberapa fungsi, yaitu:

    1. Menyampaikan cerita
      Gambar membantu menyampaikan isi sebuah cerita.
    2. Memperjelas isi cerita
      Pembaca lebih mudah memahami kejadian yang terdapat dalam cerita.
    3. Menarik perhatian
      Gambar yang menarik membuat orang lebih tertarik membaca atau melihat cerita.
    4. Mengembangkan imajinasi
      Gambar dapat membantu anak membayangkan tokoh, tempat, dan kejadian dalam cerita.
    5. Sebagai media komunikasi
      Gambar dapat menyampaikan pesan tanpa harus menggunakan banyak kata.

    3. Ciri-Ciri Gambar Cerita

    Gambar cerita memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

    • Menggambarkan suatu kejadian atau cerita.
    • Memiliki tokoh atau objek yang dapat diamati.
    • Menampilkan latar tempat atau suasana.
    • Gambar dapat menunjukkan urutan kejadian.
    • Memiliki pesan atau makna tertentu.
    • Menggunakan garis, bentuk, warna, dan komposisi yang sesuai.
    • Dapat dibuat dengan berbagai alat dan bahan.

    4. Jenis-Jenis Gambar Cerita

    a. Komik

    Komik adalah gambar cerita yang terdiri atas beberapa gambar atau panel yang disusun berurutan. Biasanya dilengkapi percakapan atau teks.

    Contoh: komik tentang persahabatan.

    b. Ilustrasi

    Ilustrasi adalah gambar yang digunakan untuk memperjelas atau menghias suatu cerita atau tulisan.

    Contoh: gambar anak sedang membaca buku pada halaman cerita.

    c. Kartun

    Kartun merupakan gambar dengan bentuk yang sederhana dan menarik. Tokohnya dapat berupa manusia, hewan, atau benda yang dibuat seperti memiliki sifat manusia.

    Contoh: gambar hewan yang sedang berbicara.

    d. Gambar Berseri

    Gambar berseri adalah beberapa gambar yang menggambarkan kejadian secara berurutan.

    Contoh: gambar berseri tentang kegiatan dari bangun tidur sampai berangkat sekolah.

    5. Alat dan Bahan Membuat Gambar Cerita

    Alat:

    • Pensil
    • Penghapus
    • Penggaris
    • Pensil warna
    • Krayon
    • Spidol
    • Kuas

    Bahan:

    • Kertas gambar
    • Buku gambar
    • Kertas karton
    • Cat air
    • Cat poster

    Peserta didik dapat memilih alat dan bahan sesuai dengan gambar yang akan dibuat.


    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 

    Setelah mengikuti pembelajaran, murid dapat memahami bahwa gambar cerita adalah gambar yang digunakan untuk menggambarkan atau menyampaikan suatu peristiwa dalam sebuah cerita. Gambar cerita memiliki berbagai macam bentuk, seperti komik, ilustrasi, gambar pada cerita bergambar, dan gambar pada buku cerita. Setiap gambar cerita memiliki ciri dan fungsi yang berbeda, tetapi sama-sama membantu pembaca memahami isi cerita dengan lebih mudah dan menarik. Melalui pembelajaran ini, murid diharapkan mampu mengenali berbagai macam gambar cerita serta menghargai karya seni yang ada di lingkungan sekitar.


    Cari Blog Ini

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Selasa, 22 September 2026 : Matematika

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd. Mata Pelajaran           : Matematika Hari, Tanggal              :  Selasa, 22 Septe...

     

    Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design