Rabu, 07 Januari 2026

Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa

 

Hari/Tanggal        : Kamis, 8 Januari 2026

Mata Pelajaran     : Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa

Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang  negara  Garuda Pancasila, dan menerapkan nilai- nilai Pancasila di lingkungan keluarga; mengenal para perumusan Pancasila.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Menjelaskan contoh hak dan kewajiban di rumah, di sekolah dan masyarakat. 

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Murid menjelaskan contoh hak dan kewajiban di rumah, di sekolah dan masyarakat. 

Materi Pendidikan Pancasila : 

Simak Video Pembelajaran Berikut Ini :

Marilah kita simak video pembelajaran berikut ini yaa, 


A. Pengertian Hak dan Kewajiban

  • Hak adalah sesuatu yang kita terima.

  • Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan.

Jika kita menjalankan kewajiban dengan baik, maka hak akan kita peroleh.


B. Hak dan Kewajiban di Rumah

1. Contoh Hak di Rumah

  • Mendapat kasih sayang dari orang tua

  • Mendapat makanan dan minuman

  • Mendapat tempat tinggal yang nyaman

  • Mendapat bimbingan dan perhatian

2. Contoh Kewajiban di Rumah

  • Membantu orang tua (merapikan tempat tidur, menyapu)

  • Menjaga kebersihan rumah

  • Menghormati orang tua dan anggota keluarga

  • Belajar dengan rajin


C. Hak dan Kewajiban di Sekolah

1. Contoh Hak di Sekolah

  • Mendapat pelajaran dari guru

  • Menggunakan fasilitas sekolah (kelas, buku, toilet)

  • Bermain saat waktu istirahat

  • Mendapat perlakuan yang adil dari guru

2. Contoh Kewajiban di Sekolah

  • Mematuhi peraturan sekolah

  • Menghormati guru dan teman

  • Menjaga kebersihan kelas

  • Mengerjakan tugas dengan baik


D. Hak dan Kewajiban di Masyarakat

1. Contoh Hak di Masyarakat

  • Menggunakan fasilitas umum (jalan, taman)

  • Mendapat rasa aman

  • Bermain dengan teman di lingkungan rumah

2. Contoh Kewajiban di Masyarakat

  • Menjaga kebersihan lingkungan

  • Menghormati tetangga

  • Mengikuti kegiatan di lingkungan (kerja bakti)

  • Tidak mengganggu orang lain


Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat mengamati pengalaman visual di lingkungan sekitar sebagai sumber gagasan berkarya seni rupa.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
mengamati pengalaman visual di lingkungan sekitar sebagai sumber gagasan berkarya seni rupa.

Materi Seni Rupa  : 
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!

Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar

Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan

Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan 

2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman

Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas

3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas

Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar. 


Selasa, 06 Januari 2026

Bahasa Indonesia dan Matematika

 

Hari/Tanggal        : Rabu, 7 Januari 2026

Mata Pelajaran     : Bahasa Indonesia dan Matematika

Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital. Murid mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Murid  mampu menulis berbagai teks tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan dengan beberapa kalimat sederhana.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat mengenal penggunaan tanda baca titik (.)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Memahami cara penggunaan tanda baca titik (.) pada kalimat.

Materi Bahasa Indonesia :

Tanda titik (.) digunakan untuk mengakhiri kalimat pernyataan, memisahkan angka jam/menit/detik, angka ribuan (bukan tahun), bagian perincian daftar, dan unsur dalam daftar pustaka (nama, tahun, judul, penerbit).




Mengakhiri Kalimat Berita (Pernyataan)

Fungsi: Menandakan kalimat yang berisi informasi sudah selesai.

Contoh:

Ani makan nasi goreng.

Budi suka bermain bola.

Ibu pergi ke pasar

Simak Video Pembelajaran Berikut Ini :


Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat menentukan banyak benda dari sekumpulan benda yang jumlahnya sampai 20.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Menentukan banyak benda dari sekumpulan benda yang jumlahnya sampai 20 

Materi Pembelajaran : 

Simak Video Pembelajaran Berikut Ini :


Membilang 1-20 artinya kemampuan untuk menghitung dan menyebutkan urutan angka dari satu sampai dua puluh secara berurutan (satu, dua, tiga, ... sampai dua puluh), baik secara verbal maupun dengan menghubungkan lambang angka dengan benda nyata, untuk mengenali jumlah dan urutan bilangan pada objek di sekitar kita. Ini adalah keterampilan dasar matematika yang melatih kognitif anak dalam mengenal kuantitas.

Untuk menghitung jumlah 1 sampai 20, cukup urutkan bilangannya (1, 2, 3, ... , 20) dan menjumlahkannya dengan cara bersusun atau menggunakan rumus jumlah deret, hasilnya adalah 210, yang merupakan konsep dasar membilang dan penjumlahan. 




LKPD 


Senin, 05 Januari 2026

Seni Rupa dan Matematika

Hari/Tanggal        : Selasa, 6 Januari 2026

Mata Pelajaran     : Seni Rupa dan Matematika

Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat menentukan banyak benda dari sekumpulan benda yang jumlahnya sampai 20.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Menentukan banyak benda dari sekumpulan benda yang jumlahnya sampai 20 

Materi Pembelajaran : 

Simak Video Pembelajaran Berikut Ini :


Membilang 1-20 artinya kemampuan untuk menghitung dan menyebutkan urutan angka dari satu sampai dua puluh secara berurutan (satu, dua, tiga, ... sampai dua puluh), baik secara verbal maupun dengan menghubungkan lambang angka dengan benda nyata, untuk mengenali jumlah dan urutan bilangan pada objek di sekitar kita. Ini adalah keterampilan dasar matematika yang melatih kognitif anak dalam mengenal kuantitas.
Untuk menghitung jumlah 1 sampai 20, cukup urutkan bilangannya (1, 2, 3, ... , 20) dan menjumlahkannya dengan cara bersusun atau menggunakan rumus jumlah deret, hasilnya adalah 210, yang merupakan konsep dasar membilang dan penjumlahan. 



LKPD 

Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat mengamati pengalaman visual di lingkungan sekitar sebagai sumber gagasan berkarya seni rupa.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
mengamati pengalaman visual di lingkungan sekitar sebagai sumber gagasan berkarya seni rupa.

Materi Seni Rupa  : 
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!
Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar

Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan

Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan 

2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman

Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas

3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas

Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar. 


Minggu, 04 Januari 2026

Bercerita Liburan Sekolah

 

Hari/Tanggal        : Senin, 5 Januari 2026

Mata Pelajaran     : Bercerita Pengalaman Liburan Sekolah

Alat Peraga           : LKPD, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

Metode dan Media ajar

Metode: metode konvensional (dikusi, tanya jawab)


    Tujuan Pembelajaran (TP):
    1. peserta didik dapat merefleksikan pembelajaran semester sebelumnya
    2. Peserta didik dapat menceritakan pengalaman selama liburan semester

    Capaian Pembelajaran (CP): Murid mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Peserta didik mampu membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi

Berikut LKPD bercerita tentang pengalaman liburan sekolah 


Diharapkan anak solih soliha bu guru dapat bertukar cerita liburan sekolah dengan teman-teman di kelas ya ... 


Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design