Kamis, 24 September 2026

Jumat, 25 September 2026 : Seni Rupa

  Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Seni Rupa

Hari, Tanggal              :  Jumat, 25 September 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                           : Gambar Cerita "Menggambar Ekspresi" 

Pertemuan Ke             : 4 

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik menerapkan pengalamannya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mampu mengenali karakteristik khusus suatu alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar, kemudian secara mandiri mnggunakan alat dan bahan tersebut. Peserta didik memberikan respon terhadap kejadian sehari-hari dan keadaan lingkungan sekitar melalui karya seni rupa yang memberi dampak positif bagi dirinya dan lingkungan terkecilnya. 

Tujuan Pembelajaran (TP ): Menjelaskan pengertian gambar cerita, menyebutkan fungsi gambar cerita, menyebutkan ciri-ciri gambar cerita, jenis-jenis dan alat bahan dalam menggambar secara kreatif. 

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati gambar dengan tenang dan fokus, memperhatikan tokoh, objek, warna, dan kejadian sebelum memberikan pendapat.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, kemudian menjadikan pengalaman tersebut sebagai ide gambar cerita.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat menggambar dengan bebas, memilih warna dan tema, melakukan permainan "Tebak Ceritaku", serta memberikan apresiasi terhadap karya teman.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): Peserta didik dapat menjelaskan pengertian gambar cerita, menyebutkan fungsi gambar cerita, menyebutkan ciri-ciri gambar cerita, jenis-jenis dan alat bahan dalam menggambar secara kreatif. 


Materi Seni Rupa :

Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, tanya jawab, latihan mandiri.  

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
Surat Yusuf ayat 111:
"Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal. (Al-Quran) itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."

Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



1. Pengertian Gambar Cerita

Gambar cerita adalah gambar yang digunakan untuk menceritakan suatu kejadian, pengalaman, atau cerita sehingga orang yang melihatnya dapat memahami isi cerita melalui gambar.

Gambar cerita dapat terdiri atas satu gambar atau beberapa gambar yang disusun secara berurutan.

Contoh:

Cerita tentang menanam bunga dapat dibuat menjadi beberapa gambar:

Gambar 1: Anak menyiapkan tanah.
Gambar 2: Anak menanam biji.
Gambar 3: Anak menyiram tanaman.
Gambar 4: Bunga tumbuh dan mekar.

Dengan melihat gambar tersebut, orang dapat memahami urutan kejadian dalam cerita.

2. Fungsi Gambar Cerita

Gambar cerita memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  1. Menyampaikan cerita
    Gambar membantu menyampaikan isi sebuah cerita.
  2. Memperjelas isi cerita
    Pembaca lebih mudah memahami kejadian yang terdapat dalam cerita.
  3. Menarik perhatian
    Gambar yang menarik membuat orang lebih tertarik membaca atau melihat cerita.
  4. Mengembangkan imajinasi
    Gambar dapat membantu anak membayangkan tokoh, tempat, dan kejadian dalam cerita.
  5. Sebagai media komunikasi
    Gambar dapat menyampaikan pesan tanpa harus menggunakan banyak kata.

3. Ciri-Ciri Gambar Cerita

Gambar cerita memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Menggambarkan suatu kejadian atau cerita.
  • Memiliki tokoh atau objek yang dapat diamati.
  • Menampilkan latar tempat atau suasana.
  • Gambar dapat menunjukkan urutan kejadian.
  • Memiliki pesan atau makna tertentu.
  • Menggunakan garis, bentuk, warna, dan komposisi yang sesuai.
  • Dapat dibuat dengan berbagai alat dan bahan.

4. Jenis-Jenis Gambar Cerita

a. Komik

Komik adalah gambar cerita yang terdiri atas beberapa gambar atau panel yang disusun berurutan. Biasanya dilengkapi percakapan atau teks.

Contoh: komik tentang persahabatan.

b. Ilustrasi

Ilustrasi adalah gambar yang digunakan untuk memperjelas atau menghias suatu cerita atau tulisan.

Contoh: gambar anak sedang membaca buku pada halaman cerita.

c. Kartun

Kartun merupakan gambar dengan bentuk yang sederhana dan menarik. Tokohnya dapat berupa manusia, hewan, atau benda yang dibuat seperti memiliki sifat manusia.

Contoh: gambar hewan yang sedang berbicara.

d. Gambar Berseri

Gambar berseri adalah beberapa gambar yang menggambarkan kejadian secara berurutan.

Contoh: gambar berseri tentang kegiatan dari bangun tidur sampai berangkat sekolah.

5. Alat dan Bahan Membuat Gambar Cerita

Alat:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Penggaris
  • Pensil warna
  • Krayon
  • Spidol
  • Kuas

Bahan:

  • Kertas gambar
  • Buku gambar
  • Kertas karton
  • Cat air
  • Cat poster

Peserta didik dapat memilih alat dan bahan sesuai dengan gambar yang akan dibuat.

LKPD 



Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


Jumat, 25 September 2026 : IPAS

 Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : IPAS

Hari, Tanggal              :  Jumat, 25 September 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                           : Perubahan Wujud Benda 

Pertemuan Ke             : 3

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik mampu mengenali berbagai benda yang terdapat di lingkungan sekitar, mengidentifikasi sifat dan wujud benda, serta menjelaskan perubahan wujud zat berdasarkan hasil pengamatan terhadap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP ):

  • Menjelaskan pengertian zat dengan bahasa sederhana.
  • Mengidentifikasi macam-macam wujud zat.
  • Menjelaskan ciri-ciri zat padat, cair, dan gas.
  • Mengelompokkan benda berdasarkan wujud zatnya.
  • Mengidentifikasi berbagai perubahan wujud zat.
  • Menjelaskan contoh perubahan wujud zat dalam kehidupan sehari-hari.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat belajar memusatkan perhatian, mengamati dengan teliti, dan menyadari benda-benda yang ada di lingkungan sekitar.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat kemudian menghubungkan pengalaman tersebut dengan konsep perubahan wujud zat. Murid dapat memahami bahwa perubahan wujud zat bukan hanya materi di buku, tetapi terjadi di sekitar mereka setiap hari.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui permainan tebak perubahan wujud zat, menentukan apakah benda tersebut termasuk padat, cair, atau gas. 

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1Peserta didik mengenal pengertian zat melalui benda-benda yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
    2Peserta didik mengidentifikasi tiga macam wujud zat, yaitu padat, cair, dan gas.
    3Peserta didik mengidentifikasi ciri-ciri zat padat, cair, dan gas melalui pengamatan.
    4Peserta didik mengelompokkan berbagai benda berdasarkan wujud zatnya.
    5Peserta didik mengenal perubahan wujud zat yang terjadi karena pemanasan atau pendinginan.


    Materi IPAS :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, Diskusi  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    QS. Al-Mu'minun Ayat 12–14
    Menjelaskan tahapan penciptaan manusia dari air mani (nutfah), segumpal darah (alaqah), segumpal daging (mudghah), pembentukan tulang, hingga dibentuk menjadi makhluk yang berbentuk lain (ciptaan yang sempurna).

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Apa Itu Zat?

    Zat adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang.

    Di sekitar kita terdapat banyak sekali zat. Kita dapat menemukan zat dalam berbagai benda, seperti:

    • batu,
    • meja,
    • air,
    • minyak,
    • udara,
    • es batu,
    • uap air.

    Jadi, benda yang kita jumpai sehari-hari tersusun atas zat.

    Contoh:

    • Air minum merupakan zat.
    • Es batu merupakan zat.
    • Udara yang kita hirup juga merupakan zat.

    2. Macam-Macam Wujud Zat

    Secara sederhana, zat dapat ditemukan dalam tiga wujud, yaitu:

    1. Zat padat
    2. Zat cair
    3. Zat gas

    A. Zat Padat

    Zat padat adalah zat yang mempunyai bentuk dan ukuran yang tetap.

    Contoh:

    • meja,
    • buku,
    • pensil,
    • batu,
    • penghapus,
    • es batu.

    Ciri-ciri zat padat:

    • Bentuknya tetap.
    • Volumenya tetap.
    • Tidak mengikuti bentuk wadah.
    • Dapat dipegang.

    Contoh:
    Pensil dimasukkan ke dalam kotak. Bentuk pensil tetap seperti pensil dan tidak berubah mengikuti bentuk kotak.

    B. Zat Cair

    Zat cair adalah zat yang memiliki volume tetap, tetapi bentuknya mengikuti wadahnya.

    Contoh:

    • air,
    • minyak,
    • sirup,
    • susu,
    • kecap.

    Ciri-ciri zat cair:

    • Bentuknya mengikuti wadah.
    • Volumenya tetap.
    • Dapat mengalir.
    • Permukaannya dapat terlihat ketika berada dalam wadah.

    Contoh:
    Air dimasukkan ke dalam gelas. Air akan berbentuk seperti wadah gelas. Jika dipindahkan ke botol, bentuk air mengikuti botol.

    C. Zat Gas

    Zat gas adalah zat yang tidak mempunyai bentuk dan volume tetap.

    Contoh:

    • udara,
    • uap air,
    • gas yang terdapat dalam balon.

    Ciri-ciri zat gas:

    • Bentuknya mengikuti ruang yang ditempatinya.
    • Volumenya dapat berubah.
    • Dapat memenuhi ruang.
    • Umumnya tidak dapat dilihat secara langsung.

    Contoh:
    Udara yang dimasukkan ke dalam balon akan memenuhi ruang di dalam balon.

    Perubahan Wujud Zat

    Zat dapat mengalami perubahan wujud. Perubahan tersebut dapat terjadi karena pemanasan atau pendinginan.

    https://chatgpt.com/s/w_6aab791bac2081918fd09c414270622b

    Ada beberapa perubahan wujud zat yang perlu kita ketahui.

    A. Mencair

    Mencair adalah perubahan wujud dari padat menjadi cair.

    Contoh:

    • Es batu dibiarkan di tempat yang panas menjadi air.
    • Mentega dipanaskan menjadi cair.
    • Cokelat dipanaskan menjadi leleh.

    Padat → Cair

    B. Membeku

    Membeku adalah perubahan wujud dari cair menjadi padat.

    Contoh:

    • Air dimasukkan ke dalam freezer menjadi es.
    • Jus yang dibekukan menjadi es.
    • Lilin cair yang dibiarkan dingin menjadi padat.

    Cair → Padat

    C. Menguap

    Menguap adalah perubahan wujud dari cair menjadi gas.

    Contoh:

    • Air yang dipanaskan menghasilkan uap.
    • Pakaian basah menjadi kering setelah dijemur.
    • Air di lantai lama-kelamaan menghilang ketika terkena panas.

    Cair → Gas

    D. Mengembun

    Mengembun adalah perubahan wujud dari gas menjadi cair.

    Contoh:

    • Bagian luar gelas berisi es menjadi basah.
    • Uap air berubah menjadi titik-titik air pada permukaan yang dingin.

    Gas → Cair

    E. Menyublim

    Menyublim adalah perubahan wujud dari padat menjadi gas tanpa melalui wujud cair.

    Contoh:

    • Kapur barus yang diletakkan di lemari lama-kelamaan mengecil dan habis.

    Padat → Gas

    F. Mengkristal

    Mengkristal adalah perubahan wujud dari gas menjadi padat.

    Contoh sederhana dapat ditemukan pada pembentukan kristal es dalam kondisi tertentu.

    Gas → Padat

    4. Tabel Perubahan Wujud Zat
    PerubahanDariMenjadiContoh
    MencairPadatCairEs menjadi air
    MembekuCairPadatAir menjadi es
    MenguapCairGasAir dipanaskan
    MengembunGasCairTitik air pada gelas dingin
    MenyublimPadatGasKapur barus mengecil
    MengkristalGasPadatPembentukan kristal es

    Cara Mudah Mengingat

    Padat → Cair = Mencair
    Cair → Padat = Membeku
    Cair → Gas = Menguap
    Gas → Cair = Mengembun
    Padat → Gas = Menyublim
    Gas → Padat = Mengkristal


    LKPD 


    REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 



    Rabu, 23 September 2026

    Kamis, 24 September 2026 : Pendidikan Pancasila

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Pendidikan Pancasila 

    Hari, Tanggal              :  Kamis, 24 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                     : Mengidentifikasi aturan Tertulis dan Tidak Tertulis di Sekolah

    Pertemuan Ke             : 1

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Peserta didik mampu mengidentifikasi aturan tertulis dan tidak tertulis serta menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan menghargai orang lain dengan melaksanakan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian aturan tertulis dan aturan tidak tertulis dengan bahasa sederhana.
  • Mengidentifikasi contoh aturan tertulis yang berlaku di lingkungan sekolah.
  • Mengidentifikasi contoh aturan tidak tertulis yang berlaku di lingkungan sekolah.
  • Membedakan aturan tertulis dan tidak tertulis berdasarkan contoh yang ditemukan di sekolah.
  • Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di lingkungan sekolah.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memperhatikan dan mengenali berbagai aturan yang berlaku di lingkungan sekolah serta menyadari pentingnya mematuhi aturan tersebut.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami bahwa aturan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, nyaman, dan menyenangkan bagi semua warga sekolah.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan “Tertulis atau Tidak Tertulis?”, bermain peran, dan mengamati aturan yang terdapat di lingkungan sekolah sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan menyenangkan.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1. Peserta didik mengenal pengertian aturan dan memahami bahwa aturan diperlukan agar kehidupan bersama menjadi tertib dan nyaman.

    2. Peserta didik mengenali ciri-ciri aturan tertulis dan tidak tertulis.

    3. Peserta didik mengidentifikasi berbagai contoh aturan tertulis di lingkungan sekolah.

    4. Peserta didik mengidentifikasi berbagai contoh aturan tidak tertulis di lingkungan sekolah

    5. Peserta didik mengelompokkan aturan di sekolah berdasarkan aturan tertulis dan tidak tertulis.

    Materi Pendidikan Pancasila :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : LKPD, Video Pembelajaran 


    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Karakter Persatuan dan Toleransi: QS. Al-Hujurat Ayat 13
    Ayat ini merupakan landasan utama dalam kurikulum pendidikan Islam untuk mengajarkan persatuan di tengah keberagaman (multikulturalisme) serta toleransi antarmanusia.
    Karakter Keadilan: QS. Al-Ma'idah Ayat 8
    Ayat ini mengajarkan konsep keadilan yang mutlak, di mana menegakkan keadilan adalah kewajiban moral yang tidak boleh goyah sedikit pun, bahkan terhadap orang atau kelompok yang tidak disukai.

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 


    PENJABARAN MATERI

    📖 Materi Pembelajaran

    1. Pengertian Aturan

    Aturan adalah ketentuan yang dibuat untuk mengatur perilaku seseorang agar kehidupan bersama menjadi tertib, aman, nyaman, dan teratur.

    Aturan dapat ditemukan di rumah, sekolah, maupun masyarakat.

    Contoh:

    • Datang ke sekolah tepat waktu.
    • Menggunakan seragam sesuai ketentuan.
    • Menjaga kebersihan kelas.
    • Menghormati guru dan teman.
    • Mengantre dengan tertib.

    2. Aturan Tertulis

    Aturan tertulis adalah aturan yang dibuat dan dicatat dalam bentuk tulisan sehingga dapat dibaca dan diketahui oleh orang yang harus mematuhinya.

    Contoh aturan tertulis di sekolah:

    • Siswa datang tepat waktu.
    • Siswa memakai seragam sesuai jadwal.
    • Siswa mengikuti kegiatan pembelajaran.
    • Siswa menjaga kebersihan sekolah.
    • Siswa tidak boleh membawa benda yang dilarang sekolah.
    • Siswa mengerjakan tugas yang diberikan guru.
    • Siswa mengikuti tata tertib sekolah.

    Contoh:
    Di depan kelas terdapat tulisan:

    “Buanglah sampah pada tempatnya.”

    Aturan tersebut merupakan aturan tertulis karena dapat dibaca dalam bentuk tulisan.

    3. Aturan Tidak Tertulis

    Aturan tidak tertulis adalah aturan yang tidak dicatat secara resmi, tetapi dipahami dan dilakukan bersama berdasarkan kebiasaan, kesopanan, dan norma yang berlaku.

    Contoh di sekolah:

    • Mengucapkan salam ketika bertemu guru.
    • Berbicara dengan sopan kepada guru dan teman.
    • Menghargai teman yang sedang berbicara.
    • Tidak memotong pembicaraan orang lain.
    • Meminta izin ketika ingin menggunakan barang milik teman.
    • Membantu teman yang mengalami kesulitan.
    • Tidak mengejek atau mengganggu teman.

    Aturan tersebut mungkin tidak selalu tertulis di papan pengumuman, tetapi tetap perlu dilakukan karena merupakan perilaku yang baik dan menghargai orang lain.

    4. Perbedaan Aturan Tertulis dan Tidak Tertulis

    Aturan TertulisAturan Tidak Tertulis
    Dicatat atau dituliskanTidak harus dituliskan
    Dapat dibaca oleh warga sekolahBiasanya dipahami melalui kebiasaan dan kesopanan
    Biasanya terdapat dalam tata tertib sekolahBerkaitan dengan norma dan kebiasaan baik
    Contoh: datang tepat waktuContoh: berbicara sopan
    Contoh: memakai seragam sesuai jadwalContoh: menghormati guru

    5. Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?

    Mematuhi aturan sangat penting karena dapat:

    • menciptakan ketertiban;
    • membuat kegiatan belajar lebih nyaman;
    • menjaga keamanan;
    • melatih kedisiplinan;
    • menunjukkan sikap tanggung jawab;
    • menghargai hak orang lain;
    • menciptakan hubungan yang baik dengan guru dan teman.

    6. Akibat Tidak Mematuhi Aturan

    Jika aturan tidak dilaksanakan, dapat terjadi:

    • kegiatan belajar menjadi terganggu;
    • lingkungan menjadi tidak tertib;
    • orang lain merasa tidak nyaman;
    • terjadi perselisihan;
    • mendapatkan teguran atau konsekuensi sesuai aturan sekolah.

    7. Contoh Penerapan di Sekolah

    Situasi 1:
    Bel masuk berbunyi. Rani segera masuk kelas dan menyiapkan buku.

    ➡️ Rani telah melaksanakan aturan sekolah.

    Situasi 2:
    Budi melihat sampah di lantai. Ia mengambil sampah tersebut dan membuangnya ke tempat sampah.

    ➡️ Budi menunjukkan sikap bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan.

    Situasi 3:
    Siti sedang berbicara dengan guru. Andi menunggu sampai Siti selesai berbicara sebelum menyampaikan pendapatnya.

    ➡️ Andi telah melaksanakan aturan tidak tertulis berupa menghargai orang lain.

    8. Sikap yang Perlu Dibiasakan

    Peserta didik dapat membiasakan:

    🌟 Datang tepat waktu
    🌟 Memakai seragam sesuai ketentuan
    🌟 Mengikuti pembelajaran dengan tertib
    🌟 Menjaga kebersihan kelas
    🌟 Berbicara santun
    🌟 Menghormati guru
    🌟 Menghargai teman
    🌟 Mengantre dengan tertib
    🌟 Meminta izin ketika diperlukan
    🌟 Bertanggung jawab terhadap tugas


    LKPD 

    Refleksi / Kesimpulan : 

    Murid memahami bahwa aturan tertulis di sekolah adalah aturan yang dibuat dan disampaikan dalam bentuk tulisan untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama. Contoh aturan tertulis di sekolah antara lain datang tepat waktu, memakai seragam sesuai ketentuan, menjaga kebersihan, mengikuti tata tertib sekolah, dan tidak berlari di dalam kelas. Dengan memahami dan melaksanakan aturan tersebut, murid dapat belajar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, tertib, dan menghargai hak orang lain.

    Kamis, 24 September 2026 : IPAS

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : IPAS

    Hari, Tanggal              :  Kamis, 24 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Wujud Benda dan Ciri-cirinya 

    Pertemuan Ke             : 2

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu mengenali berbagai benda yang terdapat di lingkungan sekitar, mengidentifikasi sifat dan wujud benda, serta menjelaskan perubahan wujud zat berdasarkan hasil pengamatan terhadap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

    Tujuan Pembelajaran (TP ):

  • Menjelaskan pengertian zat dengan bahasa sederhana.
  • Mengidentifikasi macam-macam wujud zat.
  • Menjelaskan ciri-ciri zat padat, cair, dan gas.
  • Mengelompokkan benda berdasarkan wujud zatnya.
  • Mengidentifikasi berbagai perubahan wujud zat.
  • Menjelaskan contoh perubahan wujud zat dalam kehidupan sehari-hari.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat belajar memusatkan perhatian, mengamati dengan teliti, dan menyadari benda-benda yang ada di lingkungan sekitar.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat kemudian menghubungkan pengalaman tersebut dengan konsep perubahan wujud zat. Murid dapat memahami bahwa perubahan wujud zat bukan hanya materi di buku, tetapi terjadi di sekitar mereka setiap hari.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui permainan tebak perubahan wujud zat, menentukan apakah benda tersebut termasuk padat, cair, atau gas. 

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1Peserta didik mengenal pengertian zat melalui benda-benda yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
    2Peserta didik mengidentifikasi tiga macam wujud zat, yaitu padat, cair, dan gas.
    3Peserta didik mengidentifikasi ciri-ciri zat padat, cair, dan gas melalui pengamatan.
    4Peserta didik mengelompokkan berbagai benda berdasarkan wujud zatnya.
    5Peserta didik mengenal perubahan wujud zat yang terjadi karena pemanasan atau pendinginan.


    Materi IPAS :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, Diskusi  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    QS. Al-Mu'minun Ayat 12–14
    Menjelaskan tahapan penciptaan manusia dari air mani (nutfah), segumpal darah (alaqah), segumpal daging (mudghah), pembentukan tulang, hingga dibentuk menjadi makhluk yang berbentuk lain (ciptaan yang sempurna).

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Apa Itu Zat?

    Zat adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang.

    Di sekitar kita terdapat banyak sekali zat. Kita dapat menemukan zat dalam berbagai benda, seperti:

    • batu,
    • meja,
    • air,
    • minyak,
    • udara,
    • es batu,
    • uap air.

    Jadi, benda yang kita jumpai sehari-hari tersusun atas zat.

    Contoh:

    • Air minum merupakan zat.
    • Es batu merupakan zat.
    • Udara yang kita hirup juga merupakan zat.

    2. Macam-Macam Wujud Zat

    Secara sederhana, zat dapat ditemukan dalam tiga wujud, yaitu:

    1. Zat padat
    2. Zat cair
    3. Zat gas

    A. Zat Padat

    Zat padat adalah zat yang mempunyai bentuk dan ukuran yang tetap.

    Contoh:

    • meja,
    • buku,
    • pensil,
    • batu,
    • penghapus,
    • es batu.

    Ciri-ciri zat padat:

    • Bentuknya tetap.
    • Volumenya tetap.
    • Tidak mengikuti bentuk wadah.
    • Dapat dipegang.

    Contoh:
    Pensil dimasukkan ke dalam kotak. Bentuk pensil tetap seperti pensil dan tidak berubah mengikuti bentuk kotak.

    B. Zat Cair

    Zat cair adalah zat yang memiliki volume tetap, tetapi bentuknya mengikuti wadahnya.

    Contoh:

    • air,
    • minyak,
    • sirup,
    • susu,
    • kecap.

    Ciri-ciri zat cair:

    • Bentuknya mengikuti wadah.
    • Volumenya tetap.
    • Dapat mengalir.
    • Permukaannya dapat terlihat ketika berada dalam wadah.

    Contoh:
    Air dimasukkan ke dalam gelas. Air akan berbentuk seperti wadah gelas. Jika dipindahkan ke botol, bentuk air mengikuti botol.

    C. Zat Gas

    Zat gas adalah zat yang tidak mempunyai bentuk dan volume tetap.

    Contoh:

    • udara,
    • uap air,
    • gas yang terdapat dalam balon.

    Ciri-ciri zat gas:

    • Bentuknya mengikuti ruang yang ditempatinya.
    • Volumenya dapat berubah.
    • Dapat memenuhi ruang.
    • Umumnya tidak dapat dilihat secara langsung.

    Contoh:
    Udara yang dimasukkan ke dalam balon akan memenuhi ruang di dalam balon.

    3. Perubahan Wujud Zat

    Zat dapat mengalami perubahan wujud. Perubahan tersebut dapat terjadi karena pemanasan atau pendinginan.

    https://chatgpt.com/s/w_6aab791bac2081918fd09c414270622b

    Ada beberapa perubahan wujud zat yang perlu kita ketahui.

    A. Mencair

    Mencair adalah perubahan wujud dari padat menjadi cair.

    Contoh:

    • Es batu dibiarkan di tempat yang panas menjadi air.
    • Mentega dipanaskan menjadi cair.
    • Cokelat dipanaskan menjadi leleh.

    Padat → Cair

    B. Membeku

    Membeku adalah perubahan wujud dari cair menjadi padat.

    Contoh:

    • Air dimasukkan ke dalam freezer menjadi es.
    • Jus yang dibekukan menjadi es.
    • Lilin cair yang dibiarkan dingin menjadi padat.

    Cair → Padat

    C. Menguap

    Menguap adalah perubahan wujud dari cair menjadi gas.

    Contoh:

    • Air yang dipanaskan menghasilkan uap.
    • Pakaian basah menjadi kering setelah dijemur.
    • Air di lantai lama-kelamaan menghilang ketika terkena panas.

    Cair → Gas

    D. Mengembun

    Mengembun adalah perubahan wujud dari gas menjadi cair.

    Contoh:

    • Bagian luar gelas berisi es menjadi basah.
    • Uap air berubah menjadi titik-titik air pada permukaan yang dingin.

    Gas → Cair

    E. Menyublim

    Menyublim adalah perubahan wujud dari padat menjadi gas tanpa melalui wujud cair.

    Contoh:

    • Kapur barus yang diletakkan di lemari lama-kelamaan mengecil dan habis.

    Padat → Gas

    F. Mengkristal

    Mengkristal adalah perubahan wujud dari gas menjadi padat.

    Contoh sederhana dapat ditemukan pada pembentukan kristal es dalam kondisi tertentu.

    Gas → Padat

    4. Tabel Perubahan Wujud Zat
    PerubahanDariMenjadiContoh
    MencairPadatCairEs menjadi air
    MembekuCairPadatAir menjadi es
    MenguapCairGasAir dipanaskan
    MengembunGasCairTitik air pada gelas dingin
    MenyublimPadatGasKapur barus mengecil
    MengkristalGasPadatPembentukan kristal es

    Cara Mudah Mengingat

    Padat → Cair = Mencair
    Cair → Padat = Membeku
    Cair → Gas = Menguap
    Gas → Cair = Mengembun
    Padat → Gas = Menyublim
    Gas → Padat = Mengkristal



    REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 

    Murid dapat memahami bahwa benda di sekitar kita memiliki tiga wujud, yaitu padat, cair, dan gas. Benda padat memiliki bentuk dan volume tetap, benda cair memiliki volume tetap tetapi bentuk mengikuti wadahnya, sedangkan benda gas memiliki bentuk dan volume yang mengikuti ruang yang ditempatinya. Dengan mengamati berbagai benda di lingkungan sekitar, murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri setiap wujud benda dan mengelompokkannya berdasarkan sifatnya.


    Cari Blog Ini

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Jumat, 25 September 2026 : Seni Rupa

       Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd. Mata Pelajaran           : Seni Rupa Hari, Tanggal              :  Jumat, 25 Septem...

     

    Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design