Kamis, 08 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 : Kisi-Kisi Bahasa Indonesia

 Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Bahasa Indonesia  

Hari, Tanggal              :  Senin, 12 Oktober 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                          : Kisi-Kisi Bahasa Indonesia 

Pertemuan Ke             : STS DAY-3

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
Jadwal STS Semester Ganjil 

Jadwal STS Senin : Bahasa Indonesia & Bahasa Inggris 
Kisi-Kisi Bahasa Indonesia :
1. Siswa melengkapi kalimat tentang kesukaan/ketidaksukaan dalam permainan Tradisional
2. Siswa memahami berbagai macam permainan Tradisional dan manfaatnya 
3. Siswa mengidentifikasi aturan penggunaan huruf kapital dan tanda titik/koma
4. Siswa menganalisis letak tempat berdasarkan gambar denah
5. Siswa mengidentifikasi sifat/watak tokoh dari deskripsi perilaku
6. Siswa menemukan amanat/hal penting dari cerita pendek
7. Siswa mengidentifikasi contoh dan manfaat kerja sama dengan teman
8. Siswa memahami pengertian dari puisi 
9. Siswa menentukan isi utama/tema dari bait puisi anak 
10. Siswa menentukan kedudukan fungsi kata (S-P-O-K) atau menyusun kalimat
11. Siswa membedakan kalimat berupa fakta atau fiksi
12. Siswa memahami dan menerapkan penggunaan kata ajaib pada situasi yang sesuai
13. Siswa menelaah Subjek dan Predikat dalam kalimat sederhana
14. Siswa menentukan penggunaan tanda tanya (?) dan tanda seru (!)
15. Siswa menyusun kalimat pendapat yang santun dan logis. 
Latihan Soal ! 
1. Kalimat berikut yang merupakan cara menyampaikan pendapat yang santun adalah...

A. "Pendapatmu jelek sekali!"

B. "Aku tidak setuju, cara kamu salah!"

C. "Menurutku, sebaiknya kita bermain di lapangan saja agar lebih luas."

D. "Harus pakai cara aku!"

2. Kalimat dengan pola SPOK yang benar adalah...

A. Adik menari di panggung.

B. Budi membaca buku di perpustakaan.

C. Di toko membeli baju Ani.

D. Kucing makan ikan.

3. Kalimat berikut yang termasuk Fakta adalah...

A. Kucing bisa terbang menggunakan sayap emas.

B. Matahari terbit dari sebelah timur.

C. Pohon pisang bisa berbicara saat malam hari.

D. Ayam bertelur menghasilkan buah apel.

4. Kalimat berikut yang termasuk Fiksi adalah...

A. Air mengalir dari tempat tinggi ke rendah.

B. Kelinci menyapa kancil dengan bahasa manusia.

C. SD Nusantara mengadakan lomba lari.

D. Es batu akan mencair jika dipanaskan.

5. "Lakukan gerakan ini sebanyak tiga kali!" 

Kalimat di atas merupakan jenis kalimat...

A. Berita                           B. Tanya 

C. Instruksi / Perintah       D. Sapaan

6. Arti dari ungkapan "tekad yang kuat" adalah...

A. Keinginan yang sungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah

B. Otot yang keras  

C. Sifat yang suka marah

D. Selalu merasa ragu-ragu

7. Kalimat yang tepat untuk menyatakan ketidaksukaan secara sopan adalah...

A. "Makanan ini rasanya tidak enak sekali!"

B. "Maaf, aku kurang menyukai sayur wortel, bisakah aku pilih sayur lain?"

C. "Jangan beri aku makanan ini!"

D. "Aku benci permainan ini!"

8. Kalimat instruksi dalam teks prosedur membuat teh manis adalah...

A. Teh manis terasa enak.

B. Aduk gula hingga larut!

C. Siapa yang suka teh manis?

D. Ibu membuat teh di dapur.

Isian : 
1. Tuliskan 2 contoh tempat bermain yang tidak aman bagi anak-anak!
2. Tentukan apakah pernyataan berikut Fakta atau Fiksi: 
"Burung hantu dapat berbicara dan bersekolah seperti manusia."
3. Isilah tanda baca yang tepat pada akhir kalimat berikut: 

a. "Di mana kamu membeli gasing itu (...)"

b. "Tutup pintunya sekarang (...)"

4. Apa yang harus kita lakukan jika mengalami kegagalan saat meraih prestasi?
5. Mengapa dalam kehidupan sehari-hari kita perlu memiliki sikap pantang menyerah dan saling membantu antar sesama teman?


Refleksi / Kesimpulan : 


 

Rabu, 07 Oktober 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 : Kisi-Kisi Pendidikan Pancasila

 Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Pendidikan Pancasila 

Hari, Tanggal              :  Jumat, 9 Oktober 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                          : Kisi-Kisi Pendidikan Pancasila 

Pertemuan Ke             : STS DAY-2

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
Jadwal STS Semester Ganjil 

Jadwal STS  Jum'at : Pendidikan Agama Islam & Pendidikan Pancasila  
Kisi-Kisi Pendidikan Pancasila : 

Makna Sila-Sila Pancasila

1. Menyebutkan lambang sila KE 1 sampai 5 dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menentukan contoh sikap tenggang rasa di sekolah

3. Membandingkan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan Sila ke-3

Para Perumus Pancasila

4. Memahami tokoh perumusan pancasila 

5. Meneladani sikap toleransi dari tokoh perumus Pancasila

6. Menjelaskan peran Ir. Soekarno dalam perumusan Pancasila

7. Menganalisis perbedaan rumusan dasar negara Piagam Jakarta dengan Pancasila

8. Menilai pentingnya musyawarah yang dilakukan para tokoh perumus

9. Menyusun urutan peristiwa sejarah perumusan Pancasila

Aku, Keluarga, dan Temanku

10. Menyebutkan anggota keluarka, karakter dan tugas sesuai perannya

11. Menjelaskan pentingnya saling menghargai antaranggota keluarga

12. Menganalisis penyebab terjadinya perselisihan dengan teman

13. Menyebutkan suku asal dari Pulau Jawa

Suku Bangsa di Indonesia

14. Menjelaskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika

15. Mempraktikkan sikap toleransi saat teman menjalankan ibadah

16. Mengaitkan pakaian adat dengan daerah asalnya

17. Menjelaskan manfaat dari keragaman budaya di Indonesia

18. Menjelaskan pengertian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia

19. Memerincikan 3 contoh cara menjaga persatuan di tengah perbedaan suku

Aku Patuh Aturan

20. Menyebutkan norma/aturan yang ada di rumah
21. Menilai kesadaran siswa yang selalu membuang sampah pada tempatnya
22. Menjelaskan akibat dari melanggar tata tertib sekolah


Latihan Soal!

1.Siti selalu beribadah sesuai dengan agama yang dianutnya. Ketika temannya sedang beribadah, Siti tidak mengganggu dan tetap menghormatinya.

Sikap Siti sesuai dengan lambang sila pertama Pancasila, yaitu …….

 

A. Bintang                            B. Rantai  

C. Pohon Beringin              D. Padi dan Kapas


2.    2. Keenan melihat temannya terjatuh dari sepeda. Sikap Keenan yang sesuai dengan Sila Kedua Pancasila adalah...

 

A. Menertawakannya           

B. Pura-pura tidak melihat

C. Segera menolong dan membawanya ke UKS

D. Meninggalkannya begitu saja

 

  1.  Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Memilih teman berdasarkan agamanya.

(2) Mengikuti upacara bendera dengan tertib.

(3) Menggunakan produk buatan dalam negeri.

(4) Berkelahi saat kalah bermain.

Sikap yang sesuai dengan pengamalan Sila Ketiga ditunjukkan nomor...

A. (1) dan (2)               B. (2) dan (3)

            C. (3) dan (4)               D. (1) dan (4)

4.  Ilustrasi Gambar: Foto Tokoh Perumus Pancasila (Ir. Soekarno, Mohammad Yamin, Mr. Soepomo). 

Sikap keteladanan dari para perumus Pancasila yang dapat kita terapkan saat berdiskusi di kelas adalah...

A. Memaksa teman mengikuti pendapat kita

B. Menghargai dan mendengarkan pendapat orang lain

C. Marah jika usulannya ditolak

D. Diam saja dan tidak peduli


5. Tokoh-tokoh perumus Pancasila berasal dari daerah dan suku yang berbeda-beda, namun berhasil merumuskan dasar negara dengan damai. Menurut penilaianmu, faktor utama keberhasilan tersebut adalah ..............

A. Keinginan untuk terkenal

B. Semangat toleransi dan mengutamakan kepentingan bangsa

C. Rasa takut terhadap penjajah

D. Keinginan menguasai wilayah lain


6. Suku Sunda merupakan suku bangsa yang berasal dari provinsi...

A. Jawa Barat                   B. Sumatra Utara

C. Bali                             D. Sulawesi Selatan


7. Pasangan yang tepat antara nama suku dan rumah adatnya adalah...

A. Suku Minangkabau - Rumah Gadang

B. Suku Toraja - Rumah Joglo

C. Suku Jawa - Rumah Honai

D. Suku Papua - Rumah Panggung


8. Wilayah pemerintahan yang berada di bawah Kecamatan adalah...

A. Provinsi                    B. Kelurahan/Desa 

C. Kabupaten                D. Negara


9. Kepanjangan dari NKRI adalah...

A. Negara Kesatuan Republik Indonesia

B. Negara Kerajaan Republik Indonesia

C. Negara Kebangsaan Rakyat Indonesia

D. Nusa Kesatuan Republik Indonesia 


10. Mengapa perbedaan budaya di Indonesia disebut sebagai kekayaan bangsa? 

A. Karena membuat negara menjadi miskin

B. Karena membuat bangsa Indonesia menjadi indah dan unik di mata dunia

C. Karena memicu peperangan

D. Karena sulit untuk disatukan



Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


Selasa, 06 Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 : Matematika

Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Matematika

Hari, Tanggal              :  Rabu, 7 Oktober 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                          : Perkalian Bilangan Cacah sampai 1.000

Pertemuan Ke             : 2

Capaian Pembelajaran : 

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami dan melakukan operasi hitung bilangan cacah, termasuk perkalian, menggunakan berbagai strategi dan representasi. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan operasi perkalian serta menjelaskan proses dan hasil perhitungannya.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian perkalian sebagai penjumlahan berulang.
  • Menentukan hasil perkalian bilangan cacah dengan tepat.
  • Menggunakan berbagai strategi untuk menyelesaikan perkalian.
  • Menyelesaikan perkalian bilangan cacah sampai 1.000 dengan teknik yang tepat.
  • Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan perkalian dalam kehidupan sehari-hari.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat belajar dengan fokus dan teliti dalam memahami perkalian sebagai penjumlahan berulang. Peserta didik memperhatikan setiap angka, tanda operasi, dan langkah perhitungan agar memperoleh jawaban yang tepat.
    • Meaningful (Bermakna): murid dapat memahami bahwa perkalian digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya menghitung jumlah buku dalam beberapa rak, jumlah pensil dalam beberapa kotak, jumlah buah dalam beberapa keranjang, atau jumlah siswa dalam beberapa kelompok.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan kartu perkalian, menyusun benda konkret, bekerja dalam kelompok, serta berlomba menemukan pasangan kartu soal dan jawaban dengan tepat. Guru memberikan apresiasi sehingga pembelajaran terasa menyenangkan dan meningkatkan kepercayaan diri peserta didik.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ):

    1. Peserta didik mengenal perkalian sebagai penjumlahan berulang.

    2. Peserta didik menghubungkan perkalian dengan kelompok benda yang memiliki jumlah sama.

    3. Peserta didik memahami fakta perkalian dasar melalui tabel perkalian.

    4. Peserta didik menentukan hasil perkalian bilangan cacah menggunakan strategi yang sesuai.

    5. Peserta didik melakukan perkalian dengan bilangan yang menghasilkan nilai sampai 1.000.


    Materi Matematika :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, tanya jawab, latihan mandiri.  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    QS. Al-Baqarah Ayat 261
    Ayat ini mengumpamakan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. 
    Makna Matematis: Menggambarkan pelipatgandaan pahala secara eksponensial (menjadi 700 kali lipat atau bahkan lebih bagi siapa yang Allah kehendaki). 

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Pengertian Perkalian

    Perkalian adalah penjumlahan berulang dari bilangan yang sama.

    Contoh:

    3 × 5

    artinya 5 dijumlahkan sebanyak 3 kali.

    5 + 5 + 5 = 15

    Jadi:

    3 × 5 = 15

    2. Perkalian Menggunakan Kelompok Benda

    Misalnya terdapat 4 kelompok. Setiap kelompok berisi 3 bola.

    3 + 3 + 3 + 3 = 12

    Maka:

    4 × 3 = 12

    3. Perkalian Bilangan Cacah

    Contoh:

    25 × 4 = ...

    25 + 25 + 25 + 25 = 100

    Jadi:

    25 × 4 = 100

    Contoh lainnya:

    125 × 4 = 500

    Jadi, 125 × 4 = 500.




    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


    Senin, 05 Oktober 2026

    Selasa, 6 Oktober 2026 : Matematika

     Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Matematika

    Hari, Tanggal              :  Selasa, 6 Oktober 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                          : Perkalian Bilangan Cacah sampai 1.000

    Pertemuan Ke             : 1

    Capaian Pembelajaran : 

    Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami dan melakukan operasi hitung bilangan cacah, termasuk perkalian, menggunakan berbagai strategi dan representasi. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan operasi perkalian serta menjelaskan proses dan hasil perhitungannya.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian perkalian sebagai penjumlahan berulang.
  • Menentukan hasil perkalian bilangan cacah dengan tepat.
  • Menggunakan berbagai strategi untuk menyelesaikan perkalian.
  • Menyelesaikan perkalian bilangan cacah sampai 1.000 dengan teknik yang tepat.
  • Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan perkalian dalam kehidupan sehari-hari.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat belajar dengan fokus dan teliti dalam memahami perkalian sebagai penjumlahan berulang. Peserta didik memperhatikan setiap angka, tanda operasi, dan langkah perhitungan agar memperoleh jawaban yang tepat.
    • Meaningful (Bermakna): murid dapat memahami bahwa perkalian digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya menghitung jumlah buku dalam beberapa rak, jumlah pensil dalam beberapa kotak, jumlah buah dalam beberapa keranjang, atau jumlah siswa dalam beberapa kelompok.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan kartu perkalian, menyusun benda konkret, bekerja dalam kelompok, serta berlomba menemukan pasangan kartu soal dan jawaban dengan tepat. Guru memberikan apresiasi sehingga pembelajaran terasa menyenangkan dan meningkatkan kepercayaan diri peserta didik.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ):

    1. Peserta didik mengenal perkalian sebagai penjumlahan berulang.

    2. Peserta didik menghubungkan perkalian dengan kelompok benda yang memiliki jumlah sama.

    3. Peserta didik memahami fakta perkalian dasar melalui tabel perkalian.

    4. Peserta didik menentukan hasil perkalian bilangan cacah menggunakan strategi yang sesuai.

    5. Peserta didik melakukan perkalian dengan bilangan yang menghasilkan nilai sampai 1.000.


    Materi Matematika :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, tanya jawab, latihan mandiri.  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    QS. Al-Baqarah Ayat 261
    Ayat ini mengumpamakan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. 
    Makna Matematis: Menggambarkan pelipatgandaan pahala secara eksponensial (menjadi 700 kali lipat atau bahkan lebih bagi siapa yang Allah kehendaki). 

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Pengertian Perkalian

    Perkalian adalah penjumlahan berulang dari bilangan yang sama.

    Contoh:

    3 × 5

    artinya 5 dijumlahkan sebanyak 3 kali.

    5 + 5 + 5 = 15

    Jadi:

    3 × 5 = 15

    2. Perkalian Menggunakan Kelompok Benda

    Misalnya terdapat 4 kelompok. Setiap kelompok berisi 3 bola.

    3 + 3 + 3 + 3 = 12

    Maka:

    4 × 3 = 12

    3. Perkalian Bilangan Cacah

    Contoh:

    25 × 4 = ...

    25 + 25 + 25 + 25 = 100

    Jadi:

    25 × 4 = 100

    Contoh lainnya:

    125 × 4 = 500

    Jadi, 125 × 4 = 500.




    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


    Cari Blog Ini

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Senin, 12 Oktober 2026 : Kisi-Kisi Bahasa Indonesia

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd. Mata Pelajaran           : Bahasa Indonesia   Hari, Tanggal              :  Senin, 1...

     

    Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design