Rabu, 25 Februari 2026

Pesantren Ramadhan : Berbagi Takjil dan Pendidikan Pancasila

    

Hari/Tanggal        : Kamis, 26 Februari 2026

Mata Pelajaran     : Berbagi Takjil dan Pendidikan Pancasila

Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

Materi Kelas 1 SD: Berbagi Takjil

Tujuan Pembelajaran

Setelah pembelajaran, siswa diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan arti berbagi takjil.

  2. Menunjukkan sikap peduli dan berbagi kepada orang lain.

  3. Menyebutkan contoh kegiatan berbagi takjil di lingkungan sekitar.

  4. Menunjukkan sikap sopan saat memberi dan menerima.

Pengertian Berbagi Takjil

Takjil adalah makanan atau minuman untuk berbuka puasa.
Berbagi takjil adalah kegiatan memberi makanan atau minuman kepada orang lain saat waktu berbuka puasa.

Berbagi takjil termasuk perbuatan baik dan terpuji karena kita membantu orang lain.

Manfaat Berbagi Takjil

Berbagi takjil membuat:

  • Orang lain merasa senang 😊

  • Kita mendapat pahala

  • Kita belajar peduli dan berbagi

  • Persahabatan menjadi lebih erat

Contoh Kegiatan Berbagi Takjil

  1. Memberi kolak kepada tetangga.

  2. Membagikan air minum di depan masjid.

  3. Berbagi kue kepada teman.

  4. Memberi makanan kepada orang yang lewat di jalan.


Sikap Saat Berbagi Takjil

Saat berbagi, kita harus:

  • Mengucapkan “Silakan”

  • Bersikap ramah dan tersenyum

  • Mengucapkan “Terima kasih” jika menerima

  • Tidak berebut dan tidak sombong


Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat mengidentifikasi denah lingkungan sekitar

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Mengidentifikasi denah lingkungan sekitar

Materi Pendidikan Pancasila : 

Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa, 
Let's chek it out!! ^^




      Denah adalah gambar sederhana yang menunjukkan letak suatu tempat.

      Denah membantu kita untuk:

  • Mengetahui letak rumah

  • Menemukan jalan ke suatu tempat

  • Melihat posisi rumah dan bangunan di sekitarnya


    Contoh tempat pada denah lingkungan rumah:

  • Rumah

  • Sekolah

  • Masjid / gereja

  • Toko

  • Jalan

  • Lapangan

    Denah lingkungan sekitar rumah menggambarkan tata letak rumah dan tempat di sekitarnya.

    Contoh :

  • Rumah Andi berada di dekat jalan. 

  • Sekolah berada di sebelah kanan rumah.

  • Masjid berada di depan rumah.


    LKPD :

Selasa, 24 Februari 2026

Matematika dan Membuat Celengan dari Botol Bekas

    

Hari/Tanggal        : Rabu, 25 Februari 2026

Mata Pelajaran     : Matematika dan Membuat Celengan dari Botol Bekas

Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari terkait penjumlahan yang hasilnya sampai 20 (menghitung maju, penjumlahan satuan dengan satuan dan penjumlahan puluhan dengan satuan). 

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) : 
Menyelesaikan masalah sehari-hari terkait penjumlahan yang hasilnya sampai 20 (menghitung maju, penjumlahan satuan dengan satuan dan penjumlahan puluhan dengan satuan). 

Materi Pembelajaran : 

Materi Matematika


  • Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok bilangan untuk mengetahui jumlah keseluruhan.

  • Lambang penjumlahan
    Tanda tambah ( + ) dan tanda sama dengan ( = ).

  • Penjumlahan bilangan sampai 20
    Contoh:

    • 5 + 3 = 8

    • 10 + 6 = 16

    • 12 + 7 = 19

  • Contoh Masalah Sehari-hari

    1. Siti memiliki 6 permen. Ibu memberi 4 permen lagi.
      Berapa jumlah permen Siti sekarang?
      👉 6 + 4 = 10

    2. Di meja ada 8 pensil. Kemudian ditambah 5 pensil.
      Berapa jumlah pensil semuanya?
      👉 8 + 5 = 13



  • Kegiatan Ramadhan Membuat Celengan dari Botol Bekas 


     

    Senin, 23 Februari 2026

    Matematika dan Seni Rupa

       

    Hari/Tanggal        : Selasa, 24 Februari 2026

    Mata Pelajaran     : Matematika dan Seni Rupa

    Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

    Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

    Tabik Pun 🙏 

    Good morning my lovely students. How are you this morning?

    Hopely you are healthy and happiness. 😍
    Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

    Capaian Pembelajaran (CP): 
    Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.

    Tujuan Pembelajaran (TP) : 
    Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari terkait penjumlahan yang hasilnya sampai 20 (menghitung maju, penjumlahan satuan dengan satuan dan penjumlahan puluhan dengan satuan). 

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) : 
    Menyelesaikan masalah sehari-hari terkait penjumlahan yang hasilnya sampai 20 (menghitung maju, penjumlahan satuan dengan satuan dan penjumlahan puluhan dengan satuan). 

    Materi Pembelajaran : 

    Materi Matematika


  • Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok bilangan untuk mengetahui jumlah keseluruhan.

  • Lambang penjumlahan
    Tanda tambah ( + ) dan tanda sama dengan ( = ).

  • Penjumlahan bilangan sampai 20
    Contoh:

    • 5 + 3 = 8

    • 10 + 6 = 16

    • 12 + 7 = 19

  • Contoh Masalah Sehari-hari

    1. Siti memiliki 6 permen. Ibu memberi 4 permen lagi.
      Berapa jumlah permen Siti sekarang?
      👉 6 + 4 = 10

    2. Di meja ada 8 pensil. Kemudian ditambah 5 pensil.
      Berapa jumlah pensil semuanya?
      👉 8 + 5 = 13



  • Capaian Pembelajaran (CP): 

    Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

    Tujuan Pembelajaran (TP) : 
    Murid dapat memahami berbagai macam unsur seni rupa 

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
    Mengenal unsur seni rupa 

    Materi Seni Rupa 
    Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!


    Pengertian Pengalaman Visual
    Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
    Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
    1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
    2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
    3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
    4. Tekstur: halus dan kasar

    Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
    1. Lingkungan Rumah
    Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan

    Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan 

    2. Lingkungan Sekolah
    Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman

    Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas

    3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
    Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas

    Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar

    TUGAS: 
    Hari ini ananda akan membuat karya seni rupa 
    Alat dan Bahan: 
    1. Clay
    2. Kardus
    3. Penggaris




     

    Minggu, 22 Februari 2026

    Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia

       

    Hari/Tanggal        : Senin, 23 Februari 2026

    Mata Pelajaran     : Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia

    Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

    Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

    Tabik Pun 🙏 

    Good morning my lovely students. How are you this morning?

    Hopely you are healthy and happiness. 😍
    Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

    Capaian Pembelajaran (CP): 
    Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.

    Tujuan Pembelajaran (TP) : 
    Murid dapat mengidentifikasi denah lingkungan sekitar

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

    Mengidentifikasi denah lingkungan sekitar

    Materi Pendidikan Pancasila : 

    Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa, 
    Let's chek it out!! ^^




          Denah adalah gambar sederhana yang menunjukkan letak suatu tempat.

          Denah membantu kita untuk:

    • Mengetahui letak rumah

    • Menemukan jalan ke suatu tempat

    • Melihat posisi rumah dan bangunan di sekitarnya


        Contoh tempat pada denah lingkungan rumah:

    • Rumah

    • Sekolah

    • Masjid / gereja

    • Toko

    • Jalan

    • Lapangan

        Denah lingkungan sekitar rumah menggambarkan tata letak rumah dan tempat di sekitarnya.

        Contoh :

    • Rumah Andi berada di dekat jalan. 

    • Sekolah berada di sebelah kanan rumah.

    • Masjid berada di depan rumah.


        LKPD :




    Capaian Pembelajaran (CP): 
    Murid mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/ atau melalui media digital. Murid mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Murid mampu menulis berbagai teks tentang diri, keluarga dan/atau lingkungan dengan beberapa kalimat sederhana. 

    Tujuan Pembelajaran (TP) : 
    Murid dapat membaca dan menyebutkan suku kata “ga, gi, gu, ge, go”.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
    Membaca dan menyebutkan suku kata ga, gi, gu, ge, go”.

    Materi Bahasa Indonesia :
    Simak video pembelajaran berikut ya ...




    kegiatan mendengarkan cerita lisan atau bergambar secara saksama untuk memahami isi, tokoh, dan alur cerita, serta menjawab pertanyaan terkai. Sikap baik yang diajarkan meliputi duduk tenang, menghadap pembicara, dan tidak bersuara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pemahaman, kosakata, dan menceritakan kembali. 

    Panduan & Contoh Menyimak untuk Kelas 1 SD:
    • Sikap Menyimak yang Baik: Duduk tenang, tubuh menghadap guru/penutur, dan fokus mendengarkan.
    • Contoh Materi Cerita:
      • Cerita Boni: Boni bermain bola, bolanya terkena batu, lalu jatuh ke danau dan dimainkan anak itik.
      • Cerita Caca: Caca belajar bersepeda roda dua dengan bantuan ibu.
      • Teman Baru: Cerita tentang berkenalan, seperti kisah Hana dan Dewi yang gemar melukis.
    • Aktivitas Setelah Menyimak:
      • Menjawab pertanyaan tentang tokoh, tempat, dan kejadian.
      • Menceritakan kembali isi cerita dengan kata-kata sendiri.
      • Melengkapi kalimat berdasarkan cerita.
    • Tujuan Pembelajaran: Meningkatkan kemampuan konsentrasi, memahami instruksi, mengenali sifat tokoh (watak), dan memperkaya kosakata. 

    Kamis, 12 Februari 2026

    Pendidikan Anti Korupsi "BERANI"

      

    Hari/Tanggal        : Jumat, 13 Februari 2026

    Mata Pelajaran     : Pendidikan Anti Korupsi "BERANI"

    Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

    Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

    Tabik Pun 🙏 

    Good morning my lovely students. How are you this morning?

    Hopely you are healthy and happiness. 😍
    Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Pendidikan Anti Korupsi. 

    Tujuan Pembelajaran : 

    1. Menjelaskan arti berani dengan bahasa sederhana.
    2. Menyebutkan contoh sikap berani dalam kehidupan sehari-hari.
    3. Menunjukkan sikap berani berkata jujur dan berani menolak perbuatan yang tidak baik

    Pengertian Berani (Bahasa Anak)

    Berani adalah sikap tidak takut melakukan hal yang benar.
    Anak yang berani akan:

    • Berani berkata jujur

    • Berani mengakui kesalahan

    • Berani menolak perbuatan yang tidak baik

    Contoh Sikap Berani dalam Kehidupan Sehari-hari

    1. Di Rumah

    • Berani berkata jujur saat memecahkan gelas.

    • Berani meminta maaf jika melakukan kesalahan.

    • Berani berkata tidak saat diajak berbohong.

    2. Di Sekolah

    • Berani mengakui jika belum mengerjakan PR.

    • Berani mengembalikan barang teman yang ditemukan.

    • Berani berkata jujur saat ulangan.

     Contoh Cerita Pendek (Pemantik)

    Judul: Dika Anak yang Berani

    Dika tidak sengaja menjatuhkan pensil temannya.
    Dika merasa takut, tetapi ia memilih berkata jujur.
    Dika meminta maaf kepada temannya.
    Temannya memaafkan Dika.
    Dika adalah anak yang berani dan jujur.

    Pesan Moral

    🌟 Anak yang berani akan selalu melakukan hal yang benar.
    🌟 Berani berkata jujur membuat hati menjadi tenang.
    🌟 Anak berani adalah anak hebat.

    LATIHAN SOAL !

    Pilihlah jawaban yang benar!

    1. Sikap berani berarti berani untuk ….

    a. berbohong

    b. berkata jujur

    c. mengambil milik teman

    2. Jika melihat teman berbuat salah, kita sebaiknya ….
    a. ikut-ikutan
    b. diam saja
    c. mengingatkan dengan baik

    3. Berani jujur adalah sikap yang ….
    a. buruk
    b. baik
    c. malas

    4. Jika menemukan uang di kelas, kita harus ….
    a. mengambilnya
    b. menyerahkannya kepada guru
    c. menyimpannya

    5. Berani mengakui kesalahan artinya ….
    a. menyalahkan teman
    b. tidak mau minta maaf
    c. mau minta maaf

    Isilah titik-titik dengan jawaban yang benar!
    1. Berani berkata jujur adalah sikap yang ……………
    2. Jika melakukan kesalahan, kita harus berani meminta ……………
    3. Berani menolak ajakan mencontek adalah sikap yang ……………
    4. Menemukan barang teman harus dikembalikan kepada ……………
    5. Sikap berani membuat kita tidak takut melakukan ……………


    Cari Blog Ini

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Pesantren Ramadhan : Berbagi Takjil dan Pendidikan Pancasila

         Hari/Tanggal        : Kamis, 26 Februari 2026 Mata Pelajaran     : Berbagi Takjil dan  Pendidikan Pancasila Alat Peraga           : LKP...

     

    Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design