Minggu, 06 September 2026

Senin, 7 September 2026 : Postingan 2 Matematika

  Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Matematika

Hari, Tanggal              :  Senin, 7 September 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                           : Penjumlahan Bilangan Cacah dengan Teknik Menyimpan

Pertemuan Ke             : 3

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik mampu memahami, membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 10.000 dengan menggunakan strategi dan prosedur yang tepat dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan konsep penjumlahan bilangan cacah sampai 10.000.
  • Menentukan nilai tempat satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan.
  • Melakukan penjumlahan dengan teknik menyimpan menggunakan susun pendek.
  • Melakukan penjumlahan dengan teknik menyimpan menggunakan susun panjang.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memusatkan perhatian pada angka yang diberikan guru. Guru mengajak siswa mengamati nilai tempat satuan, puluhan, dan ratusan sebelum menghitung.
    • Meaningful (Bermakna): Guru menghubungkan penjumlahan dengan kehidupan sehari-hari, misalnya menghitung jumlah pensil, buku, buah, atau uang mainan. Siswa menyelesaikan masalah seperti: “Di perpustakaan terdapat 235 buku. Kemudian datang 125 buku baru. Berapa jumlah buku sekarang?”
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mengambil dua kartu bilangan, kemudian menjumlahkannya menggunakan blok nilai tempat atau papan nilai tempat. Kelompok yang dapat menjelaskan cara menghitung dengan benar mendapat apresiasi.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): Peserta didik memahami konsep penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok bilangan dan melakukan penjumlahan tanpa teknik menyimpan. 


    Materi Matematika :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, tanya jawab, latihan mandiri.  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Q.S. Al-Kahfi ayat 25 adalah ayat Al-Qur'an yang sering dikaitkan dengan konsep penjumlahan bilangan (300 + 9 = 309 tahun), sementara bilangan 1000 sendiri berkaitan dengan operasi pengurangan dalam Q.S. Al-'Ankabut ayat 14 (1000 - 50 = 950 tahun usia Nabi Nuh) atau bilangan ribuan dalam konteks waktu seperti pada Q.S. Al-Hajj ayat 47 atau Q.S. As-Sajadah ayat 5 (1000 tahun menurut perhitungan manusia)

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 

    Penjumlahan Bilangan Cacah

    Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih untuk mendapatkan jumlah keseluruhan.

    Contoh:

    2.345 + 1.234 = 3.579

    Dalam melakukan penjumlahan bersusun, kita harus memperhatikan nilai tempat.

    Satuan dijumlahkan dengan satuan.
    Puluhan dijumlahkan dengan puluhan.
    Ratusan dijumlahkan dengan ratusan.
    Ribuan dijumlahkan dengan ribuan.

    Penjumlahan dengan Teknik Menyimpan

    Teknik menyimpan digunakan ketika hasil penjumlahan pada suatu nilai tempat 10 atau lebih.

    Contoh:

    2.758 + 1.486

    Kita mulai dari satuan.

    • 8 + 6 = 14
    • Tulis 4 pada tempat satuan.
    • Simpan 1 ke tempat puluhan.

    Kemudian:

    • 5 + 8 + 1 = 14
    • Tulis 4 pada tempat puluhan.
    • Simpan 1 ke tempat ratusan.

    Selanjutnya:

    • 7 + 4 + 1 = 12
    • Tulis 2 pada tempat ratusan.
    • Simpan 1 ke tempat ribuan.

    Terakhir:

    • 2 + 1 + 1 = 4

    Jadi:

    2.758 + 1.486 = 4.244

    Penjumlahan Teknik Susun Pendek

    Susun pendek dilakukan dengan menuliskan bilangan secara bersusun berdasarkan nilai tempat, kemudian menjumlahkannya dari kanan ke kiri.

    Contoh:

       2.758

       1.486

       ------

       4.244

    Langkah-langkah:

    1. Jumlahkan satuan: 8 + 6 = 14 → tulis 4, simpan 1.
    2. Jumlahkan puluhan: 5 + 8 + 1 = 14 → tulis 4, simpan 1.
    3. Jumlahkan ratusan: 7 + 4 + 1 = 12 → tulis 2, simpan 1.
    4. Jumlahkan ribuan: 2 + 1 + 1 = 4.
    5. Hasilnya adalah 4.244.

    Penjumlahan Teknik Susun Panjang

    Pada susun panjang, bilangan diuraikan berdasarkan nilai tempatnya.

    Contoh:

    2.758 + 1.486

    Uraikan kedua bilangan:

    2.758 = 2.000 + 700 + 50 + 8

    1.486 = 1.000 + 400 + 80 + 6

    Kemudian jumlahkan:

    2.000 + 1.000 = 3.000

    700 + 400     = 1.100

    50 + 80       = 130

    8 + 6         = 14

    Jumlahkan semuanya:

    3.000 + 1.100 + 130 + 14 = 4.244

    Jadi:

    2.758 + 1.486 = 4.244


    Latihan soal ! 

    Kerjakan latihan soal di bawah ini di buku tulismu. 

    Hitunglah dengan teknik susun pendek!

    1. 345 + 234 = ....
    2. 567 + 245 = ....
    3. 275 + 638 = ....
    4. 1.486 + 357 = ....
    5. 2.725 + 895 = ....



    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 

    Senin, 7 September 2026 : Postingan 1 Bahasa Indonesia

     Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Bahasa Indonesia

    Hari, Tanggal              :  Senin, 7 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Kerja sama di lingkungan Rumah dan Sekolah

    Pertemuan Ke             : 2

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu memahami informasi dari teks yang dibaca, didengar, dan diamati. Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pengalaman, dan informasi secara lisan maupun tertulis dengan menggunakan bahasa yang santun dan sesuai konteks. Peserta didik juga mampu memahami dan menggunakan kosakata baru serta menyusun kalimat sederhana untuk menyampaikan informasi dan pengalaman sehari-hari.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): Menjelaskan pengertian, contoh dan manfaat kerjasama dilingkungan sekolah dan masyarakat. 

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyadari pentingnya kerja sama dan peran dirinya dalam kelompok.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat Menghubungkan materi dengan pengalaman nyata peserta didik di sekolah.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat Menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan membuat peserta didik senang bekerja sama.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): Peserta didik memahami pengertian, contoh dan manfaat kerjasama dilingkungan sekolah dan rumah dengan baik. 


    Materi Bahasa Indonesia :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Diskusi  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Q.S. Al-Ma'idah ayat 2 adalah ayat utama dalam Al-Qur'an yang secara tegas memerintahkan umat manusia untuk melakukan kerja sama (ta'awun) dalam kebaikan dan takwa. 

    Perhatikan Video Pembelajaran Berikut : 


    1. Pengertian Kerja Sama

    Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama.

    Dalam kerja sama, setiap orang memiliki tugas dan tanggung jawab. Dengan bekerja sama, pekerjaan yang sulit dapat menjadi lebih ringan dan cepat selesai.

    Contoh:

    • Ayah dan ibu membersihkan rumah bersama.
    • Kakak dan adik merapikan kamar.
    • Siswa bekerja sama membersihkan kelas.
    • Siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas.

    2. Kerja Sama di Lingkungan Rumah

    Rumah adalah tempat pertama bagi kita untuk belajar bekerja sama.

    Contoh kerja sama di rumah:

    • Membersihkan rumah bersama keluarga.
    • Merapikan kamar tidur.
    • Menyapu halaman.
    • Menata meja makan.
    • Membantu ibu menyiapkan makanan.
    • Merapikan mainan setelah bermain.
    • Menyiram tanaman bersama.
    • Membantu menjaga kebersihan lingkungan rumah.

    Contoh kalimat:

    Pada hari Minggu, keluarga Rani bekerja sama membersihkan rumah. Ayah menyapu halaman, ibu membersihkan ruang tamu, sedangkan Rani dan kakaknya merapikan kamar. Mereka bekerja dengan senang hati sehingga rumah menjadi bersih dan rapi.

    3. Kerja Sama di Lingkungan Sekolah

    Sekolah merupakan tempat kita belajar dan berinteraksi dengan teman. Kerja sama diperlukan agar kegiatan di sekolah dapat berjalan dengan baik.

    Contoh kerja sama di sekolah:

    • Melaksanakan piket kelas.
    • Membersihkan halaman sekolah.
    • Mengerjakan tugas kelompok.
    • Menata buku di kelas.
    • Menghias kelas.
    • Menyiapkan kegiatan sekolah.
    • Membantu teman yang mengalami kesulitan.
    • Menjaga kebersihan kelas bersama-sama.

    Contoh kalimat:

    Siswa kelas 3 bekerja sama membersihkan kelas. Ada yang menyapu lantai, membersihkan papan tulis, merapikan meja, dan membuang sampah. Mereka melakukan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

    4. Manfaat Kerja Sama

    Kerja sama memiliki banyak manfaat, antara lain:

    1. Pekerjaan menjadi lebih ringan.
    2. Pekerjaan dapat selesai lebih cepat.
    3. Menumbuhkan rasa persaudaraan.
    4. Membuat hubungan dengan orang lain menjadi lebih baik.
    5. Melatih tanggung jawab.
    6. Melatih kepedulian terhadap orang lain.
    7. Membiasakan hidup rukun.
    8. Menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan menyenangkan. 

    5. Sikap yang Diperlukan dalam Kerja Sama

    Agar kerja sama berjalan dengan baik, kita harus memiliki sikap:

    a. Tanggung jawab

    Melaksanakan tugas yang telah diberikan dengan sungguh-sungguh.

    b. Saling membantu

    Membantu teman atau anggota keluarga yang membutuhkan bantuan.

    c. Menghargai orang lain

    Mendengarkan pendapat orang lain dan tidak memaksakan kehendak.

    d. Disiplin

    Melaksanakan tugas sesuai waktu yang telah ditentukan.

    e. Peduli

    Memperhatikan keadaan dan kebutuhan orang lain.

    f. Saling menghormati

    Menghargai perbedaan pendapat dan kemampuan setiap orang.

    g. Gotong royong

    Melakukan pekerjaan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama.


    Refleksi / Kesimpulan : 


    Tugasmu ! 

    Kerjakan latihan soal berikut di buku tulismu, tulislah jawaban nya saja yang dianggap paling tepat. 

    1. Pada hari Minggu, Rani membantu ibu membersihkan rumah. Rani menyapu lantai, sedangkan ibu membersihkan meja. Setelah selesai, rumah menjadi bersih dan rapi. Sikap yang ditunjukkan Rani adalah ....

    A. malas
    B. kerja sama
    C. egois
    D. tidak peduli

    2. Sebelum berangkat sekolah, Siti membantu kakaknya merapikan tempat tidur. Mereka bekerja bersama-sama agar kamar terlihat rapi.  Kegiatan Siti dan kakaknya merupakan contoh kerja sama di ....

    A. pasar
    B. sekolah
    C. rumah
    D. taman

    3. Pada hari Jumat, siswa kelas 3 melakukan kerja bakti. Sebagian siswa menyapu kelas, beberapa siswa menghapus papan tulis, dan yang lainnya merapikan meja. Mengapa siswa melakukan pekerjaan tersebut bersama-sama?

    A. Agar kelas cepat bersih
    B. Agar dapat bermain
    C. Agar tidak mengikuti pelajaran
    D. Agar mendapat hadiah

    4. Ketika kegiatan piket kelas berlangsung, Edo tidak hanya membersihkan bagian yang menjadi tugasnya. Ia juga membantu temannya yang belum selesai. Perilaku Edo menunjukkan bahwa kerja sama dilakukan dengan cara ....

    A. saling membantu
    B. saling menyalahkan
    C. bekerja sendiri
    D. menghindari tugas

    5. Pada sore hari, keluarga Raka membersihkan halaman rumah. Setelah selesai, mereka merasa senang karena halaman menjadi bersih. Raka berkata, “Jika kita bekerja bersama, pekerjaan menjadi cepat selesai.” Kesimpulan yang tepat dari cerita tersebut adalah ....

    A. kerja sama membuat pekerjaan lebih ringan dan cepat selesai
    B. kerja sama membuat pekerjaan semakin sulit
    C. membersihkan rumah hanya tugas orang tua
    D. anak-anak tidak perlu membantu di rumah


    Kamis, 03 September 2026

    Jumat, 4 September 2026 : IPAS Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : IPAS

    Hari, Tanggal              :  Jumat, 4 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna 

    Pertemuan Ke             : 3

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu memahami siklus hidup makhluk hidup serta mengidentifikasi tahapan pertumbuhan dan perkembangan hewan. Peserta didik dapat mengamati, mengurutkan, dan menjelaskan perubahan bentuk tubuh hewan dalam siklus hidupnya serta mengomunikasikan hasil pengamatannya secara sederhana.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): Menjelaskan pengertian metamorfosis sempurna dan Menyebutkan hewan yang mengalami metamorfosis sempurna.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati dan memperhatikan proses perubahan bentuk hewan dengan fokus dan tenang. Mengamati gambar/video metamorfosis dengan fokus dan melakukan refleksi
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan materi metamorfosis sempurna dengan pengalaman yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. "Siapa yang pernah melihat ulat atau kupu-kupu disekitar rumah?". Menghubungkan metamorfosis dengan pengalaman melihat ulat, kupu-kupu, atau nyamuk. 
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui permainan, aktivitas kelompok, dan kegiatan kreatif sehingga materi lebih mudah dipahami dan menyenangkan. Permainan kartu, puzzle, tebak tahap, dan menggambar siklus. 

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    Peserta didik mengenal pengertian siklus hidup makhluk hidup dan Peserta didik mengidentifikasi perubahan bentuk yang dialami beberapa hewan selama hidupnya.

    Materi IPAS :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, Diskusi  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    QS. Al-Mu'minun Ayat 12–14
    Menjelaskan tahapan penciptaan manusia dari air mani (nutfah), segumpal darah (alaqah), segumpal daging (mudghah), pembentukan tulang, hingga dibentuk menjadi makhluk yang berbentuk lain (ciptaan yang sempurna).

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Apa Itu Metamorfosis?
    Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk tubuh hewan selama pertumbuhan dan perkembangannya.
    Beberapa hewan mengalami perubahan bentuk yang sangat berbeda dari saat menetas hingga menjadi dewasa.
    Contohnya:
    • Kupu-kupu
    • Nyamuk
    • Lalat
    • Kumbang 
    2. Pengertian Metamorfosis Sempurna
    Metamorfosis sempurna adalah perubahan bentuk hewan yang melalui empat tahap, yaitu:
    Telur → Larva → Pupa → Hewan Dewasa
    Pada metamorfosis sempurna, bentuk hewan ketika masih larva berbeda jauh dengan bentuk hewan dewasanya.
    Ciri-ciri metamorfosis sempurna:
    1. Memiliki empat tahap perkembangan.
    1. Dimulai dari telur.
    1. Memiliki tahap larva.
    1. Memiliki tahap pupa/kepompong.
    1. Bentuk larva berbeda dengan hewan dewasa.
    1. Setelah tahap pupa, hewan berubah menjadi dewasa. 
    3. Tahapan Metamorfosis Sempurna
    🥚 A. Telur
    Tahap pertama adalah telur.
    Hewan dewasa menghasilkan telur. Telur kemudian berkembang dan menetas menjadi larva.
    Contoh:
    Kupu-kupu betina meletakkan telur di permukaan daun.
    🐛 B. Larva
    Setelah telur menetas, muncul larva.
    Larva adalah hewan muda yang bentuknya berbeda dari hewan dewasa.
    Contoh pada kupu-kupu, larvanya disebut ulat.
    Ulat biasanya banyak makan untuk memperoleh energi sehingga tubuhnya tumbuh semakin besar.
    🟤 C. Pupa
    Setelah melalui tahap larva, hewan memasuki tahap pupa.
    Pada kupu-kupu, pupa disebut kepompong.
    Pada tahap ini terjadi perubahan besar pada tubuh hewan hingga menjadi bentuk dewasa.
    🦋 D. Hewan Dewasa
    Setelah tahap pupa selesai, keluarlah hewan dewasa.
    Pada kupu-kupu, hewan dewasanya memiliki sayap dan dapat terbang.
    Kupu-kupu dewasa kemudian berkembang biak dan menghasilkan telur kembali.
    Dengan demikian, siklus hidupnya berulang.
    Urutannya:
    Telur → Ulat → Kepompong → Kupu-kupu dewasa → Telur kembali
    4. Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
    5. Contoh Metamorfosis Sempurna Kupu-Kupu
    Telur
    ⬇️
    Ulat (Larva)
    ⬇️
    Kepompong (Pupa)
    ⬇️
    Kupu-kupu Dewasa
    ⬇️
    Menghasilkan Telur
    Hal yang perlu diperhatikan
    Bentuk ulat sangat berbeda dengan kupu-kupu dewasa. Ulat tidak memiliki sayap dan lebih banyak menggunakan waktunya untuk makan dan tumbuh.
    Ketika menjadi kepompong, terjadi perubahan besar dalam tubuhnya. Setelah selesai, keluarlah kupu-kupu dewasa.
    F. Metamorfosis Sempurna dalam Kehidupan Sehari-hari
    Peserta didik dapat menemukan contoh metamorfosis sempurna di lingkungan sekitar.
    Contoh pertanyaan pemantik:
    • Pernahkah kalian melihat ulat di daun?
    • Menurut kalian, apakah ulat akan tetap menjadi ulat?
    • Bagaimana ulat dapat berubah menjadi kupu-kupu?
    • Pernahkah kalian melihat jentik-jentik di air?
    • Menurut kalian, jentik-jentik akan berubah menjadi apa?
    Pertanyaan tersebut dapat digunakan untuk mengajak peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari.

    HewanTahapan
    🦋 Kupu-kupuTelur → ulat → kepompong → kupu-kupu
    🦟 NyamukTelur → jentik-jentik → pupa → nyamuk dewasa
    🪰 LalatTelur → belatung → pupa → lalat dewasa
    🪲 KumbangTelur → larva → pupa → kumbang dewasa

    Pengertian Metamorfosis Tidak Sempurna

    Metamorfosis tidak sempurna adalah perubahan bentuk tubuh hewan yang tidak melalui tahap kepompong (pupa).

    Hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna memiliki tiga tahapan utama, yaitu:

    Telur → Nimfa → Hewan Dewasa

    Bentuk nimfa hampir mirip dengan hewan dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan belum memiliki bentuk tubuh serta alat reproduksi yang sempurna.

    ahapan Metamorfosis Tidak Sempurna

    1. 🥚 Telur

    Hewan dewasa bertelur. Telur kemudian menetas menjadi nimfa.

    2. 🐛 Nimfa

    Nimfa adalah hewan muda yang bentuknya mirip dengan hewan dewasa.

    Nimfa biasanya:

    • berukuran lebih kecil,
    • belum memiliki sayap yang sempurna,
    • belum dapat berkembang biak.

    Nimfa akan mengalami beberapa kali pergantian kulit untuk tumbuh menjadi lebih besar.

    3. 🦗 Hewan Dewasa

    Setelah mengalami beberapa kali pergantian kulit, nimfa tumbuh menjadi hewan dewasa.

    Hewan dewasa sudah memiliki bentuk tubuh yang lengkap dan dapat berkembang biak.


    D. Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Tidak Sempurna

    🦗 1. Belalang

    Siklus hidup belalang:

    Telur → Nimfa → Belalang Dewasa

    Nimfa belalang sudah menyerupai belalang dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan sayapnya belum berkembang sempurna.

    🪳 2. Kecoa

    Siklus hidup kecoa:

    Telur → Nimfa → Kecoa Dewasa

    Nimfa kecoa memiliki bentuk yang hampir sama dengan kecoa dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan belum memiliki tubuh yang berkembang sempurna.

    🦗 3. Jangkrik

    Siklus hidup jangkrik:

    Telur → Nimfa → Jangkrik Dewasa

    Nimfa jangkrik menyerupai jangkrik dewasa. Setelah beberapa kali berganti kulit, jangkrik menjadi dewasa.

    🪲 4. Capung

    Siklus hidup capung:

    Telur → Nimfa → Capung Dewasa

    Nimfa capung hidup di air. Setelah tumbuh dan mengalami perubahan, capung menjadi dewasa dan dapat terbang.

    Ciri-Ciri Metamorfosis Tidak Sempurna

    Metamorfosis tidak sempurna memiliki beberapa ciri, yaitu:

    1. Hanya memiliki tiga tahap utama.
    2. Tidak memiliki tahap kepompong/pupa.
    3. Anak hewan disebut nimfa.
    4. Bentuk nimfa hampir mirip dengan hewan dewasa.
    5. Nimfa mengalami beberapa kali pergantian kulit.
    6. Setelah tumbuh besar, nimfa menjadi hewan dewasa

    Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

    Metamorfosis SempurnaMetamorfosis Tidak Sempurna
    Memiliki 4 tahapMemiliki 3 tahap
    Telur → Larva → Pupa → DewasaTelur → Nimfa → Dewasa
    Ada tahap kepompongTidak ada tahap kepompong
    Bentuk larva berbeda dari dewasaBentuk nimfa mirip dengan dewasa
    Contoh: kupu-kupuContoh: belalang

    REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 

    Setelah mempelajari metamorfosis sempurna dan tidak sempurna, peserta didik dapat memahami bahwa metamorfosis adalah perubahan bentuk tubuh hewan selama pertumbuhan hingga menjadi hewan dewasa. Metamorfosis dibedakan menjadi dua, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

    Metamorfosis sempurna memiliki empat tahapan, yaitu telur → larva → pupa → hewan dewasa (imago). Contohnya adalah kupu-kupu, nyamuk, lalat, dan kumbang. Sementara itu, metamorfosis tidak sempurna memiliki tiga tahapan, yaitu telur → nimfa → hewan dewasa (imago). Contohnya adalah belalang, kecoa, dan capung.

    Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu mengidentifikasi tahapan metamorfosis, membedakan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna, mengurutkan siklus hidup hewan, serta menunjukkan sikap peduli terhadap makhluk hidup dan lingkungan.



    Rabu, 02 September 2026

    Kamis, 3 September 2026 : Pendidikan Pancasila

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Pendidikan Pancasila 

    Hari, Tanggal              :  Kamis, 3 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Karakter Persatuan, Toleransi, dan Keadilan

    Pertemuan Ke             : 3 

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu mengenal dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik memahami pentingnya hidup rukun dalam keberagaman, menghargai perbedaan, menunjukkan sikap toleransi, persatuan, gotong royong, dan berlaku adil terhadap teman di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): Memahami keberagaman latar belakang tokoh perumus Pancasila. dan Menjelaskan pentingnya persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

    • Mindful (Berkesadaran): Peserta didik diajak untuk menenangkan diri, memusatkan perhatian, serta merefleksikan pengalaman dalam menerapkan persatuan, toleransi, dan keadilan di lingkungan sekolah dan rumah.
    • Meaningful (Bermakna): Peserta didik menghubungkan konsep persatuan, toleransi, dan keadilan dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui diskusi dan pemecahan masalah sederhana.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mempelajari karakter persatuan, toleransi, dan keadilan melalui permainan, kerja kelompok, kartu situasi, dan bermain peran sehingga pembelajaran berlangsung aktif, menyenangkan, dan bermakna.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): Mengenal keberagaman → memahami perjuangan tokoh perumus Pancasila → memahami makna persatuan dan toleransi → mengenal perilaku adil → memberikan contoh dalam kehidupan sekolah → mempraktikkan sikap persatuan, toleransi, dan keadilan. 

    Materi Pendidikan Pancasila :

    Model / Metode Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL) 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Menampilkan gambar contoh perilaku persatuan, toleransi, dan keadilan.


    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.

    Ayat Al-Qur'an utama yang secara komprehensif mengajarkan materi tentang Karakter Persatuan, Toleransi, dan Keadilan adalah Surah Al-Hujurat ayat 13 dan Surah Al-Ma'idah ayat 8.

    Karakter Persatuan dan Toleransi: QS. Al-Hujurat Ayat 13
    Ayat ini merupakan landasan utama dalam kurikulum pendidikan Islam untuk mengajarkan persatuan di tengah keberagaman (multikulturalisme) serta toleransi antarmanusia.
    Karakter Keadilan: QS. Al-Ma'idah Ayat 8
    Ayat ini mengajarkan konsep keadilan yang mutlak, di mana menegakkan keadilan adalah kewajiban moral yang tidak boleh goyah sedikit pun, bahkan terhadap orang atau kelompok yang tidak disukai.

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 

    PENJABARAN MATERI

    1. Keberagaman

    Indonesia memiliki banyak keberagaman, seperti:

    • Perbedaan suku

    • Bahasa

    • Agama dan kepercayaan

    • Budaya

    • Makanan kesukaan

    • Hobi

    • Kemampuan

    • Kebiasaan

    Perbedaan bukan alasan untuk bermusuhan. Kita harus saling menghargai dan hidup rukun.

    2. Tokoh Perumus Pancasila

    Beberapa tokoh yang berperan dalam proses perumusan dasar negara antara lain:

    • Mohammad Yamin

    • Prof. Dr. Soepomo

    • Ir. Soekarno

    Mereka memiliki latar belakang dan pemikiran yang berbeda. Namun, mereka sama-sama berusaha memberikan gagasan terbaik untuk Indonesia.

    Sikap yang dapat kita teladani adalah berani menyampaikan pendapat, menghargai pendapat orang lain, bekerja sama, dan mengutamakan persatuan.

    3. Makna Persatuan

    Persatuan berarti hidup bersama dengan rukun walaupun memiliki perbedaan.

    Contoh persatuan di sekolah:

    • Bermain bersama tanpa memilih-milih teman.

    • Bekerja sama membersihkan kelas.

    • Membantu teman yang kesulitan.

    • Melaksanakan tugas kelompok bersama-sama.

    • Tidak mengejek teman yang berbeda.

    4. Makna Toleransi

    Toleransi adalah sikap menghargai dan menghormati perbedaan yang ada.

    Contoh:

    • Menghargai teman yang berbeda kebiasaan.

    • Tidak mengejek bahasa atau logat teman.

    • Memberikan kesempatan teman menyampaikan pendapat.

    • Menghormati teman ketika sedang beribadah.

    • Mau berteman dengan siapa saja.

    5. Makna Keadilan

    Keadilan berarti memperlakukan orang lain dengan baik dan tidak pilih kasih.

    Contoh:

    • Membagi tugas kelompok secara seimbang.

    • Bergantian menggunakan fasilitas kelas.

    • Tidak mengambil hak teman.

    • Memberikan kesempatan yang sama kepada semua anggota kelompok.


    Refleksi / Kesimpulan : 

    Pembelajaran tentang karakter persatuan, toleransi, dan keadilan mengajarkan siswa pentingnya hidup rukun, saling menghargai, dan memperlakukan orang lain dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga karakter tersebut saling berkaitan dan menjadi dasar untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

    Persatuan berarti mampu hidup bersama, bekerja sama, dan menjaga kerukunan meskipun memiliki perbedaan. Toleransi berarti menghargai perbedaan pendapat, agama, suku, budaya, kebiasaan, maupun kemampuan orang lain tanpa membeda-bedakan. Sementara itu, keadilan berarti memberikan hak kepada setiap orang secara seimbang serta melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.

    Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu menerapkan karakter tersebut dalam kehidupan sehari-hari, seperti bekerja sama saat mengerjakan tugas kelompok, menghargai pendapat teman, tidak mengejek perbedaan, berbagi secara adil, menaati aturan, dan membantu teman yang membutuhkan. 

    Cari Blog Ini

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Senin, 7 September 2026 : Postingan 2 Matematika

       Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd. Mata Pelajaran           : Matematika Hari, Tanggal              :  Senin, 7 Septem...

     

    Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design