Rabu, 04 November 2026

Kamis, 4 November 2026 : Pendidikan Pancasila

 Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Pendidikan Pancasila 

Hari, Tanggal              :  Kamis, 4 November 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                           : Keseimbangan Pemenuhan Hak di Sekolah, di rumah  

Pertemuan Ke             : 2

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik mampu mengenali dan memahami aturan, hak, serta kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah. Peserta didik mampu mengidentifikasi hak yang dimiliki di lingkungan rumah dan sekolah serta menunjukkan perilaku menghargai hak diri sendiri dan orang lain dalam kehidupan sehari-hari sesuai nilai-nilai Pancasila.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian hak dengan benar.
  • Menyebutkan macam-macam hak anak di lingkungan rumah.
  • Menyebutkan macam-macam hak peserta didik di lingkungan sekolah.
  • Menjelaskan contoh pemenuhan hak di lingkungan rumah dan sekolah.
  • Menunjukkan sikap menghargai hak orang lain dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menceritakan pengalaman tentang pemenuhan hak di rumah dan sekolah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat diajak untuk menyadari bahwa setiap anak memiliki hak yang harus dihormati dan dipenuhi, baik di rumah maupun di sekolah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menceritakan pengalaman mendapatkan hak di rumah, seperti mendapatkan makanan, kasih sayang, perlindungan, dan kesempatan belajar.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan Permainan "Kartu Hak di Rumah dan Sekolah", Pembelajaran dilakukan melalui permainan dan kegiatan kelompok agar peserta didik merasa senang, aktif, dan bersemangat.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

1. Peserta didik memahami pengertian hak dan mengenali hak sebagai seorang anak.

2. Peserta didik mengidentifikasi berbagai macam hak anak di lingkungan rumah.

3. Peserta didik mengidentifikasi berbagai macam hak peserta didik di lingkungan sekolah.

4. Peserta didik memahami cara memenuhi hak di rumah dan sekolah serta menghargai hak orang lain.


Materi Pendidikan Pancasila :

Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video Pembelajaran, tanya jawab, bercerita, permainan edukatif. 

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
QS. At-Tahrim: 6
"Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu..."
  • Makna: Ayat ini mewajibkan orang tua dan pendidik untuk mendidik, membimbing, serta membekali anak dengan ilmu agama dan akhlak yang baik agar mereka terjaga dari kesesatan dan keburukan (siksa api neraka)

Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 




1. Pengertian Hak

Hak adalah segala sesuatu yang pantas kita terima atau dapatkan. Setiap anak memiliki hak yang harus dihormati dan dipenuhi oleh orang-orang di sekitarnya.

Hak harus diterima oleh setiap anak tanpa membeda-bedakan suku, agama, jenis kelamin, maupun keadaan keluarganya.

Contoh hak anak:

  • Mendapatkan kasih sayang.

  • Mendapatkan pendidikan.

  • Mendapatkan makanan dan minuman.

  • Mendapatkan perlindungan.

  • Mendapatkan waktu untuk bermain.

  • Mendapatkan kesempatan untuk berpendapat.

2. Hak Anak di Lingkungan Rumah

Rumah merupakan tempat pertama bagi anak untuk mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan perhatian dari keluarga.

Berikut beberapa hak anak di lingkungan rumah:

No.

Hak Anak

Contoh Pemenuhan Hak

1

Mendapat kasih sayang

Orang tua menyayangi dan memperhatikan anak.

2

Mendapat makanan

Orang tua menyediakan makanan bergizi.

3

Mendapat pendidikan

Orang tua mendukung anak untuk belajar.

4

Mendapat perlindungan

Keluarga menjaga anak dari bahaya.

5

Mendapat waktu istirahat

Anak diberikan waktu tidur yang cukup.

6

Mendapat kesempatan bermain

Orang tua memberikan waktu untuk bermain.

7

Menyampaikan pendapat

Anak didengarkan ketika menyampaikan pendapat dengan sopan.


3. Hak Peserta Didik di Lingkungan Sekolah

Sekolah merupakan tempat peserta didik belajar, bermain, dan mengembangkan kemampuan. Setiap peserta didik memiliki hak yang harus dihormati.

Berikut beberapa hak peserta didik di sekolah:

No.

Hak Peserta Didik

Contoh Pemenuhan Hak

1

Mendapatkan pelajaran

Guru mengajarkan materi kepada peserta didik.

2

Mendapat bimbingan guru

Guru membantu ketika peserta didik mengalami kesulitan.

3

Mendapat perlakuan adil

Guru tidak membeda-bedakan peserta didik.

4

Menggunakan fasilitas sekolah

Peserta didik dapat menggunakan perpustakaan.

5

Mendapat lingkungan aman

Sekolah menjaga peserta didik dari perundungan.

6

Menyampaikan pendapat

Peserta didik diberi kesempatan bertanya dan menjawab.

7

Bermain dan beristirahat

Peserta didik mendapat waktu istirahat.

4. Pemenuhan Hak di Lingkungan Rumah dan Sekolah

Pemenuhan hak adalah usaha memberikan sesuatu yang menjadi hak seseorang agar dapat diterima dan dinikmati dengan baik.

A. Pemenuhan hak di rumah

  • Orang tua memberikan makanan dan minuman kepada anak.

  • Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian.

  • Anak mendapatkan tempat tinggal yang aman.

  • Orang tua memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar dan bermain.

  • Anggota keluarga saling mendengarkan pendapat.

B. Pemenuhan hak di sekolah

  • Guru memberikan pembelajaran kepada seluruh peserta didik.

  • Guru membantu peserta didik yang belum memahami pelajaran.

  • Sekolah menyediakan fasilitas belajar.

  • Guru memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk bertanya.

  • Sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

5. Menghargai Hak Orang Lain

Selain menerima hak, kita juga harus menghargai hak orang lain.

Contoh perilaku menghargai hak orang lain:

  1. Tidak mengganggu teman yang sedang belajar.

  2. Mendengarkan ketika teman sedang berbicara.

  3. Tidak merebut barang milik teman.

  4. Memberikan kesempatan kepada teman untuk berpendapat.

  5. Tidak membeda-bedakan teman.

  6. Menggunakan fasilitas sekolah secara bergantian.

Ingat! Setiap orang memiliki hak. Kita harus menghargai hak orang lain agar tercipta kehidupan yang rukun, aman, dan damai.


Refleksi / Kesimpulan : 


Kamis, 5 November 2026 : IPAS Latihan

 Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : IPAS

Hari, Tanggal              :  Kamis, 5 November 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                           : Perubahan Bentuk Energi dalam Kehidupan sehari-hari

Pertemuan Ke             : 5

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik mampu mengenali berbagai bentuk energi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, mengidentifikasi sumber energi dan perubahan bentuk energi pada benda di sekitarnya, serta melakukan pengamatan dan eksperimen sederhana untuk memahami proses perubahan energi. Peserta didik mampu menyampaikan hasil pengamatan secara lisan maupun tertulis dan menunjukkan sikap ingin tahu, teliti, serta bertanggung jawab dalam menggunakan energi.

Tujuan Pembelajaran (TP ):

  • Menjelaskan pengertian energi dengan bahasa sederhana secara tepat.
  • Mengidentifikasi berbagai bentuk energi, seperti energi panas, cahaya, bunyi, gerak, dan listrik.
  • Menjelaskan contoh perubahan bentuk energi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mengidentifikasi perubahan energi pada alat-alat yang digunakan di rumah dan sekolah.
  • Melakukan eksperimen sederhana tentang perubahan bentuk energi dengan mengikuti petunjuk dan aturan keselamatan.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memusatkan perhatian pada materi dan menyadari perubahan energi yang terjadi di sekitarnya.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan konsep perubahan energi dengan pengalaman sehari-hari.
  • Joyful (Menyenangkan): Guru dapat menunjukkan gambar radio, lalu peserta didik menyebutkan perubahan energi yang terjadi.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

1. Peserta didik mengenal pengertian energi dan manfaatnya.

2. Peserta didik mengidentifikasi bentuk-bentuk energi.

3. Peserta didik menjelaskan proses perubahan bentuk energi.

4. Peserta didik melakukan eksperimen sederhana.


Materi IPAS :

Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, Diskusi  

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.

QS. An-Nahl ayat 10

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً

Huwal-lażī anzala minas-samā’i mā’an.

Artinya: “Dialah yang telah menurunkan air dari langit untuk kamu ....”

Hubungan dengan materi IPAS:

  • Air sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

  • Air yang mengalir dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pada pembangkit listrik tenaga air.

  • Ayat ini mengajak peserta didik mensyukuri air sebagai karunia Allah Swt.

Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



1. Pengertian Energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan kegiatan atau menyebabkan perubahan. Kita membutuhkan energi untuk bergerak, belajar, bermain, menyalakan lampu, dan menjalankan berbagai alat.

Contoh sumber energi di sekitar kita adalah matahari, makanan, baterai, dan listrik.

2. Macam-Macam Bentuk Energi

Unsupported client – Canva

a. Energi panas

Energi yang dapat membuat benda menjadi hangat atau meningkatkan suhunya.

Contoh: panas matahari dan panas dari setrika.

Relacionar Columnas: Match the Phrasal Verbs to the Correct Images.

b. Energi cahaya

Energi yang membantu kita melihat benda.

Contoh: cahaya matahari dan cahaya lampu.

Bambino Con Tamburo Vettoriali, Illustrazioni e Clipart

c. Energi bunyi

Energi yang dihasilkan oleh benda yang bergetar dan dapat didengar oleh telinga.

Contoh: bunyi bel, gitar, dan drum.

¿Cuál es la principal diferencia entre rodar y girar para niños? - Giggle Academy Blog

d. Energi gerak

Energi yang dimiliki benda karena bergerak.

Contoh: bola menggelinding, sepeda berjalan, dan kipas berputar.

Bóng đèn sáng nhờ dòng điện | Khám phá - Khoa học & Công nghệ

e. Energi listrik

Energi yang digunakan untuk menjalankan berbagai peralatan listrik.

Contoh: televisi, lampu, dan kipas angin.

Pengertian Perubahan Bentuk Energi

Perubahan bentuk energi adalah proses berubahnya energi dari satu bentuk ke bentuk energi lainnya.

Perubahan energi terjadi di sekitar kita, baik secara alami maupun melalui penggunaan alat. Energi tidak selalu berubah menjadi satu bentuk saja. Terkadang, satu alat menghasilkan beberapa bentuk energi sekaligus.

Proses Perubahan Bentuk Energi

Contoh Proses Perubahan Bentuk Energi

1. Lampu

Energi listrik berubah menjadi energi cahaya dan sebagian menjadi energi panas.

Listrik → Cahaya + Panas

2. Kipas Angin

Energi listrik berubah menjadi energi gerak ketika baling-baling berputar. Kipas juga menghasilkan sedikit bunyi dan panas.

Listrik → Gerak + Bunyi + Panas

3. Radio

Energi listrik berubah menjadi energi bunyi ketika radio mengeluarkan suara.

Listrik → Bunyi

4. Senter

Energi kimia yang tersimpan dalam baterai diubah menjadi energi listrik, kemudian menjadi energi cahaya.

Kimia → Listrik → Cahaya

5. Tumbuhan

Tumbuhan menggunakan energi cahaya matahari untuk membuat makanan. Energi cahaya diubah menjadi energi kimia yang tersimpan dalam makanan tumbuhan melalui fotosintesis.

Cahaya → Kimia

6. Bersepeda

Energi kimia dari makanan digunakan oleh tubuh untuk menggerakkan otot sehingga sepeda dapat bergerak.

Kimia → Gerak

7. Kompor Gas

Energi kimia yang tersimpan dalam gas berubah menjadi energi panas dan cahaya api ketika gas dibakar.

Kimia → Panas + Cahaya

1Lampu menyalaEnergi listrik menjadi energi cahaya dan panas
2Kipas anginEnergi listrik menjadi energi gerak dan bunyi
3Setrika listrikEnergi listrik menjadi energi panas
4RadioEnergi listrik menjadi energi bunyi
5Panel suryaEnergi cahaya matahari menjadi energi listrik
6Tubuh saat berlariEnergi kimia dari makanan menjadi energi gerak dan panas
7Buah jatuh dari pohonEnergi potensial gravitasi menjadi energi gerak
8Baterai pada senterEnergi kimia menjadi energi listrik, lalu menjadi energi cahaya dan panas

Mengapa Energi Dapat Berubah?

Energi dapat berubah bentuk ketika suatu benda atau alat bekerja. Misalnya, kipas angin menggunakan energi listrik untuk memutar baling-baling. Energi listrik berubah menjadi energi gerak, disertai sedikit bunyi dan panas.

Energi tidak selalu hilang ketika berubah bentuk. Energi dapat berpindah atau berubah bentuk, meskipun sebagian energi dapat tersebar ke lingkungan sebagai panas atau bunyi.

Manfaat Perubahan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

Perubahan bentuk energi memberikan banyak manfaat, antara lain:

  1. Membantu manusia melakukan pekerjaan dengan lebih mudah.

  2. Memberikan penerangan ketika malam hari.

  3. Membantu memasak dan menghangatkan makanan.

  4. Membantu manusia berkomunikasi melalui telepon dan radio.

  5. Membantu kendaraan bergerak dari satu tempat ke tempat lain.

  6. Membantu tumbuhan tumbuh dengan memanfaatkan cahaya matahari.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Energi adalah kemampuan untuk ....
a. tidur sepanjang hari
b. melakukan kegiatan atau menyebabkan perubahan
c. membuat semua benda menjadi dingin
d. menghentikan semua gerakan

2. Ketika lampu dinyalakan, energi listrik berubah menjadi energi ....
a. cahaya
b. makanan
c. air
d. tanah

3. Perubahan energi yang terjadi pada kipas angin adalah ....
a. gerak menjadi listrik
b. cahaya menjadi bunyi
c. listrik menjadi gerak
d. panas menjadi makanan

4. Sumber energi yang digunakan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis adalah ....
a. bunyi
b. cahaya matahari
c. suara kendaraan
d. angin dari kipas

5. Ketika kompor gas digunakan untuk memasak, energi kimia berubah terutama menjadi energi ....
a. panas
b. bunyi
c. gerak
d. listrik

B. Isian Singkat

6. Energi yang dapat didengar oleh telinga disebut energi ....

7. Energi yang tersimpan dalam makanan disebut energi ....

8. Pada senter, energi kimia dalam baterai diubah menjadi energi listrik, kemudian menjadi energi ....

9. Saat bel listrik berbunyi, energi listrik berubah menjadi energi ....

10. Salah satu cara menghemat energi listrik adalah ....

C. Soal Uraian

11. Jelaskan pengertian perubahan bentuk energi dengan bahasamu sendiri!

12. Sebutkan tiga contoh perubahan bentuk energi yang kamu temukan di rumah!

13. Jelaskan perubahan energi yang terjadi ketika kamu bersepeda!

14. Mengapa kita harus menghemat energi?

15. Tuliskan dua contoh kegiatan sederhana untuk menghemat energi di sekolah!

I. Kunci Jawaban

Pilihan ganda:

  1. b

  2. a

  3. c

  4. b

  5. a

Isian singkat:
6. Bunyi.
7. Kimia.
8. Cahaya.
9. Bunyi.
10. Mematikan lampu ketika tidak digunakan.

Uraian:
11. Perubahan bentuk energi adalah proses berubahnya energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
12. Contoh: lampu (listrik menjadi cahaya), kipas angin (listrik menjadi gerak), dan kompor gas (kimia menjadi panas).
13. Energi kimia dari makanan digunakan tubuh untuk menggerakkan otot sehingga sepeda bergerak.
14. Agar energi tidak terbuang sia-sia dan sumber energi dapat dimanfaatkan secara bijaksana.
15. Mematikan lampu saat ruangan terang dan mematikan kipas angin ketika tidak digunakan.


Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


Selasa, 03 November 2026

Rabu, 4 November 2026 : Matematika

 Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Matematika

Hari, Tanggal              :  Rabu, 4 November 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                          : Pembagian Bilangan Cacah sampai 1.000

Pertemuan Ke             : 6

Capaian Pembelajaran : 

Murid dapat melakukan operasi pembagian bilangan cacah 1 hingga 100 dengan contoh benda-benda di sekitar. 

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Melakukan pembagian bilangan cacah 1 hingga 100
  • Memahami pembagian sebagai pengurangan berulang.
  • Memahami pembagian sebagai kebalikan dari perkalian.
  • Menyelesaikan permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan pembagian bilangan cacah 1 hingga 100
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat belajar dengan fokus dan teliti dalam memahami pembagian sebagai penguragan berulang. Peserta didik memperhatikan setiap angka, tanda operasi, dan langkah pengurangan agar memperoleh jawaban yang tepat.
    • Meaningful (Bermakna): murid dapat memahami bahwa pembagian digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya menghitung sisa buku dalam beberapa rak, sisa pensil dalam beberapa kotak, sisa buah dalam beberapa keranjang. 
    • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan kartu pembagian, menyusun benda konkret, bekerja dalam kelompok, serta berlomba menemukan pasangan kartu soal dan jawaban dengan tepat. Guru memberikan apresiasi sehingga pembelajaran terasa menyenangkan dan meningkatkan kepercayaan diri peserta didik.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ):

    1. Murid dapat membagi bilangan cacah 1 hingga 100.

    2. Pembagian sebagai kebalikan perkalian

    3. Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan pembagian bilangan cacah 1 hingga 100. 


    Materi Matematika :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, latihan mandiri.  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    QS. Al-Baqarah Ayat 261
    Ayat ini mengumpamakan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. 
    Makna Matematis: Menggambarkan pelipatgandaan pahala secara eksponensial (menjadi 700 kali lipat atau bahkan lebih bagi siapa yang Allah kehendaki). 

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 





    Pengertian Perkalian

    Perkalian adalah penjumlahan berulang dari bilangan yang sama.

    Contoh:

    \(3 \times 4 = 4+4+4=12\)

    Artinya, ada 3 kelompok yang masing-masing berisi 4 benda. Jumlah seluruhnya adalah 12 benda.

    2. Pengertian Pembagian

    Pembagian adalah kegiatan membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok sama banyak.

    Contoh:

    Ibu mempunyai 12 buah jeruk. Jeruk tersebut dibagikan kepada 3 anak dengan jumlah yang sama.

    Setiap anak mendapatkan:

    \(12 : 3 = 4\)

    Jadi, setiap anak mendapatkan 4 buah jeruk.

    Hubungan Pembagian dengan Perkalian

    Pembagian merupakan kebalikan dari perkalian.

    Artinya, jika kita mengetahui hasil perkalian, kita dapat menggunakan perkalian tersebut untuk mencari hasil pembagian.

    Perhatikan contoh berikut!

    Contoh hubungan perkalian dan pembagian

    4 × 3 = 12

    Empat kelompok, setiap kelompok berisi tiga apel.

    Dari perkalian tersebut, kita mendapatkan dua kalimat pembagian:

    12 : 3 = 4

    12 : 4 = 3

    Jadi, perkalian dan pembagian saling berhubungan.

    4. Cara Menentukan Hasil Pembagian dengan Perkalian

    Perhatikan contoh berikut:

    Contoh 1:

    (20 : 5 = ...)

    Langkah penyelesaian:

    1. Ingat kembali perkalian 5.

    2. Cari bilangan yang jika dikalikan 5 hasilnya 20.

    3. Karena (5 x 4 = 20), maka:

    [ 20 : 5 = 4 ]

    Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

    Contoh 1: Membagikan Permen

    Rina mempunyai 15 permen. Permen dibagikan kepada 5 temannya sama banyak.

    \(15 : 5 = 3\)

    Setiap anak mendapatkan 3 permen.

    Contoh 2: Membagikan Buku

    Ada 24 buku yang akan diletakkan pada 6 meja sama banyak.

    (24 : 6 = 4)

    Setiap meja mendapatkan 4 buku.

    Contoh 3: Mengisi Keranjang

    Ayah mempunyai 30 jeruk. Jeruk dimasukkan ke dalam 5 keranjang sama banyak.

    (30 : 5 = 6)

    Setiap keranjang berisi 6 jeruk.




    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


    Senin, 02 November 2026

    Selasa, 3 November 2026 : Bahasa Indonesia

    Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Bahasa Indonesia

    Hari, Tanggal              :  Selasa, 3 November 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                     : Mengenal Komponen Berbicara Santun (Pilihan kata, volume, intonasi dan gestur)   

    Pertemuan Ke             : 1

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu berbicara dengan santun menggunakan pilihan kata yang tepat, volume suara yang sesuai, intonasi yang jelas, serta gestur tubuh yang baik dalam berbagai situasi komunikasi sehari-hari. Peserta didik juga mampu menyampaikan pendapat, bertanya, menjawab, dan menanggapi pembicaraan orang lain dengan bahasa yang baik dan penuh rasa hormat.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): 

    • Menjelaskan pengertian berbicara santun dengan benar.

    • Mengidentifikasi empat komponen berbicara santun, yaitu pilihan kata, volume suara, intonasi, dan gestur.

    • Membedakan penggunaan kata-kata santun dan tidak santun dalam percakapan sehari-hari.

    • Mempraktikkan volume suara yang sesuai ketika berbicara.

    • Menggunakan intonasi yang tepat saat bertanya, menjawab, dan menyampaikan pendapat.

    • Mempraktikkan gestur tubuh yang sopan ketika berbicara dengan orang lain.

    • Melakukan percakapan sederhana dengan menerapkan komponen berbicara santun di lingkungan rumah dan sekolah.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyadari pentingnya berbicara santun dan menghargai orang lain ketika berkomunikasi.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menceritakan pengalaman ketika meminta bantuan kepada orang tua. Murid dapat menghubungkan materi berbicara santun dengan pengalaman nyata di rumah dan sekolah. 
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat menyebutkan kata-kata santun seperti maaf, tolong, permisi, dan terima kasih. guru mengucapkan satu kalimat dengan berbagai intonasi, kemudian peserta didik menebak maksudnya.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1. Peserta didik mengenal pengertian berbicara santun.

    2. Peserta didik memahami pilihan kata yang baik dan sopan.

    3. Peserta didik memahami penggunaan volume suara yang sesuai.

    4. Peserta didik mengenal intonasi dalam berbicara.

    5. Peserta didik memahami gestur tubuh yang baik saat berbicara.

    6. Peserta didik mempraktikkan percakapan santun dalam kehidupan sehari-hari.


    Materi Bahasa Indonesia :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Tanya jawab, diskusi, demonstrasi, penugasan, dan permainan bahasa. 

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Bunyi singkat: "Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar)."

    Video Pembelajaran : 


    Materi Pembelajaran

    1. Pengertian Berbicara Santun

    Berbicara santun adalah cara menyampaikan sesuatu kepada orang lain menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan tidak menyakiti perasaan orang lain.

    Berbicara santun menunjukkan bahwa kita menghargai dan menghormati orang yang sedang diajak berbicara.

    Contoh perilaku berbicara santun:

    • Mengucapkan salam ketika bertemu guru.

    • Menggunakan kata tolong ketika meminta bantuan.

    • Mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan.

    • Mengucapkan maaf ketika melakukan kesalahan.

    • Mendengarkan orang lain ketika sedang berbicara.

    2. Komponen Berbicara Santun

    Ada empat komponen penting yang perlu diperhatikan ketika berbicara santun.

    A. Pilihan Kata

    Pilihan kata adalah kata-kata yang kita gunakan ketika berbicara dengan orang lain.

    Gunakan kata-kata yang baik, sopan, dan mudah dipahami.

    Contoh:

    • Santun: "Tolong ambilkan buku saya."

    • Tidak santun: "Ambilkan buku itu!"

    • Santun: "Maaf, boleh saya bertanya?"

    B. Volume Suara

    Volume suara adalah keras atau pelannya suara ketika berbicara.

    Berbicaralah dengan suara yang jelas dan sesuai keadaan.

    Contoh:

    • Di perpustakaan: berbicara dengan suara pelan.

    • Di kelas: berbicara dengan suara yang jelas.

    • Di lapangan: boleh menggunakan suara lebih keras agar terdengar.

    Hindari berteriak ketika berbicara dengan orang lain.

    C. Intonasi

    Intonasi adalah tinggi rendahnya nada suara ketika berbicara.

    Intonasi membantu orang lain memahami maksud pembicaraan kita.

    Contoh:

    • Kalimat berita: "Hari ini saya belajar Bahasa Indonesia." (nada biasa).

    • Kalimat tanya: "Apakah kamu sudah makan?" (nada bertanya).

    • Kalimat perintah: "Silakan duduk dengan tertib." (nada tegas tetapi sopan).

    • Kalimat kagum: "Wah, gambarmu bagus sekali!" (nada gembira).

    D. Gestur

    Gestur adalah gerakan tubuh yang digunakan untuk membantu menyampaikan pesan ketika berbicara.

    Contoh gestur yang santun:

    • Menatap lawan bicara dengan wajar.

    • Tersenyum dengan ramah.

    • Menganggukkan kepala ketika memahami pembicaraan.

    • Menggunakan gerakan tangan yang sopan.

    • Berdiri atau duduk dengan sikap yang baik.

    Hindari menunjuk wajah orang lain, membelakangi lawan bicara, atau bermain sendiri ketika orang lain berbicara.

    E. Contoh Percakapan Berbicara Santun

    Situasi: Meminjam Pensil kepada Teman

    Alya: "Rani, bolehkah aku meminjam pensilmu?"

    Rani: "Tentu, Alya. Silakan gunakan."

    Alya: "Terima kasih, Rani."

    Rani: "Sama-sama."

    Komponen berbicara santun dalam percakapan tersebut:

    1. Pilihan kata: menggunakan kata bolehkah, silakan, dan terima kasih.

    2. Volume suara: berbicara dengan suara jelas dan tidak berteriak.

    3. Intonasi: menggunakan nada bertanya ketika meminta izin.

    4. Gestur: tersenyum, menghadap teman, dan menggunakan gerakan tubuh yang sopan.

    F. Penerapan Berbicara Santun dalam Kehidupan Sehari-hari

    Lingkungan

    Contoh Berbicara Santun

    Rumah

    "Bu, bolehkah saya membantu memasak?"

    Sekolah

    "Bu Guru, izin bertanya."

    Perpustakaan

    Berbicara pelan agar tidak mengganggu orang lain.

    Bermain

    "Ayo, kita bermain bersama."

    Dengan teman

    "Maaf, aku tidak sengaja."


    I. Latihan Soal

    A. Pilihan Ganda

    Pilihlah jawaban yang paling tepat!

    1. Berbicara santun berarti berbicara menggunakan bahasa yang ....

    • A. kasar

    • B. sopan

    • C. keras

    • D. marah

    2. Ketika meminta bantuan kepada teman, sebaiknya kita mengucapkan kata ....

    • A. pergi

    • B. cepat

    • C. tolong

    • D. diam

    3. Keras dan pelannya suara disebut ....

    • A. gestur

    • B. intonasi

    • C. volume suara

    • D. pilihan kata

    4. Tinggi rendahnya nada suara ketika berbicara disebut ....

    • A. intonasi

    • B. gestur

    • C. volume

    • D. gerakan

    5. Contoh gestur yang baik ketika berbicara adalah ....

    • A. membelakangi teman

    • B. bermain sendiri

    • C. tersenyum dan menghadap lawan bicara

    • D. menunjuk wajah teman

    B. Isian Singkat

    1. Empat komponen berbicara santun adalah ....

    2. Ketika melakukan kesalahan, kita sebaiknya mengucapkan ....

    3. Saat berada di perpustakaan, kita harus berbicara dengan suara ....

    4. Gerakan tubuh ketika berbicara disebut ....

    5. Ketika menerima bantuan, kita mengucapkan ....

    Kunci Jawaban

    Pilihan Ganda: 1. B, 2. C, 3. C, 4. A, 5. C.

    Isian:

    1. Pilihan kata, volume suara, intonasi, dan gestur.

    2. Maaf.

    3. Pelan.

    4. Gestur.

    5. Terima kasih.



    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 

    Berbicara santun adalah cara menyampaikan pikiran, perasaan, dan pendapat kepada orang lain dengan menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan menghargai lawan bicara. Dalam berbicara santun, terdapat empat komponen penting yang harus diperhatikan, yaitu:

    1. Pilihan Kata: Menggunakan kata-kata yang sopan, seperti tolong, maaf, terima kasih, dan permisi.

    2. Volume Suara: Mengatur keras dan pelannya suara agar terdengar jelas dan tidak mengganggu orang lain.

    3. Intonasi: Menggunakan tinggi rendah nada suara yang sesuai dengan maksud pembicaraan.

    4. Gestur: Menggunakan gerakan tubuh, ekspresi wajah, dan sikap yang baik saat berbicara.

    Dengan memahami keempat komponen tersebut, peserta didik diharapkan mampu berkomunikasi dengan santun, percaya diri, menghargai orang lain, serta menciptakan hubungan yang baik dengan teman, guru, dan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

    Pesan Pembelajaran: Mari membiasakan diri berbicara dengan kata-kata yang baik, suara yang sopan, intonasi yang tepat, dan sikap tubuh yang santun agar menjadi anak yang berkarakter baik.

    Cari Blog Ini

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Kamis, 4 November 2026 : Pendidikan Pancasila

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd. Mata Pelajaran           : Pendidikan Pancasila  Hari, Tanggal              :  Kamis...

     

    Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design