Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa
Alat Peraga : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Materi Pendidikan Pancasila :
Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa,
Let's chek it out!! ^^
Pengertian Identitas Diri
Identitas diri adalah ciri khas yang dimiliki oleh setiap orang. Setiap anak memiliki identitas diri yang berbeda-beda dan semua harus saling menghargai.
1. Jenis Kelamin
Jenis kelamin adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
👦 Laki-laki
👧 Perempuan
2. Ciri-Ciri Fisik
Ciri-ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat. Contoh ciri-ciri fisik:
Warna kulit: putih, sawo matang, cokelat
Rambut: lurus, keriting, pendek, panjang
Tinggi badan: tinggi, sedang, pendek
Mata: besar, kecil
3. Hobi
Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
Contoh hobi:
Membaca buku 📚
Menggambar 🎨
Bermain bola ⚽
Menyanyi 🎤
Menari 💃
Bersepeda 🚲
SUMATIF 1 PENDIDIKAN PANCASILA
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat mengerjakan soal sumatif 1 pengalaman visual
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengerjakan soal sumatif 1 pengalaman visual
Materi Seni Rupa
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!
Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar
Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan
Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan
2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman.
Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas
3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas
Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar.
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Muridmampumenunjukkanketerampilanmenulispermulaandenganbenardiataskertasdan/ataumelaluimediadigital.Muridmampumengembangkantulisan tanganyangsemakinbaik. Murid mampumenulisberbagaitekstentangdiri,keluarga,dan/ataulingkungandenganbeberapakalimat sederhana.
AlurTujuan Pembelajaran (ATP):
Murid dapat memahami penggunaan kata "Tolong, Maaf, Permisi dan Terima Kasih".
Tujuan Pembelajaran (TP):
Memahami penggunaan kata Terimakasih dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Materi Bahasa Indonesia :
Simak video pembelajaran berikut ya ...
Kata “permisi” adalah kata sopan yang digunakan ketika kita ingin lewat, memotong pembicaraan, atau meminta perhatian orang lain dengan cara yang santun.
Manfaat Mengucapkan “Permisi”
Menunjukkan sikap sopan dan santun.
Menghargai orang lain.
Membantu menjaga suasana tetap tertib dan nyaman.
Mencerminkan perilaku berakhlak baik.
Contoh Penggunaan Kata “Permisi”
1. Di Rumah
“Permisi, Bu, saya mau lewat.”
“Permisi, Ayah, saya ingin bertanya.”
2. Di Sekolah
“Permisi, Bu Guru, saya mau ke toilet.”
“Permisi, boleh saya duduk di sini?”
3. Di Lingkungan Sekitar
“Permisi, Pak, saya mau lewat.”
“Permisi, Bu, boleh bertanya?”
Kata “permisi” adalah kata sopan yang digunakan ketika kita ingin lewat, memotong pembicaraan, atau meminta perhatian orang lain dengan cara yang santun.
Manfaat Mengucapkan “Permisi”
Menunjukkan sikap sopan dan santun.
Menghargai orang lain.
Membantu menjaga suasana tetap tertib dan nyaman.
Mencerminkan perilaku berakhlak baik.
Contoh Penggunaan Kata “Permisi”
1. Di Rumah
“Permisi, Bu, saya mau lewat.”
“Permisi, Ayah, saya ingin bertanya.”
2. Di Sekolah
“Permisi, Bu Guru, saya mau ke toilet.”
“Permisi, boleh saya duduk di sini?”
3. Di Lingkungan Sekitar
“Permisi, Pak, saya mau lewat.”
“Permisi, Bu, boleh bertanya?”
Latihan Soal!
Isilah titik-titik dengan kata yang tepat: tolong, maaf, permisi, atau terima kasih!
Jika ingin meminta bantuan, kita mengucapkan kata __________.
Saat tidak sengaja menabrak teman, kita harus berkata __________.
Ketika melewati orang lain, sebaiknya kita berkata __________.
Setelah dibantu oleh guru, kita mengucapkan __________.
Ani berkata, “__________, boleh saya pinjam pensilmu?”
“__________ ya Bu, saya terlambat masuk kelas,” kata Budi.
Sebelum masuk ke ruang guru, kita mengucapkan __________.
Setelah menerima hadiah dari orang tua, kita berkata __________.
Jika ingin dibantu mengambilkan buku, ucapkan __________.
Ketika berbuat salah kepada teman, kita harus mengucapkan __________.
SUMATIF 1 BAHASA INDONESIA
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat mengurutkan bilangan sampai 20
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengurutkan bilangan sampai 20
Materi Pembelajaran :
Materi Matematika
Mengurutkan bilangan adalah menyusun angka secara teratur sesuai urutan. Urutan bilangan dapat dilakukan:
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat mengurutkan bilangan sampai 20
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengurutkan bilangan sampai 20
Materi Pembelajaran :
Materi Matematika
Mengurutkan bilangan adalah menyusun angka secara teratur sesuai urutan. Urutan bilangan dapat dilakukan:
Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
Materi Seni Rupa
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!
Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar
Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan
Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan
2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman.
Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas
3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas
Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar.
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia
Alat Peraga : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Materi Pendidikan Pancasila :
Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa,
Let's chek it out!! ^^
Pengertian Identitas Diri
Identitas diri adalah ciri khas yang dimiliki oleh setiap orang. Setiap anak memiliki identitas diri yang berbeda-beda dan semua harus saling menghargai.
1. Jenis Kelamin
Jenis kelamin adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
👦 Laki-laki
👧 Perempuan
2. Ciri-Ciri Fisik
Ciri-ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat. Contoh ciri-ciri fisik:
Warna kulit: putih, sawo matang, cokelat
Rambut: lurus, keriting, pendek, panjang
Tinggi badan: tinggi, sedang, pendek
Mata: besar, kecil
3. Hobi
Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
Contoh hobi:
Membaca buku 📚
Menggambar 🎨
Bermain bola ⚽
Menyanyi 🎤
Menari 💃
Bersepeda 🚲
Capaian Pembelajaran (CP):
Muridmampumenunjukkanketerampilanmenulispermulaandenganbenardiataskertasdan/ataumelaluimediadigital.Muridmampumengembangkantulisan tanganyangsemakinbaik. Murid mampumenulisberbagaitekstentangdiri,keluarga,dan/ataulingkungandenganbeberapakalimat sederhana.
AlurTujuan Pembelajaran (ATP):
Murid dapat memahami penggunaan kata "Tolong, Maaf, Permisi dan Terima Kasih".
Tujuan Pembelajaran (TP):
Memahami penggunaan kata Terimakasih dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Materi Bahasa Indonesia :
Simak video pembelajaran berikut ya ...
Kata “permisi” adalah kata sopan
yang digunakan ketika kita ingin lewat, memotong pembicaraan, atau meminta
perhatian orang lain dengan cara yang santun.
Manfaat Mengucapkan “Permisi”
Menunjukkan sikap sopan dan
santun.
Menghargai orang lain.
Membantu menjaga suasana
tetap tertib dan nyaman.
Mencerminkan perilaku
berakhlak baik.
Contoh Penggunaan Kata “Permisi”
1. Di Rumah
“Permisi, Bu, saya mau lewat.”
“Permisi, Ayah, saya ingin
bertanya.”
2. Di Sekolah
“Permisi, Bu Guru, saya mau
ke toilet.”
“Permisi, boleh saya duduk di
sini?”
3. Di Lingkungan Sekitar
“Permisi, Pak, saya mau
lewat.”
“Permisi, Bu, boleh
bertanya?”
Kata “permisi” adalah kata sopan
yang digunakan ketika kita ingin lewat, memotong pembicaraan, atau meminta
perhatian orang lain dengan cara yang santun.
Manfaat Mengucapkan “Permisi”
Menunjukkan sikap sopan dan
santun.
Menghargai orang lain.
Membantu menjaga suasana
tetap tertib dan nyaman.
Mencerminkan perilaku
berakhlak baik.
Contoh Penggunaan Kata “Permisi”
1. Di Rumah
“Permisi, Bu, saya mau lewat.”
“Permisi, Ayah, saya ingin
bertanya.”
2. Di Sekolah
“Permisi, Bu Guru, saya mau
ke toilet.”
“Permisi, boleh saya duduk di
sini?”
3. Di Lingkungan Sekitar
“Permisi, Pak, saya mau
lewat.”
“Permisi, Bu, boleh
bertanya?”
Latihan Soal!
Isilah titik-titik dengan kata yang tepat: tolong, maaf, permisi, atau terima kasih!
Jika ingin meminta bantuan, kita mengucapkan kata __________.
Saat tidak sengaja menabrak teman, kita harus berkata __________.
Ketika melewati orang lain, sebaiknya kita berkata __________.
Setelah dibantu oleh guru, kita mengucapkan __________.
Ani berkata, “__________, boleh saya pinjam pensilmu?”
“__________ ya Bu, saya terlambat masuk kelas,” kata Budi.
Sebelum masuk ke ruang guru, kita mengucapkan __________.
Setelah menerima hadiah dari orang tua, kita berkata __________.
Jika ingin dibantu mengambilkan buku, ucapkan __________.
Ketika berbuat salah kepada teman, kita harus mengucapkan __________.