Kamis, 27 Agustus 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 3C : IPAS dan Seni Rupa

 Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Hari, Tanggal             :  Jumat, 28 Agustus 2026

Fase / Kelas                  : B / 3C

Mata Pelajaran           : IPAS dan Seni Rupa

Materi                            : Siklus Tumbuhan Biji dan Unsur-unsur Warna 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

🌸 Apresiasi 🌸

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

🌼 Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.

🕌 Sekarang kita akan melaksanakan shalat Dhuha berjamaah dilanjutkan dengan murojaah surat-surat pendek.

📖 Sebelumnya, mari kita membaca doa sebelum belajar agar Allah memberikan ilmu yang bermanfaat dan memudahkan kita memahami pelajaran.

Aamiin Yaa Rabbal Alamin... 🤲📚

Selamat belajar, anak-anak hebat! Semoga Allah memberkahi setiap langkah kita. Aamiin. 🌟

Capaian Pembelajaran (CP)  : 

Peserta didik mampu memahami berbagai proses pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup serta mengidentifikasi tahapan siklus hidup tumbuhan. Peserta didik dapat mengamati perubahan yang terjadi pada tumbuhan, mengurutkan tahapan pertumbuhannya, serta menunjukkan kepedulian terhadap tumbuhan dan lingkungan di sekitarnya.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

1. Menjelaskan pengertian siklus hidup tumbuhan.

2. Menjelaskan pengertian tumbuhan berbiji.

3. Mengidentifikasi tahapan siklus hidup tumbuhan berbiji.

4. Mengurutkan tahapan siklus hidup tumbuhan berbiji dengan benar.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

1. Peserta didik mengenal pengertian siklus hidup dan memahami bahwa tumbuhan mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

2. Peserta didik mengenal tumbuhan berbiji dan bagian penting yang berperan dalam perkembangbiakannya.

3. Peserta didik mengamati tahapan pertumbuhan tumbuhan berbiji mulai dari biji.

4. Peserta didik mengurutkan tahapan siklus hidup tumbuhan berbiji.

Model / Metode : Discovery Learning

Materi Ipas : 

1. Pengertian Siklus Hidup

Siklus hidup adalah tahapan kehidupan makhluk hidup sejak awal kehidupan, tumbuh dan berkembang, hingga menghasilkan keturunan.

Tumbuhan juga memiliki siklus hidup. Tumbuhan berbiji biasanya memulai kehidupannya dari biji, kemudian tumbuh menjadi tanaman muda, tanaman dewasa, berbunga, menghasilkan buah dan biji baru.

2. Apa Itu Tumbuhan Berbiji?

Tumbuhan berbiji adalah tumbuhan yang berkembang biak dengan menghasilkan biji.

Contoh tumbuhan berbiji antara lain:

  • Mangga
  • Jeruk
  • Apel
  • Kacang hijau
  • Jagung
  • Kacang tanah
  • Cabai
  • Tomat

Biji dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru jika mendapatkan kondisi yang sesuai.

3. Tahapan Siklus Hidup Tumbuhan Berbiji

Secara sederhana, siklus hidup tumbuhan berbiji dapat digambarkan sebagai berikut:

Biji → Berkecambah → Tumbuhan muda → Tumbuhan dewasa → Berbunga → Berbuah dan menghasilkan biji → Biji baru

a. Biji

Siklus hidup tumbuhan berbiji dapat dimulai dari biji.

Di dalam biji terdapat calon tumbuhan baru. Biji memiliki bagian yang dapat melindungi calon tumbuhan dan menyediakan makanan awal untuk pertumbuhan.

Contoh: biji kacang hijau, biji mangga, dan biji jagung.

b. Perkecambahan

Jika mendapatkan air, udara, dan kondisi yang sesuai, biji mulai berkecambah.

Akar kecil mulai tumbuh ke bawah. Setelah itu, batang dan daun kecil mulai muncul ke atas.

c. Tumbuhan Muda

Setelah berkecambah, tumbuhan menjadi tumbuhan muda.

Tumbuhan mulai memiliki akar, batang, dan daun yang berkembang. Daun membantu tumbuhan membuat makanan dengan bantuan cahaya matahari.

d. Tumbuhan Dewasa

Tumbuhan terus tumbuh hingga menjadi tumbuhan dewasa.

Tumbuhan dewasa memiliki akar, batang, dan daun yang lebih berkembang. Pada tumbuhan tertentu, tumbuhan dewasa mulai menghasilkan bunga.

e. Bunga

Bunga merupakan bagian penting pada banyak tumbuhan berbiji karena berperan dalam proses perkembangbiakan.

Bunga dapat mengalami penyerbukan sehingga memungkinkan terbentuknya biji.

f. Buah dan Biji

Setelah proses perkembangbiakan berlangsung, pada banyak tumbuhan akan terbentuk buah yang di dalamnya terdapat biji.

Biji tersebut dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru.

Dengan demikian, siklus hidup tumbuhan berbiji kembali berawal dari biji.

4. Kebutuhan Tumbuhan untuk Tumbuh

Agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, tumbuhan membutuhkan:

  1. Air – membantu berbagai proses kehidupan tumbuhan.
  2. Cahaya matahari – membantu tumbuhan membuat makanan.
  3. Udara – diperlukan dalam proses kehidupan tumbuhan.
  4. Tanah dan unsur hara – membantu menyediakan tempat tumbuh serta zat yang diperlukan tumbuhan.
  5. Suhu yang sesuai – membantu tumbuhan tumbuh dengan baik.

5. Contoh Siklus Hidup Kacang Hijau

Perhatikan urutan berikut:

Biji kacang hijau → berkecambah → tumbuhan muda → tumbuhan dewasa → berbunga → menghasilkan buah dan biji → biji baru

Contoh pengamatan sederhana:

Hari ke-1: Biji kacang hijau ditanam di tanah yang lembap.

Hari ke-2–3: Biji mulai membengkak dan akar kecil mulai muncul.

Hari ke-4–5: Batang dan daun kecil mulai tumbuh.

Hari berikutnya: Tanaman semakin tinggi dan daunnya bertambah.

Jika terus dirawat dengan baik, tanaman dapat tumbuh menjadi tanaman dewasa dan pada waktunya menghasilkan bunga serta biji baru.

6. Cara Merawat Tumbuhan

Kita dapat membantu tumbuhan tumbuh dengan baik melalui beberapa tindakan, yaitu:

  • Menyiram tanaman secukupnya.
  • Meletakkan tanaman di tempat yang mendapatkan cahaya matahari sesuai kebutuhannya.
  • Menjaga tanah tetap baik untuk pertumbuhan tanaman.
  • Tidak merusak atau mencabut tanaman sembarangan.
  • Membersihkan lingkungan sekitar tanaman.
  • Memberikan pupuk sesuai kebutuhan tanaman.

7. Kesimpulan

Tumbuhan berbiji mengalami siklus hidup. Siklus tersebut dapat dimulai dari biji, berkecambah, tumbuhan muda, tumbuhan dewasa, berbunga, menghasilkan buah dan biji, kemudian terbentuk biji baru. Biji baru tersebut dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru.

Pertumbuhan tumbuhan membutuhkan air, cahaya matahari, udara, tanah atau media tumbuh, unsur hara, dan kondisi lingkungan yang sesuai. Oleh karena itu, kita harus menjaga dan merawat tumbuhan dengan baik.

Jawablah pertanyaan berikut:

  1. Dari mana siklus hidup tumbuhan berbiji dapat dimulai?
  2. Apa yang terjadi ketika biji mulai berkecambah?
  3. Apa saja yang dibutuhkan tumbuhan untuk tumbuh?
  4. Mengapa kita harus merawat tumbuhan?
  5. Apa yang dapat kamu lakukan untuk menjaga tumbuhan di lingkungan sekolah dan rumah?

V

Video Pembelajaran : 


Refleksi / Kesimpulan : 



Capaian Pembelajaran (CP)  : 

Peserta didik mampu mengenal warna sebagai salah satu unsur seni rupa, mengidentifikasi warna primer dan sekunder, memahami pencampuran warna sederhana, serta menggunakan berbagai warna untuk mengekspresikan ide dan pengalaman melalui karya seni rupa.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 

  1. Menjelaskan pengertian warna sebagai salah satu unsur seni rupa dengan bahasa sederhana.
  2. Mengidentifikasi warna primer, yaitu merah, kuning, dan biru.
  3. Mengidentifikasi warna sekunder, yaitu hijau, jingga/oranye, dan ungu.
  4. Menjelaskan hasil pencampuran dua warna primer.
  5. Mencoba mencampurkan warna untuk menghasilkan warna baru.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) : 

1. Peserta didik mengenal warna sebagai salah satu unsur seni rupa melalui kegiatan mengamati benda dan gambar di lingkungan sekitar.
2. Peserta didik mengidentifikasi dan mengelompokkan warna berdasarkan jenisnya.
3. Peserta didik menjelaskan hubungan antara warna primer dan warna sekunder.
4. Peserta didik melakukan percobaan sederhana mencampurkan dua warna primer untuk menghasilkan warna baru.
5. Peserta didik mengamati dan menjelaskan perubahan warna yang terjadi setelah pencampuran.

Materi Seni Rupa 

A. Pengertian Warna Primer (Warna Utama)

Warna Primer adalah warna dasar/utama yang tidak dapat dihasilkan dari pencampuran warna-warna lainnya. Warna primer menjadi bahan dasar untuk membentuk semua jenis warna lain.

Jenis-Jenis Warna Primer:

  1. Merah (Red)

  2. Kuning (Yellow)

  3. Biru (Blue)


B. Pengertian Warna Sekunder (Warna Turunan Pertama)

Warna Sekunder adalah warna yang dihasilkan dari pencampuran dua warna primer dengan proporsi seimbang (1:1).

Rumus Pencampuran Warna Sekunder:

Campuran Warna PrimerWarna Sekunder
Merah + Kuning🟠 Jingga
Kuning + Biru🟢 Hijau
Biru + Merah🟣 Ungu

Jadi, terdapat tiga warna sekunder, yaitu:

  • 🟠 Jingga
  • 🟢 Hijau
  • 🟣 Ungu

Warna Tersier

Warna tersier adalah warna yang diperoleh dari campuran satu warna primer dengan satu warna sekunder yang berdekatan pada lingkaran warna.

Contohnya:

CampuranWarna Tersier
Merah + JinggaMerah-jingga
Kuning + JinggaKuning-jingga
Kuning + HijauKuning-hijau
Biru + HijauBiru-hijau
Biru + UnguBiru-ungu
Merah + UnguMerah-ungu

C. Rangkuman Ringkas

Jenis WarnaDefinisiAnggota Warna
PrimerWarna dasar yang murniMerah, Kuning, Biru
SekunderHasil campuran 2 warna primerOranye, Hijau, Ungu


LATIHAN SOAL SENI RUPA

A. Pilihan Ganda

  1. Warna yang tidak bisa dihasilkan dari pencampuran warna lain dinamakan warna...                                                                                                                                              A. Sekunder

    B. Tersier

    C. Primer

    D. Netral

  2. Kelompok warna di bawah ini yang semuanya termasuk ke dalam warna primer adalah... A. Merah, Kuning, Hijau

    B. Merah, Kuning, Biru

    C. Biru, Hijau, Ungu

    D. Oranye, Hijau, Ungu

  3. Warna hijau merupakan hasil pencampuran dari dua warna primer, yaitu... A. Merah dan Biru

    B. Merah dan Kuning

    C. Kuning dan Biru

    D. Biru dan Hitam

  4. Jika kamu mencampurkan cat berwarna merah dan biru dengan jumlah yang sama, warna baru yang akan terbentuk adalah... A. Hijau

    B. Oranye

    C. Ungu

    D. Cokelat

  5. Di bawah ini yang bukan merupakan warna sekunder adalah...                          A. Oranye

    B. Hijau

    C. Ungu

    D. Biru

B. Soal Isian Singkat

  1. Hasil pencampuran warna merah dan kuning dinamakan warna _____________.

  2. Sebutkan 3 warna primer dalam teori seni rupa!

  3. Warna sekunder terbentuk dari pencampuran _____ warna primer dengan perbandingan seimbang.


Rabu, 26 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 3C : IPAS dan Pendidikan Pancasila

 Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Hari, Tanggal             :  Kamis, 27 Agustus 2026

Fase / Kelas                  : B / 3C

Mata Pelajaran           : IPAS dan Pendidikan Pancasila

Materi                        : Siklus makhluk hidup dan Karakter Persatuan, Toleransi, dan Keadilan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

🌸 Apresiasi 🌸

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

🌼 Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.

🕌 Sekarang kita akan melaksanakan shalat Dhuha berjamaah dilanjutkan dengan murojaah surat-surat pendek.

📖 Sebelumnya, mari kita membaca doa sebelum belajar agar Allah memberikan ilmu yang bermanfaat dan memudahkan kita memahami pelajaran.

Aamiin Yaa Rabbal Alamin... 🤲📚

Selamat belajar, anak-anak hebat! Semoga Allah memberkahi setiap langkah kita. Aamiin. 🌟

Capaian Pembelajaran (CP)  : 

Peserta didik mampu memahami berbagai konsep tentang alam dan kehidupan melalui kegiatan mengamati, menanya, menyelidiki, mengolah informasi, dan mengomunikasikan hasilnya. Pada materi ini, peserta didik diharapkan mampu membuat simulasi menggunakan gambar, bagan, atau alat bantu sederhana tentang siklus hidup makhluk hidup

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

1. Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup dengan benar.

2. Menjelaskan perbedaan makhluk hidup dan benda tak hidup.

3. Memberikan contoh makhluk hidup yang terdapat di lingkungan sekitar.

4. Menjelaskan pengertian siklus hidup dengan bahasa sederhana.

5. Mengidentifikasi tahapan siklus hidup manusia, hewan, dan tumbuhan.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

1. Peserta didik mengenali berbagai makhluk hidup di lingkungan sekitar.

2. Peserta didik mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup.

3. Peserta didik membedakan makhluk hidup dan benda tak hidup.

4. Peserta didik menjelaskan pengertian siklus hidup.

5. Peserta didik mengidentifikasi tahapan siklus hidup makhluk hidup. 

Model / Metode : Discovery Learning

Materi Ipas : 

Video Pembelajaran : 

1. Pengertian Makhluk Hidup

Makhluk hidup adalah sesuatu yang dapat melakukan berbagai proses kehidupan, seperti tumbuh, bernapas, membutuhkan makanan dan air, bergerak, berkembang biak, serta memberikan respons terhadap lingkungan.

Contoh makhluk hidup:

  • Manusia
  • Kucing
  • Ayam
  • Ikan
  • Kupu-kupu
  • Pohon
  • Bunga
  • Rumput

Sedangkan benda seperti meja, kursi, buku, pensil, dan batu merupakan benda tak hidup.

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

a. Makhluk hidup membutuhkan makanan dan air

Manusia membutuhkan makanan dan minuman agar dapat tumbuh dan beraktivitas.

Hewan juga membutuhkan makanan dan air.

Tumbuhan membutuhkan air dan memperoleh makanan melalui proses fotosintesis.

Contoh:

  • Manusia makan nasi dan minum air.
  • Ayam makan biji-bijian.
  • Sapi makan rumput.
  • Tumbuhan membutuhkan air.

b. Makhluk hidup bernapas

Makhluk hidup melakukan pernapasan untuk memperoleh oksigen atau melakukan pertukaran gas sesuai jenis makhluk hidupnya.

Contoh:

  • Manusia bernapas menggunakan paru-paru.
  • Ikan menggunakan insang.
  • Tumbuhan melakukan pertukaran gas melalui bagian-bagian tertentu, terutama stomata pada daun.

c. Makhluk hidup dapat bergerak

Makhluk hidup dapat melakukan gerakan.

Contoh:

  • Manusia berjalan dan berlari.
  • Burung terbang.
  • Ikan berenang.
  • Kucing berjalan.
  • Tumbuhan dapat menunjukkan gerak tertentu, misalnya bunga matahari mengikuti arah cahaya.

d. Makhluk hidup tumbuh dan berkembang

Makhluk hidup mengalami perubahan ukuran dan perkembangan selama hidupnya.

Contoh:

Bayi → anak-anak → remaja → dewasa.

Biji → kecambah → tanaman kecil → tanaman dewasa

e. Makhluk hidup berkembang biak

Makhluk hidup berkembang biak untuk menghasilkan keturunan.

Contoh:

  • Ayam bertelur.
  • Kucing melahirkan anak.
  • Tumbuhan menghasilkan biji.

f. Makhluk hidup peka terhadap rangsangan

Makhluk hidup dapat memberikan respons terhadap perubahan di sekitarnya.

Contoh:

  • Kita menutup mata ketika terkena cahaya yang sangat terang.
  • Tangan ditarik ketika menyentuh benda yang terlalu panas.
  • Daun putri malu menutup ketika disentuh.

g. Makhluk hidup mengeluarkan zat sisa

Makhluk hidup mengeluarkan zat yang tidak diperlukan oleh tubuh.

Contoh:

  • Manusia mengeluarkan keringat dan urine.
  • Manusia mengeluarkan karbon dioksida ketika bernapas.
  • Tumbuhan juga melakukan proses pengeluaran zat melalui bagian-bagian tertentu.

Rangkuman

Ciri-ciri makhluk hidup:

  1. Membutuhkan makanan dan air.
  2. Bernapas.
  3. Bergerak.
  4. Tumbuh dan berkembang.
  5. Berkembang biak.
  6. Peka terhadap rangsangan.
  7. Mengeluarkan zat sisa.

Siklus hidup adalah tahapan kehidupan makhluk hidup dari awal kehidupan, tumbuh dan berkembang, menjadi dewasa, hingga menghasilkan keturunan.

Setiap makhluk hidup mempunyai siklus hidup yang berbeda. Ada hewan yang mengalami metamorfosis, seperti kupu-kupu dan katak, sedangkan manusia, ayam, dan tumbuhan memiliki tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda.


Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik mampu mengenal dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik memahami pentingnya hidup rukun dalam keberagaman, menghargai perbedaan, menunjukkan sikap toleransi, persatuan, gotong royong, dan berlaku adil terhadap teman di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  1. Memahami keberagaman latar belakang tokoh perumus Pancasila.

  2. Menjelaskan pentingnya persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ):

Mengenal keberagaman → memahami perjuangan tokoh perumus Pancasila → memahami makna persatuan dan toleransi → mengenal perilaku adil → memberikan contoh dalam kehidupan sekolah → mempraktikkan sikap persatuan, toleransi, dan keadilan. 

Model / Metode : Problem Based Learning (PBL)

Video Pembelajaran : 

PENJABARAN MATERI

1. Keberagaman

Indonesia memiliki banyak keberagaman, seperti:

  • Perbedaan suku

  • Bahasa

  • Agama dan kepercayaan

  • Budaya

  • Makanan kesukaan

  • Hobi

  • Kemampuan

  • Kebiasaan

Perbedaan bukan alasan untuk bermusuhan. Kita harus saling menghargai dan hidup rukun.

2. Tokoh Perumus Pancasila

Beberapa tokoh yang berperan dalam proses perumusan dasar negara antara lain:

  • Mohammad Yamin

  • Prof. Dr. Soepomo

  • Ir. Soekarno

Mereka memiliki latar belakang dan pemikiran yang berbeda. Namun, mereka sama-sama berusaha memberikan gagasan terbaik untuk Indonesia.

Sikap yang dapat kita teladani adalah berani menyampaikan pendapat, menghargai pendapat orang lain, bekerja sama, dan mengutamakan persatuan.

3. Makna Persatuan

Persatuan berarti hidup bersama dengan rukun walaupun memiliki perbedaan.

Contoh persatuan di sekolah:

  • Bermain bersama tanpa memilih-milih teman.

  • Bekerja sama membersihkan kelas.

  • Membantu teman yang kesulitan.

  • Melaksanakan tugas kelompok bersama-sama.

  • Tidak mengejek teman yang berbeda.

4. Makna Toleransi

Toleransi adalah sikap menghargai dan menghormati perbedaan yang ada.

Contoh:

  • Menghargai teman yang berbeda kebiasaan.

  • Tidak mengejek bahasa atau logat teman.

  • Memberikan kesempatan teman menyampaikan pendapat.

  • Menghormati teman ketika sedang beribadah.

  • Mau berteman dengan siapa saja.

5. Makna Keadilan

Keadilan berarti memperlakukan orang lain dengan baik dan tidak pilih kasih.

Contoh:

  • Membagi tugas kelompok secara seimbang.

  • Bergantian menggunakan fasilitas kelas.

  • Tidak mengambil hak teman.

  • Memberikan kesempatan yang sama kepada semua anggota kelompok.


Refleksi / Kesimpulan : 



Selasa, 25 Agustus 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 3C : Matematika

  Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Hari, Tanggal             :  Rabu, 26 Agustus 2026

Fase / Kelas                  : B / 3C

Mata Pelajaran           : Matematika 

Materi                           : Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah sampai 1.000

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

🌸 Apresiasi 🌸

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

🌼 Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.

🕌 Sekarang kita akan melaksanakan shalat Dhuha berjamaah dilanjutkan dengan murojaah surat-surat pendek.

📖 Sebelumnya, mari kita membaca doa sebelum belajar agar Allah memberikan ilmu yang bermanfaat dan memudahkan kita memahami pelajaran.

Aamiin Yaa Rabbal Alamin... 🤲📚

Selamat belajar, anak-anak hebat! Semoga Allah memberkahi setiap langkah kita. Aamiin. 🌟

Capaian Pembelajaran : 

peserta didik mampu memahami bilangan cacah sampai 10.000, membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan. Peserta didik mampu menggunakan pemahaman nilai tempat untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

1.  Menjelaskan pengertian komposisi dan dekomposisi bilangan cacah.

2. Mengidentifikasi nilai tempat satuan, puluhan, dan ratusan pada bilangan sampai 1.000.

3. Menyusun beberapa bilangan berdasarkan nilai tempat menjadi sebuah bilangan cacah sampai 1.000.

4. Menguraikan bilangan cacah sampai 1.000 berdasarkan nilai tempatnya.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

1. Peserta didik mengenal bilangan cacah sampai 1.000.

2. Peserta didik mengidentifikasi nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan.

3. Peserta didik memahami konsep komposisi bilangan.

4. Peserta didik menghubungkan komposisi dan dekomposisi bilangan.

Model / Metode : Discovery Learning dan Latihan soal mandiri

Materi Matematika : 

1. Pengertian Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya.

Contoh bilangan cacah sampai 1.000:

0, 1, 2, 3, ..., 998, 999, 1.000

2. Nilai Tempat Bilangan

Setiap angka dalam suatu bilangan mempunyai tempat dan nilai yang berbeda.

Contoh:

Bilangan 735

RatusanPuluhanSatuan
735
700305

Jadi:

735 = 700 + 30 + 5

Artinya:

  • 7 bernilai 700 atau 7 ratusan.
  • 3 bernilai 30 atau 3 puluhan.
  • 5 bernilai 5 atau 5 satuan.

3. Komposisi Bilangan

Komposisi bilangan adalah kegiatan menggabungkan atau menyusun beberapa nilai tempat menjadi sebuah bilangan.

Contoh:

500 + 40 + 6 = 546

Jadi, bilangan 546 merupakan hasil komposisi dari:

  • 5 ratusan = 500
  • 4 puluhan = 40
  • 6 satuan = 6

Contoh lain:

300 + 20 + 7 = 327

800 + 60 + 4 = 864

900 + 5 = 905

Pada bilangan 905 tidak terdapat puluhan, sehingga:

905 = 900 + 0 + 5

4. Dekomposisi Bilangan

Dekomposisi bilangan adalah kegiatan menguraikan sebuah bilangan berdasarkan nilai tempatnya.

Contoh:

684

Dapat diuraikan menjadi:

684 = 600 + 80 + 4

Jadi:

  • 6 ratusan = 600
  • 8 puluhan = 80
  • 4 satuan = 4

Contoh lainnya:

352 = 300 + 50 + 2

721 = 700 + 20 + 1

908 = 900 + 0 + 8

470 = 400 + 70 + 0

5. Bentuk Panjang dan Bentuk Singkat

Dekomposisi dapat dituliskan dalam bentuk panjang.

Contoh:

563 = 500 + 60 + 3

Sedangkan bentuk singkatnya:

500 + 60 + 3 = 563

Contoh:

Bentuk SingkatBentuk Panjang
246200 + 40 + 6
381300 + 80 + 1
507500 + 0 + 7
690600 + 90 + 0
825800 + 20 + 5

 

6. Komposisi dengan Blok Nilai Tempat

Untuk memudahkan memahami komposisi, guru dapat menggunakan benda konkret.

Misalnya:

🟦 = 100
🟨 = 10
🟢 = 1

Jika terdapat:

4 blok ratusan + 3 blok puluhan + 6 blok satuan

maka:

400 + 30 + 6 = 436

Jadi, bilangan yang terbentuk adalah 436.

Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Ibu memiliki Rp825 dalam bentuk uang mainan.

Uang tersebut dapat diuraikan menjadi:

Rp825 = Rp800 + Rp20 + Rp5

Artinya, Rp825 dapat disusun dari:

  • Rp800
  • Rp20
  • Rp5

Contoh lainnya, di perpustakaan terdapat 436 buku.

Jumlah tersebut dapat diuraikan menjadi:

436 = 400 + 30 + 6

Jadi terdapat:

  • 400 buku pada kelompok ratusan,
  • 30 buku pada kelompok puluhan,
  • 6 buku pada kelompok satuan.

Contoh Latihan

1. Komposisi

Tentukan bilangan yang terbentuk!

a. 300 + 40 + 5 = ....

b. 600 + 20 + 8 = ....

c. 700 + 50 + 3 = ....

d. 900 + 0 + 6 = ....

Jawaban:
a. 345
b. 628
c. 753
d. 906

2. Dekomposisi

Uraikan bilangan berikut berdasarkan nilai tempat!

a. 425 = ....

b. 638 = ....

c. 701 = ....

d. 950 = ....

Jawaban:

a. 425 = 400 + 20 + 5
b. 638 = 600 + 30 + 8
c. 701 = 700 + 0 + 1
d. 950 = 900 + 50 + 0


Refleksi / Kesimpulan :

Setelah mempelajari komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000, peserta didik memahami bahwa suatu bilangan dapat dibentuk dari beberapa bilangan lain (komposisi) dan dapat pula diuraikan menjadi bagian-bagian berdasarkan nilai tempatnya (dekomposisi). Peserta didik dapat menguraikan bilangan menjadi ratusan, puluhan, dan satuan, serta menyusun kembali bagian-bagian tersebut menjadi bilangan semula.

Contohnya, bilangan 735 dapat didekomposisi menjadi 700 + 30 + 5, sedangkan 700 + 30 + 5 dapat dikomposisikan kembali menjadi 735. Dengan memahami konsep ini, peserta didik menjadi lebih terampil dalam mengenal nilai tempat, membaca dan menuliskan bilangan, serta menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan cacah dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat menggunakan konsep komposisi dan dekomposisi bilangan dengan teliti, percaya diri, dan mampu menerapkannya dalam berbagai situasi sederhana.


Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 3C : IPAS dan Seni Rupa

  Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd. Hari, Tanggal             :  Jumat, 28 Agustus 2026 Fase / Kelas                    ...

 

Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design