Selasa, 03 Februari 2026

Bahasa Indonesia dan Matematika

 

Hari/Tanggal        : Rabu, 4 Februari 2026

Mata Pelajaran     : Bahasa Indonesia dan Matematika

Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid mampu menunjukkan keterampilanmenulis permulaan dengan benar di ataskertas dan/atau melalui media digital. Muridmampu mengembangkan tulisan tanganyang semakin baik. Murid  mampu menulisberbagai teks tentang diri, keluarga,dan/atau lingkungan dengan beberapakalimat sederhana.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): 
Murid dapat memahami penggunaan kata "Tolong, Maaf, Permisi dan Terima Kasih".

Tujuan Pembelajaran (TP):
Memahami penggunaan kata Terimakasih dalam kehidupan sehari-hari. 


Materi Materi Bahasa Indonesia :
Simak video pembelajaran berikut ya ...

 Kata “permisi” adalah kata sopan yang digunakan ketika kita ingin lewat, memotong pembicaraan, atau meminta perhatian orang lain dengan cara yang santun. 

Manfaat Mengucapkan “Permisi”

  1. Menunjukkan sikap sopan dan santun.
  2. Menghargai orang lain.
  3. Membantu menjaga suasana tetap tertib dan nyaman.
  4. Mencerminkan perilaku berakhlak baik. 

Contoh Penggunaan Kata “Permisi”

1. Di Rumah

  • “Permisi, Bu, saya mau lewat.”
  • “Permisi, Ayah, saya ingin bertanya.”

2. Di Sekolah

  • “Permisi, Bu Guru, saya mau ke toilet.”
  • “Permisi, boleh saya duduk di sini?”

3. Di Lingkungan Sekitar

  • “Permisi, Pak, saya mau lewat.”
  • “Permisi, Bu, boleh bertanya?”

Kata “permisi” adalah kata sopan yang digunakan ketika kita ingin lewat, memotong pembicaraan, atau meminta perhatian orang lain dengan cara yang santun. 

Manfaat Mengucapkan “Permisi”

  1. Menunjukkan sikap sopan dan santun.
  2. Menghargai orang lain.
  3. Membantu menjaga suasana tetap tertib dan nyaman.
  4. Mencerminkan perilaku berakhlak baik. 

Contoh Penggunaan Kata “Permisi”

1. Di Rumah

  • “Permisi, Bu, saya mau lewat.”
  • “Permisi, Ayah, saya ingin bertanya.”

2. Di Sekolah

  • “Permisi, Bu Guru, saya mau ke toilet.”
  • “Permisi, boleh saya duduk di sini?”

3. Di Lingkungan Sekitar

  • “Permisi, Pak, saya mau lewat.”
  • “Permisi, Bu, boleh bertanya?”
Latihan Soal!

Isilah titik-titik dengan kata yang tepattolong, maaf, permisi, atau terima kasih!

  1. Jika ingin meminta bantuan, kita mengucapkan kata __________.

  2. Saat tidak sengaja menabrak teman, kita harus berkata __________.

  3. Ketika melewati orang lain, sebaiknya kita berkata __________.

  4. Setelah dibantu oleh guru, kita mengucapkan __________.

  5. Ani berkata, “__________, boleh saya pinjam pensilmu?”

  6. “__________ ya Bu, saya terlambat masuk kelas,” kata Budi.

  7. Sebelum masuk ke ruang guru, kita mengucapkan __________.

  8. Setelah menerima hadiah dari orang tua, kita berkata __________.

  9. Jika ingin dibantu mengambilkan buku, ucapkan __________.

  10. Ketika berbuat salah kepada teman, kita harus mengucapkan __________.


SUMATIF 1 BAHASA INDONESIA 



Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat mengurutkan bilangan sampai 20

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengurutkan bilangan sampai 20

Materi Pembelajaran : 

Materi Matematika


Mengurutkan bilangan adalah menyusun angka secara teratur sesuai urutan.
Urutan bilangan dapat dilakukan:

  • Dari kecil ke besar (menaik)

  • Dari besar ke kecil (menurun)

Urutan Bilangan 1 sampai 20

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,
11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20

Mengurutkan Bilangan dari Kecil ke Besar

Contoh:
Angka acak: 15, 12, 19, 11
Urutan: 11, 12, 15, 19

Mengurutkan Bilangan dari Besar ke Kecil

Contoh:
Angka acak: 4, 10, 7, 2
Urutan: 10, 7, 4, 2




Senin, 02 Februari 2026

Matematika dan Seni Rupa

  

Hari/Tanggal        : Selasa, 3 Februari 2026

Mata Pelajaran     : Matematika dan Seni Rupa 

Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat mengurutkan bilangan sampai 20

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengurutkan bilangan sampai 20

Materi Pembelajaran : 

Materi Matematika


Mengurutkan bilangan adalah menyusun angka secara teratur sesuai urutan.
Urutan bilangan dapat dilakukan:

  • Dari kecil ke besar (menaik)

  • Dari besar ke kecil (menurun)

Urutan Bilangan 1 sampai 20

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,
11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20

Mengurutkan Bilangan dari Kecil ke Besar

Contoh:
Angka acak: 15, 12, 19, 11
Urutan: 11, 12, 15, 19

Mengurutkan Bilangan dari Besar ke Kecil

Contoh:
Angka acak: 4, 10, 7, 2
Urutan: 10, 7, 4, 2

LKPD 


Capaian Pembelajaran (CP): 

Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.

Materi Seni Rupa 
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!


Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar

Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan

Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan 

2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman. 

Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas

3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas

Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar.

Membuat Karya Karya Seni dari Clay :




  





Minggu, 01 Februari 2026

Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal        : Senin, 2 Februari 2026

Mata Pelajaran     : Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia

Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran 

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...

Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.

Tujuan Pembelajaran (TP) : 
Murid dapat menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya. 

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.

Materi Pendidikan Pancasila : 

Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa, 
Let's chek it out!! ^^

Pengertian Identitas Diri 

    Identitas diri adalah ciri khas yang dimiliki oleh setiap orang. Setiap anak memiliki identitas diri yang berbeda-beda dan semua harus saling menghargai
    1. Jenis Kelamin
    Jenis kelamin adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
  • 👦 Laki-laki

  • 👧 Perempuan

    2. Ciri-Ciri Fisik
    Ciri-ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat. Contoh ciri-ciri fisik:
  • Warna kulit: putih, sawo matang, cokelat

  • Rambut: lurus, keriting, pendek, panjang

  • Tinggi badan: tinggi, sedang, pendek

  • Mata: besar, kecil

    3. Hobi

    Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.

    Contoh hobi:

  • Membaca buku 📚

  • Menggambar 🎨

  • Bermain bola ⚽

  • Menyanyi 🎤

  • Menari 💃

  • Bersepeda 🚲


Capaian Pembelajaran (CP): 
Murid mampu menunjukkan keterampilanmenulis permulaan dengan benar di ataskertas dan/atau melalui media digital. Muridmampu mengembangkan tulisan tanganyang semakin baik. Murid  mampu menulisberbagai teks tentang diri, keluarga,dan/atau lingkungan dengan beberapakalimat sederhana.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): 
Murid dapat memahami penggunaan kata "Tolong, Maaf, Permisi dan Terima Kasih".

Tujuan Pembelajaran (TP):
Memahami penggunaan kata Terimakasih dalam kehidupan sehari-hari. 


Materi Materi Bahasa Indonesia :
Simak video pembelajaran berikut ya ...

 Kata “permisi” adalah kata sopan yang digunakan ketika kita ingin lewat, memotong pembicaraan, atau meminta perhatian orang lain dengan cara yang santun. 

Manfaat Mengucapkan “Permisi”

  1. Menunjukkan sikap sopan dan santun.
  2. Menghargai orang lain.
  3. Membantu menjaga suasana tetap tertib dan nyaman.
  4. Mencerminkan perilaku berakhlak baik. 

Contoh Penggunaan Kata “Permisi”

1. Di Rumah

  • “Permisi, Bu, saya mau lewat.”
  • “Permisi, Ayah, saya ingin bertanya.”

2. Di Sekolah

  • “Permisi, Bu Guru, saya mau ke toilet.”
  • “Permisi, boleh saya duduk di sini?”

3. Di Lingkungan Sekitar

  • “Permisi, Pak, saya mau lewat.”
  • “Permisi, Bu, boleh bertanya?”

Kata “permisi” adalah kata sopan yang digunakan ketika kita ingin lewat, memotong pembicaraan, atau meminta perhatian orang lain dengan cara yang santun. 

Manfaat Mengucapkan “Permisi”

  1. Menunjukkan sikap sopan dan santun.
  2. Menghargai orang lain.
  3. Membantu menjaga suasana tetap tertib dan nyaman.
  4. Mencerminkan perilaku berakhlak baik. 

Contoh Penggunaan Kata “Permisi”

1. Di Rumah

  • “Permisi, Bu, saya mau lewat.”
  • “Permisi, Ayah, saya ingin bertanya.”

2. Di Sekolah

  • “Permisi, Bu Guru, saya mau ke toilet.”
  • “Permisi, boleh saya duduk di sini?”

3. Di Lingkungan Sekitar

  • “Permisi, Pak, saya mau lewat.”
  • “Permisi, Bu, boleh bertanya?”
Latihan Soal!

Isilah titik-titik dengan kata yang tepat: tolong, maaf, permisi, atau terima kasih!

  1. Jika ingin meminta bantuan, kita mengucapkan kata __________.

  2. Saat tidak sengaja menabrak teman, kita harus berkata __________.

  3. Ketika melewati orang lain, sebaiknya kita berkata __________.

  4. Setelah dibantu oleh guru, kita mengucapkan __________.

  5. Ani berkata, “__________, boleh saya pinjam pensilmu?”

  6. “__________ ya Bu, saya terlambat masuk kelas,” kata Budi.

  7. Sebelum masuk ke ruang guru, kita mengucapkan __________.

  8. Setelah menerima hadiah dari orang tua, kita berkata __________.

  9. Jika ingin dibantu mengambilkan buku, ucapkan __________.

  10. Ketika berbuat salah kepada teman, kita harus mengucapkan __________.

Jumat, 30 Januari 2026

Pendidikan Anti Korupsi

    

Hari/Tanggal        : Jumat, 29 Januari 2026

Mata Pelajaran     : Pendidikan Anti Korupsi "SEDERHANA"

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Pendidikan Anti Korupsi. 

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan:

  1. Memahami arti hidup sederhana.

  2. Dapat menyebutkan contoh sikap hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Mampu membedakan perilaku sederhana dan tidak sederhana.

  4. Menunjukkan kebiasaan bersyukur dan tidak berlebihan.


🧠 Materi Pembelajaran

1️⃣ Pengertian Hidup Sederhana

Hidup sederhana adalah:

  • Tidak berlebihan

  • Menggunakan barang sesuai kebutuhan

  • Hemat dan tidak boros

  • Bersyukur dengan apa yang dimiliki

👉 Hidup sederhana bukan berarti miskin, tetapi tidak suka berlebihan dan membuang-buang.

2️⃣ Contoh Perilaku Hidup Sederhana di Rumah

✔ Menggunakan uang jajan seperlunya
✔ Tidak meminta mainan terus menerus
✔ Menghabiskan makanan, tidak membuang
✔ Merawat barang yang dimiliki
✔ Tidak iri dengan teman yang punya barang lebih bagus

3️⃣ Contoh Perilaku Hidup Sederhana di Sekolah

✔ Menggunakan alat tulis dengan baik
✔ Tidak pamer barang
✔ Tidak memaksa teman meminjamkan uang
✔ Menggunakan seragam dengan rapi dan apa adanya
✔ Tidak membawa barang mahal ke sekolah bila tidak perlu

❌ Contoh Perilaku Tidak Sederhana

⛔ Boros uang jajan
⛔ Sering minta beli mainan baru
⛔ Membeli barang hanya karena ingin pamer
⛔ Suka membandingkan diri dengan orang lain
⛔ Membuang makanan


🔎 Tes Lisan

Tanya murid:

  1. Apa itu hidup sederhana?

  2. Sebutkan 2 contoh hidup sederhana di rumah!

  3. Sebutkan 2 contoh hidup sederhana di sekolah!



Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Bahasa Indonesia dan Matematika

  Hari/Tanggal        : Rabu, 4 Februari 2026 Mata Pelajaran     :  Bahasa Indonesia dan Matematika Alat Peraga           : LKPD, Gambar dan...

 

Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design