Rabu, 09 September 2026

Kamis, 10 September 2026 : Pendidikan Pancasila

   Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Pendidikan Pancasila 

Hari, Tanggal              :  Kamis, 10 September 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                           : Bangga Menjadi Anak Indonesia dan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan

Pertemuan Ke             : 1 (Menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan) 

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik mampu mengenal dan menunjukkan sikap bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia serta memahami pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Peserta didik mampu menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dalam berkomunikasi dengan teman, guru, keluarga, dan masyarakat yang memiliki latar belakang daerah dan bahasa yang berbeda.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 


  • Menjelaskan arti bangga menjadi anak Indonesia.
  • Menyebutkan contoh keberagaman bahasa daerah di Indonesia.
  • Menjelaskan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
  • Menunjukkan sikap bangga menggunakan Bahasa Indonesia.
  • Menggunakan Bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan teman yang berbeda daerah.
  • Menghargai teman yang menggunakan bahasa daerah yang berbeda.
  • Menunjukkan perilaku yang mencerminkan persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyadari bahwa Bahasa Indonesia membantu mereka berkomunikasi dengan teman yang memiliki latar belakang berbeda.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menyimpulkan bahwa Bahasa Indonesia menjadi bahasa bersama yang membantu mereka berkomunikasi dan menjaga persatuan.
    • Joyful (Menyenangkan): Guru menyiapkan beberapa kartu berisi nama daerah dan bahasa daerah. Murid dapat mengambil kartu secara bergantian dan menyebutkan informasi yang diketahui.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1.Peserta didik mengenal Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak suku, budaya, dan bahasa daerah.
    2.Peserta didik mengidentifikasi berbagai bahasa daerah yang ada di Indonesia.
    3.Peserta didik memahami bahwa keberagaman bahasa merupakan kekayaan bangsa Indonesia.
    4.Peserta didik memahami kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
    5.Peserta didik mengidentifikasi contoh penggunaan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
    6.Peserta didik menunjukkan sikap bangga menggunakan Bahasa Indonesia.
    7.Peserta didik mempraktikkan penggunaan Bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan teman yang berbeda daerah.

    Materi Pendidikan Pancasila :

    Model / Metode Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL) 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Menampilkan gambar contoh perilaku persatuan, toleransi, dan keadilan.


    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Karakter Persatuan dan Toleransi: QS. Al-Hujurat Ayat 13
    Ayat ini merupakan landasan utama dalam kurikulum pendidikan Islam untuk mengajarkan persatuan di tengah keberagaman (multikulturalisme) serta toleransi antarmanusia.
    Karakter Keadilan: QS. Al-Ma'idah Ayat 8
    Ayat ini mengajarkan konsep keadilan yang mutlak, di mana menegakkan keadilan adalah kewajiban moral yang tidak boleh goyah sedikit pun, bahkan terhadap orang atau kelompok yang tidak disukai.

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 


    PENJABARAN MATERI

    1. Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia
    Indonesia adalah negara yang memiliki banyak suku, agama, budaya, adat istiadat, makanan khas, pakaian tradisional, dan bahasa daerah.
    Walaupun memiliki banyak perbedaan, kita tetap merupakan satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia.
    Sebagai anak Indonesia, kita harus merasa bangga terhadap bangsa dan negara kita.
    Contoh sikap bangga menjadi anak Indonesia:

    • Menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik.
    • Menghormati bendera Merah Putih.
    • Menyanyikan lagu kebangsaan dengan sikap yang baik.
    • Menjaga persatuan dan kerukunan.
    • Menghargai budaya daerah lain.
    • Menyukai dan melestarikan budaya Indonesia.
    • Menjaga kebersihan lingkungan.
    • Berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan suku dan daerah.
    Contoh:
    Rani berasal dari Lampung, sedangkan Siti berasal dari Jawa. Mereka memiliki bahasa daerah yang berbeda. Ketika bermain bersama di sekolah, mereka menggunakan Bahasa Indonesia agar dapat saling memahami.
    Sikap tersebut menunjukkan bahwa mereka bangga menjadi anak Indonesia dan menjaga persatuan.

    2. Indonesia Memiliki Banyak Bahasa Daerah

    Indonesia memiliki masyarakat yang berasal dari berbagai daerah. Setiap daerah memiliki bahasa yang digunakan oleh masyarakatnya.

    Contohnya:

    DaerahContoh Bahasa Daerah
    JawaBahasa Jawa
    SundaBahasa Sunda
    BaliBahasa Bali
    LampungBahasa Lampung
    Sumatra BaratBahasa Minangkabau
    Sulawesi SelatanBahasa Bugis
    KalimantanBahasa Banjar

    Bahasa daerah merupakan kekayaan budaya Indonesia. Oleh karena itu, kita harus menghargai dan melestarikannya.

    Namun, karena setiap daerah dapat memiliki bahasa yang berbeda, kita membutuhkan bahasa yang dapat digunakan bersama.

    Bahasa tersebut adalah Bahasa Indonesia.

    3. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan

    Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia.

    Bahasa Indonesia membantu masyarakat dari berbagai daerah untuk berkomunikasi dan saling memahami.

    Misalnya:

    Edo berasal dari Papua.
    Budi berasal dari Jawa.
    Made berasal dari Bali.

    Mereka mungkin memiliki bahasa daerah yang berbeda. Ketika bertemu di sekolah, mereka dapat menggunakan Bahasa Indonesia untuk berbicara bersama.

    Dengan demikian, Bahasa Indonesia membantu menciptakan persatuan dan kesatuan.

    Ingat!

    Berbeda bahasa daerah, tetap satu Bahasa Indonesia.

    4. Mengapa Kita Harus Bangga Menggunakan Bahasa Indonesia?

    Kita harus bangga menggunakan Bahasa Indonesia karena:

    1. Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan.
    2. Bahasa Indonesia dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan orang dari berbagai daerah.
    3. Bahasa Indonesia menjadi salah satu identitas bangsa Indonesia.
    4. Bahasa Indonesia membantu menjaga persatuan.
    5. Bahasa Indonesia digunakan dalam kegiatan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
    5. Sikap Bangga Menggunakan Bahasa Indonesia

    Sikap bangga terhadap Bahasa Indonesia dapat ditunjukkan melalui tindakan sederhana.

    Di sekolah

    • Berbicara dengan teman menggunakan Bahasa Indonesia ketika diperlukan.
    • Menjawab pertanyaan guru dengan Bahasa Indonesia yang baik.
    • Membaca buku berbahasa Indonesia.
    • Menulis tugas menggunakan Bahasa Indonesia.
    • Tidak mengejek teman karena logat atau bahasa daerahnya.

    Di rumah

    • Berkomunikasi dengan anggota keluarga menggunakan Bahasa Indonesia sesuai kebutuhan.
    • Membaca cerita atau buku berbahasa Indonesia.
    • Membantu adik belajar Bahasa Indonesia.

    Di lingkungan masyarakat

    • Menggunakan Bahasa Indonesia ketika berbicara dengan orang dari daerah berbeda.
    • Menghargai orang yang menggunakan bahasa daerah.
    • Tidak merendahkan bahasa atau logat daerah tertentu. 
    6. Menghargai Bahasa Daerah

    Bangga menggunakan Bahasa Indonesia bukan berarti kita tidak boleh menggunakan bahasa daerah.

    Bahasa daerah juga merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

    Kita dapat menggunakan bahasa daerah ketika berada di lingkungan yang sesuai, misalnya berbicara dengan keluarga atau masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut.

    Ketika bertemu orang yang berbeda daerah dan mungkin tidak memahami bahasa daerah kita, kita dapat menggunakan Bahasa Indonesia.

    Jadi:

    Bahasa daerah memperkaya budaya Indonesia, sedangkan Bahasa Indonesia menyatukan kita sebagai bangsa Indonesia.


    Refleksi / Kesimpulan : 

    Setelah mempelajari materi Bangga Menjadi Anak Indonesia dan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan, peserta didik memahami bahwa menjadi anak Indonesia merupakan suatu kebanggaan. Indonesia memiliki banyak suku, budaya, bahasa daerah, agama, dan adat istiadat yang beragam. Meskipun berbeda-beda, kita tetap dapat hidup rukun sebagai satu bangsa.

    Peserta didik memahami bahwa Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain dari berbagai daerah. Dengan menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan santun, kita dapat saling memahami, bekerja sama, dan menjaga persatuan.

    Sikap bangga menjadi anak Indonesia dapat ditunjukkan dengan mencintai budaya Indonesia, menghargai keberagaman, menggunakan Bahasa Indonesia dengan santun, menjaga persatuan, serta menghormati teman yang memiliki perbedaan. Dengan demikian, peserta didik dapat menjadi anak Indonesia yang percaya diri, toleran, cinta tanah air, dan mampu menjaga persatuan sesuai nilai-nilai Pancasila.

    Kamis, 10 September 2026 : IPAS

     Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : IPAS

    Hari, Tanggal              :  Kamis, 10 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna 

    Pertemuan Ke             : 3

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu memahami siklus hidup makhluk hidup serta mengidentifikasi tahapan pertumbuhan dan perkembangan hewan. Peserta didik dapat mengamati, mengurutkan, dan menjelaskan perubahan bentuk tubuh hewan dalam siklus hidupnya serta mengomunikasikan hasil pengamatannya secara sederhana.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): Menjelaskan pengertian metamorfosis sempurna dan Menyebutkan hewan yang mengalami metamorfosis sempurna.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati dan memperhatikan proses perubahan bentuk hewan dengan fokus dan tenang. Mengamati gambar/video metamorfosis dengan fokus dan melakukan refleksi
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan materi metamorfosis sempurna dengan pengalaman yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. "Siapa yang pernah melihat ulat atau kupu-kupu disekitar rumah?". Menghubungkan metamorfosis dengan pengalaman melihat ulat, kupu-kupu, atau nyamuk. 
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui permainan, aktivitas kelompok, dan kegiatan kreatif sehingga materi lebih mudah dipahami dan menyenangkan. Permainan kartu, puzzle, tebak tahap, dan menggambar siklus. 

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    Peserta didik mengenal pengertian siklus hidup makhluk hidup dan Peserta didik mengidentifikasi perubahan bentuk yang dialami beberapa hewan selama hidupnya.

    Materi IPAS :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, Diskusi  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    QS. Al-Mu'minun Ayat 12–14
    Menjelaskan tahapan penciptaan manusia dari air mani (nutfah), segumpal darah (alaqah), segumpal daging (mudghah), pembentukan tulang, hingga dibentuk menjadi makhluk yang berbentuk lain (ciptaan yang sempurna).

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Apa Itu Metamorfosis?
    Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk tubuh hewan selama pertumbuhan dan perkembangannya.
    Beberapa hewan mengalami perubahan bentuk yang sangat berbeda dari saat menetas hingga menjadi dewasa.
    Contohnya:
    • Kupu-kupu
    • Nyamuk
    • Lalat
    • Kumbang 
    2. Pengertian Metamorfosis Sempurna
    Metamorfosis sempurna adalah perubahan bentuk hewan yang melalui empat tahap, yaitu:
    Telur → Larva → Pupa → Hewan Dewasa
    Pada metamorfosis sempurna, bentuk hewan ketika masih larva berbeda jauh dengan bentuk hewan dewasanya.
    Ciri-ciri metamorfosis sempurna:
    1. Memiliki empat tahap perkembangan.
    1. Dimulai dari telur.
    1. Memiliki tahap larva.
    1. Memiliki tahap pupa/kepompong.
    1. Bentuk larva berbeda dengan hewan dewasa.
    1. Setelah tahap pupa, hewan berubah menjadi dewasa. 
    3. Tahapan Metamorfosis Sempurna
    🥚 A. Telur
    Tahap pertama adalah telur.
    Hewan dewasa menghasilkan telur. Telur kemudian berkembang dan menetas menjadi larva.
    Contoh:
    Kupu-kupu betina meletakkan telur di permukaan daun.
    🐛 B. Larva
    Setelah telur menetas, muncul larva.
    Larva adalah hewan muda yang bentuknya berbeda dari hewan dewasa.
    Contoh pada kupu-kupu, larvanya disebut ulat.
    Ulat biasanya banyak makan untuk memperoleh energi sehingga tubuhnya tumbuh semakin besar.
    🟤 C. Pupa
    Setelah melalui tahap larva, hewan memasuki tahap pupa.
    Pada kupu-kupu, pupa disebut kepompong.
    Pada tahap ini terjadi perubahan besar pada tubuh hewan hingga menjadi bentuk dewasa.
    🦋 D. Hewan Dewasa
    Setelah tahap pupa selesai, keluarlah hewan dewasa.
    Pada kupu-kupu, hewan dewasanya memiliki sayap dan dapat terbang.
    Kupu-kupu dewasa kemudian berkembang biak dan menghasilkan telur kembali.
    Dengan demikian, siklus hidupnya berulang.
    Urutannya:
    Telur → Ulat → Kepompong → Kupu-kupu dewasa → Telur kembali
    4. Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
    5. Contoh Metamorfosis Sempurna Kupu-Kupu
    Telur
    ⬇️
    Ulat (Larva)
    ⬇️
    Kepompong (Pupa)
    ⬇️
    Kupu-kupu Dewasa
    ⬇️
    Menghasilkan Telur
    Hal yang perlu diperhatikan
    Bentuk ulat sangat berbeda dengan kupu-kupu dewasa. Ulat tidak memiliki sayap dan lebih banyak menggunakan waktunya untuk makan dan tumbuh.
    Ketika menjadi kepompong, terjadi perubahan besar dalam tubuhnya. Setelah selesai, keluarlah kupu-kupu dewasa.
    F. Metamorfosis Sempurna dalam Kehidupan Sehari-hari
    Peserta didik dapat menemukan contoh metamorfosis sempurna di lingkungan sekitar.
    Contoh pertanyaan pemantik:
    • Pernahkah kalian melihat ulat di daun?
    • Menurut kalian, apakah ulat akan tetap menjadi ulat?
    • Bagaimana ulat dapat berubah menjadi kupu-kupu?
    • Pernahkah kalian melihat jentik-jentik di air?
    • Menurut kalian, jentik-jentik akan berubah menjadi apa?
    Pertanyaan tersebut dapat digunakan untuk mengajak peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari.

    HewanTahapan
    🦋 Kupu-kupuTelur → ulat → kepompong → kupu-kupu
    🦟 NyamukTelur → jentik-jentik → pupa → nyamuk dewasa
    🪰 LalatTelur → belatung → pupa → lalat dewasa
    🪲 KumbangTelur → larva → pupa → kumbang dewasa

    Pengertian Metamorfosis Tidak Sempurna

    Metamorfosis tidak sempurna adalah perubahan bentuk tubuh hewan yang tidak melalui tahap kepompong (pupa).

    Hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna memiliki tiga tahapan utama, yaitu:

    Telur → Nimfa → Hewan Dewasa

    Bentuk nimfa hampir mirip dengan hewan dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan belum memiliki bentuk tubuh serta alat reproduksi yang sempurna.

    ahapan Metamorfosis Tidak Sempurna

    1. 🥚 Telur

    Hewan dewasa bertelur. Telur kemudian menetas menjadi nimfa.

    2. 🐛 Nimfa

    Nimfa adalah hewan muda yang bentuknya mirip dengan hewan dewasa.

    Nimfa biasanya:

    • berukuran lebih kecil,
    • belum memiliki sayap yang sempurna,
    • belum dapat berkembang biak.

    Nimfa akan mengalami beberapa kali pergantian kulit untuk tumbuh menjadi lebih besar.

    3. 🦗 Hewan Dewasa

    Setelah mengalami beberapa kali pergantian kulit, nimfa tumbuh menjadi hewan dewasa.

    Hewan dewasa sudah memiliki bentuk tubuh yang lengkap dan dapat berkembang biak.


    D. Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Tidak Sempurna

    🦗 1. Belalang

    Siklus hidup belalang:

    Telur → Nimfa → Belalang Dewasa

    Nimfa belalang sudah menyerupai belalang dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan sayapnya belum berkembang sempurna.

    🪳 2. Kecoa

    Siklus hidup kecoa:

    Telur → Nimfa → Kecoa Dewasa

    Nimfa kecoa memiliki bentuk yang hampir sama dengan kecoa dewasa, tetapi ukurannya lebih kecil dan belum memiliki tubuh yang berkembang sempurna.

    🦗 3. Jangkrik

    Siklus hidup jangkrik:

    Telur → Nimfa → Jangkrik Dewasa

    Nimfa jangkrik menyerupai jangkrik dewasa. Setelah beberapa kali berganti kulit, jangkrik menjadi dewasa.

    🪲 4. Capung

    Siklus hidup capung:

    Telur → Nimfa → Capung Dewasa

    Nimfa capung hidup di air. Setelah tumbuh dan mengalami perubahan, capung menjadi dewasa dan dapat terbang.

    Ciri-Ciri Metamorfosis Tidak Sempurna

    Metamorfosis tidak sempurna memiliki beberapa ciri, yaitu:

    1. Hanya memiliki tiga tahap utama.
    2. Tidak memiliki tahap kepompong/pupa.
    3. Anak hewan disebut nimfa.
    4. Bentuk nimfa hampir mirip dengan hewan dewasa.
    5. Nimfa mengalami beberapa kali pergantian kulit.
    6. Setelah tumbuh besar, nimfa menjadi hewan dewasa

    Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

    Metamorfosis SempurnaMetamorfosis Tidak Sempurna
    Memiliki 4 tahapMemiliki 3 tahap
    Telur → Larva → Pupa → DewasaTelur → Nimfa → Dewasa
    Ada tahap kepompongTidak ada tahap kepompong
    Bentuk larva berbeda dari dewasaBentuk nimfa mirip dengan dewasa
    Contoh: kupu-kupuContoh: belalang

    Latihan Soal ! 

    1. Perbedaan utama antara metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna terletak pada keberadaan fase... 
    a. Telur

    b. Larva dan Pupa

    c. Nyamuk/Dewasa

    d. Nimfa

    2. Urutan tahapan metamorfosis sempurna yang benar adalah...

    a. Telur - Nimfa - Dewasa

    b. Telur - Larva - Pupa - Dewasa

    c. Telur - Pupa - Larva - Dewasa

    d. Telur - Larva - Dewasa


    3. Hewan muda pada metamorfosis tidak sempurna yang bentuknya menyerupai hewan dewasa tetapi belum memiliki sayap sempurna disebut... 
    a. Larva

    b. Pupa

    c. Nimfa

    d. Kepompong

    4. Pasangan hewan berikut yang semuanya mengalami metamorfosis sempurna adalah... 
    a. Kupu-kupu, nyamuk, dan lalat

    b. Belalang, kecoak, dan jangkrik

    c. Katak, belalang, dan kupu-kupu

    d. Lalat, kecoak, dan nyamuk

    5. Lalat buah bertelur pada buah yang membusuk. Telur tersebut kemudian menetas menjadi ulat kecil atau yang sering disebut... a. Nimfa

    b. Pupa

    c. Belatung (larva)

    d. Imago


    Kunci Jawaban : 
    1. B
    2. B
    3. C
    4. A
    5. C


    REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 



    Selasa, 08 September 2026

    Rabu, 9 September 2026 : Postingan 1 Matematika

       Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Matematika

    Hari, Tanggal              :  Rabu, 9 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Pengurangan Bilangan Cacah dengan tanpa Menyimpan

    Pertemuan Ke             : 1

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu memahami, membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 10.000 dengan menggunakan strategi dan prosedur yang tepat dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan konsep pengurangan bilangan cacah sampai 1.000.
  • Menentukan nilai tempat satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan.
  • Melakukan pengurangan dengan teknik tanpa menyimpan menggunakan susun pendek.
  • Melakukan penjumlahan dengan teknik tanpa menyimpan menggunakan susun panjang.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memusatkan perhatian pada angka yang diberikan guru. Guru mengajak siswa mengamati nilai tempat satuan, puluhan, dan ratusan sebelum menghitung.
    • Meaningful (Bermakna): Guru menghubungkan penjumlahan dengan kehidupan sehari-hari, misalnya menghitung jumlah pensil, buku, buah, atau uang mainan. Siswa menyelesaikan masalah seperti: “Di perpustakaan terdapat 235 buku. Kemudian dipinjam 125 buku baru. Berapa sisa buku sekarang?”
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat mengambil dua kartu bilangan, kemudian menjumlahkannya menggunakan blok nilai tempat atau papan nilai tempat. Kelompok yang dapat menjelaskan cara menghitung dengan benar mendapat apresiasi.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): Peserta didik memahami konsep pengurangan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok bilangan dan melakukan pengurangan tanpa teknik menyimpan. 


    Materi Matematika :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, tanya jawab, latihan mandiri.  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Q.S. Al-Kahfi ayat 25 adalah ayat Al-Qur'an yang sering dikaitkan dengan konsep penjumlahan bilangan (300 + 9 = 309 tahun), sementara bilangan 1000 sendiri berkaitan dengan operasi pengurangan dalam Q.S. Al-'Ankabut ayat 14 (1000 - 50 = 950 tahun usia Nabi Nuh) atau bilangan ribuan dalam konteks waktu seperti pada Q.S. Al-Hajj ayat 47 atau Q.S. As-Sajadah ayat 5 (1000 tahun menurut perhitungan manusia)

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 


    Pengertian Pengurangan

    Pengurangan adalah proses mengambil atau mengurangi sebagian nilai dari suatu bilangan. Saat melakukan pengurangan tanpa teknik meminjam, nilai angka pada setiap tempat (satuan, puluhan, ratusan) di bilangan pertama selalu lebih besar atau sama dengan nilai angka di tempat yang sama pada bilangan kedua.

    Langkah-Langkah Pengurangan Susun Pendek

    Untuk mempermudah perhitungan bilangan ratusan, gunakan cara susun pendek:

    1. Tuliskan kedua bilangan secara sejajar berdasarkan nilai tempatnya (Ratusan lurus Ratusan, Puluhan lurus Puluhan, Satuan lurus Satuan).

    2. Kerjakan perhitungan dari nilai tempat paling kanan (Satuan) terlebih dahulu.

    3. Lanjutkan ke nilai tempat Puluhan.

    4. Terakhir, hitung nilai tempat Ratusan.

    Contoh Soal & Penyelesaian

    Hitunglah hasil dari 458 - 231!

     Langkah 1 (Satuan): 8 - 1 = 7

    Langkah 2 (Puluhan): 5 - 3 = 2

    Langkah 3 (Ratusan): 4 - 2 = 2

    Jadi, hasil dari 458 - 231 = 227

    Latihan Soal

    Hitunglah hasil pengurangan berikut secara bersusun pendek!

    1. 365 - 124 = ...

    2. 589 - 247 = ...

    3. 746 - 413 = ...

    4. 892 - 560 = ...

    5. 975 - 352 = ...




    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 

     

    Senin, 07 September 2026

    Selasa, 8 September 2026 : Postingan 2 Bahasa Indonesia

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Bahasa Indonesia

    Hari, Tanggal              :  Selasa, 8 September 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Mengidentifikasi Jenis Profesi 

    Pertemuan Ke             : 1

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, tulisan, maupun visual sederhana tentang berbagai topik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik mampu menemukan informasi penting, mengidentifikasi kata atau istilah yang berkaitan dengan suatu topik, serta menyampaikan kembali informasi yang dipahami secara lisan maupun tulisan dengan bahasa yang santun dan jelas.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian profesi dengan bahasa sederhana.
  • Mengidentifikasi berbagai jenis profesi yang terdapat di lingkungan sekitar.
  • Menyebutkan tugas atau pekerjaan dari berbagai profesi.
  • Menghubungkan jenis profesi dengan tempat kerjanya.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat belajar memusatkan perhatian, mengamati lingkungan, dan menyadari bahwa berbagai profesi ada di sekitar mereka.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami bahwa materi profesi berhubungan langsung dengan kehidupan mereka dan murid diminta menyebutkan profesi anggota keluarga atau orang yang mereka kenal.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat Menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan membuat peserta didik senang bekerja sama.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1. Peserta didik mengenal pengertian profesi dan memahami bahwa setiap profesi memiliki tugas yang berbeda.

    2. Peserta didik mengidentifikasi berbagai jenis profesi yang ada di lingkungan sekitar.
    3. Peserta didik mengidentifikasi tugas dari berbagai profesi melalui gambar, cerita, atau teks sederhana.
    4. Peserta didik mencocokkan profesi dengan tempat kerja dan alat yang digunakan.

    Materi Bahasa Indonesia :

    Model / Metode Pembelajaran : Picture and Picture dipadukan dengan Cooperative Learning.

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Kartu gambar profesi. 

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.

    Perhatikan Video Pembelajaran Berikut : 


    1. Pengertian Profesi

    Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biasanya membutuhkan keterampilan atau pengetahuan tertentu.

    Contoh profesi:

    • Guru
    • Dokter
    • Polisi
    • Petani
    • Nelayan
    • Pemadam kebakaran
    • Perawat
    • Pedagang
    • Koki
    • Pilot
    • Sopir
    • Montir

    Setiap profesi memiliki tugas, tempat kerja, dan alat yang berbeda.

    2. Jenis-jenis Profesi
    ProfesiTugasTempat KerjaAlat yang Digunakan
    GuruMengajar peserta didikSekolahBuku, papan tulis
    DokterMemeriksa dan merawat pasienRumah sakit/klinikStetoskop
    PolisiMenjaga keamanan dan ketertibanKantor polisi/jalan rayaPeluit
    PetaniMenanam dan merawat tanamanSawah/kebunCangkul
    NelayanMenangkap ikanLautJaring/perahu
    KokiMemasak makananRestoran/dapurPisau, kompor
    PilotMenerbangkan pesawatPesawat/bandaraAlat navigasi
    MontirMemperbaiki kendaraanBengkelKunci inggris
    Pemadam kebakaranMemadamkan kebakaranKantor pemadam/lokasi kebakaranSelang air
    PedagangMenjual barangToko/pasarTimbangan

    Cara Mengidentifikasi Profesi

    Untuk mengetahui suatu profesi, peserta didik dapat memperhatikan:

    1. Tugasnya

    Apa yang dilakukan oleh orang tersebut?

    Contoh:
    "Orang ini memeriksa pasien yang sedang sakit."
    ➡️ Profesinya adalah dokter.

    2. Tempat kerjanya

    Di mana orang tersebut bekerja?

    Contoh:
    "Orang ini bekerja di sekolah dan mengajar murid."
    ➡️ Profesinya adalah guru.

    3. Alat yang digunakan

    Apa alat yang digunakan?

    Contoh:
    "Orang ini menggunakan cangkul untuk mengolah tanah."
    ➡️ Profesinya adalah petani.

    4. Pakaian atau seragam

    Beberapa profesi memiliki pakaian khusus.

    Contoh:

    • Polisi → seragam polisi
    • Dokter → jas dokter
    • Pemadam kebakaran → pakaian pelindung 

    Variasi permainan:

    Guru menunjukkan gambar alat kerja dan peserta didik menebak profesinya.

    Contoh:

    🔨 → Tukang
    🩺 → Dokter
    🚒 → Pemadam kebakaran
    📚 → Guru
    🌾 → Petani
    🎣 → Nelayan


    Tugasmu! 

    Jawablah pertanyaan dari teks berikut dan tulislah soalnya kemudia jawab dengan tepat. 

    Berbagai Profesi di Sekitar Kita

    Di sekitar kita terdapat berbagai macam profesi. Ayah Raka bekerja sebagai petani. Setiap pagi ia pergi ke sawah untuk merawat tanaman padi.

    Ibu Raka bekerja sebagai guru. Ia mengajar anak-anak di sekolah. Sementara itu, paman Raka bekerja sebagai dokter. Ia membantu memeriksa dan merawat orang yang sakit.

    Walaupun memiliki pekerjaan yang berbeda, semua profesi tersebut bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

    Pertanyaan:

    1. Apa profesi ayah Raka?
    2. Di mana ayah Raka bekerja?
    3. Apa profesi ibu Raka?
    4. Apa tugas seorang dokter?
    5. Mengapa kita harus menghargai setiap profesi?


    Refleksi / Kesimpulan : 



    Cari Blog Ini

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Kamis, 10 September 2026 : Pendidikan Pancasila

        Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd. Mata Pelajaran           : Pendidikan Pancasila  Hari, Tanggal              :  Kam...

     

    Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design