Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia
Alat Peraga : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat mengidentifikasi denah lingkungan sekitar
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengidentifikasi denah lingkungan sekitar
Materi Pendidikan Pancasila :
Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa,
Let's chek it out!! ^^
Denah adalah gambar sederhana yang menunjukkan letak suatu tempat.
Denah membantu kita untuk:
Mengetahui letak rumah
Menemukan jalan ke suatu tempat
Melihat posisi rumah dan bangunan di sekitarnya
Contoh tempat pada denah lingkungan rumah:
Rumah
Sekolah
Masjid / gereja
Toko
Jalan
Lapangan
Denah lingkungan sekitar rumah menggambarkan tata letak rumah dan tempat di sekitarnya.
Contoh :
Rumah Andi berada di dekat jalan.
Sekolah berada di sebelah kanan rumah.
Masjid berada di depan rumah.
LKPD :
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/ atau melalui media digital. Murid mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Murid mampu menulis berbagai teks tentang diri, keluarga dan/atau lingkungan dengan beberapa kalimat sederhana.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat membaca dan menyebutkan suku kata “ga, gi, gu, ge, go”.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Membaca dan menyebutkan suku kata “ga, gi, gu, ge, go”.
Materi Bahasa Indonesia :
Simak video pembelajaran berikut ya ...
kegiatan mendengarkan cerita lisan atau bergambar secara saksama untuk memahami isi, tokoh, dan alur cerita, serta menjawab pertanyaan terkai. Sikap baik yang diajarkan meliputi duduk tenang, menghadap pembicara, dan tidak bersuara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pemahaman, kosakata, dan menceritakan kembali.
Panduan & Contoh Menyimak untuk Kelas 1 SD:
Sikap Menyimak yang Baik: Duduk tenang, tubuh menghadap guru/penutur, dan fokus mendengarkan.
Contoh Materi Cerita:
Cerita Boni: Boni bermain bola, bolanya terkena batu, lalu jatuh ke danau dan dimainkan anak itik.
Cerita Caca: Caca belajar bersepeda roda dua dengan bantuan ibu.
Teman Baru: Cerita tentang berkenalan, seperti kisah Hana dan Dewi yang gemar melukis.
Aktivitas Setelah Menyimak:
Menjawab pertanyaan tentang tokoh, tempat, dan kejadian.
Menceritakan kembali isi cerita dengan kata-kata sendiri.
Melengkapi kalimat berdasarkan cerita.
Tujuan Pembelajaran: Meningkatkan kemampuan konsentrasi, memahami instruksi, mengenali sifat tokoh (watak), dan memperkaya kosakata.
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Pendidikan Anti Korupsi.
Tujuan Pembelajaran :
1. Menjelaskan arti berani dengan bahasa sederhana. 2. Menyebutkan contoh sikap berani dalam kehidupan sehari-hari. 3. Menunjukkan sikap berani berkata jujur dan berani menolak perbuatan yang tidak baik
Pengertian Berani (Bahasa Anak)
Berani adalah sikap tidak takut melakukan hal yang benar. Anak yang berani akan:
Berani berkata jujur
Berani mengakui kesalahan
Berani menolak perbuatan yang tidak baik
Contoh Sikap Berani dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Di Rumah
Berani berkata jujur saat memecahkan gelas.
Berani meminta maaf jika melakukan kesalahan.
Berani berkata tidak saat diajak berbohong.
2. Di Sekolah
Berani mengakui jika belum mengerjakan PR.
Berani mengembalikan barang teman yang ditemukan.
Berani berkata jujur saat ulangan.
Contoh Cerita Pendek (Pemantik)
Judul: Dika Anak yang Berani
Dika tidak sengaja menjatuhkan pensil temannya. Dika merasa takut, tetapi ia memilih berkata jujur. Dika meminta maaf kepada temannya. Temannya memaafkan Dika. Dika adalah anak yang berani dan jujur.
Pesan Moral
🌟 Anak yang berani akan selalu melakukan hal yang benar. 🌟 Berani berkata jujur membuat hati menjadi tenang. 🌟 Anak berani adalah anak hebat.
LATIHAN SOAL !
Pilihlah jawaban yang benar!
1.Sikap berani berarti berani untuk ….
a. berbohong
b. berkata jujur
c. mengambil milik teman
2. Jika melihat teman berbuat salah, kita sebaiknya ….
a. ikut-ikutan
b. diam saja
c. mengingatkan dengan baik
3. Berani jujur adalah sikap yang ….
a. buruk
b. baik
c. malas
4. Jika menemukan uang di kelas, kita harus ….
a. mengambilnya
b. menyerahkannya kepada guru
c. menyimpannya
5. Berani mengakui kesalahan artinya ….
a. menyalahkan teman
b. tidak mau minta maaf
c. mau minta maaf
Isilah titik-titik dengan jawaban yang benar!
1. Berani berkata jujur adalah sikap yang ……………
2. Jika melakukan kesalahan, kita harus berani meminta ……………
3. Berani menolak ajakan mencontek adalah sikap yang ……………
4. Menemukan barang teman harus dikembalikan kepada ……………
5. Sikap berani membuat kita tidak takut melakukan ……………
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa
Alat Peraga : LKPD, Gambar dan Video Pembelajaran
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Materi Pendidikan Pancasila :
Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa,
Let's chek it out!! ^^
Pengertian Identitas Diri
Identitas diri adalah ciri khas yang dimiliki oleh setiap orang. Setiap anak memiliki identitas diri yang berbeda-beda dan semua harus saling menghargai.
1. Jenis Kelamin
Jenis kelamin adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
👦 Laki-laki
👧 Perempuan
2. Ciri-Ciri Fisik
Ciri-ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat. Contoh ciri-ciri fisik:
Warna kulit: putih, sawo matang, cokelat
Rambut: lurus, keriting, pendek, panjang
Tinggi badan: tinggi, sedang, pendek
Mata: besar, kecil
3. Hobi
Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
Contoh hobi:
Membaca buku 📚
Menggambar 🎨
Bermain bola ⚽
Menyanyi 🎤
Menari 💃
Bersepeda 🚲
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat memahami berbagai macam unsur seni rupa
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengenal unsur seni rupa
Materi Seni Rupa
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!
Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar
Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan
Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan
2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman
Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas
3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas
Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari terkait penjumlahan yang hasilnya sampai 20 (menghitung maju, penjumlahan satuan dengan satuan dan penjumlahan puluhan dengan satuan).
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Menyelesaikan masalah sehari-hari terkait penjumlahan yang hasilnya sampai 20 (menghitung maju, penjumlahan satuan dengan satuan dan penjumlahan puluhan dengan satuan).
Materi Pembelajaran :
Materi Matematika
Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok bilangan untuk mengetahui jumlah keseluruhan.
Lambang penjumlahan Tanda tambah ( + ) dan tanda sama dengan ( = ).
Penjumlahan bilangan sampai 20 Contoh:
5 + 3 = 8
10 + 6 = 16
12 + 7 = 19
Contoh Masalah Sehari-hari
Siti memiliki 6 permen. Ibu memberi 4 permen lagi. Berapa jumlah permen Siti sekarang? 👉 6 + 4 = 10
Di meja ada 8 pensil. Kemudian ditambah 5 pensil. Berapa jumlah pensil semuanya? 👉 8 + 5 = 13
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/ atau melalui media digital. Murid mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Murid mampu menulis berbagai teks tentang diri, keluarga dan/atau lingkungan dengan beberapa kalimat sederhana.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat membaca dan menyebutkan suku kata “ga, gi, gu, ge, go”.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Membaca dan menyebutkan suku kata “ga, gi, gu, ge, go”.
Materi Bahasa Indonesia :
Simak video pembelajaran berikut ya ...
kegiatan mendengarkan cerita lisan atau bergambar secara saksama untuk memahami isi, tokoh, dan alur cerita, serta menjawab pertanyaan terkai. Sikap baik yang diajarkan meliputi duduk tenang, menghadap pembicara, dan tidak bersuara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pemahaman, kosakata, dan menceritakan kembali.
Panduan & Contoh Menyimak untuk Kelas 1 SD:
Sikap Menyimak yang Baik: Duduk tenang, tubuh menghadap guru/penutur, dan fokus mendengarkan.
Contoh Materi Cerita:
Cerita Boni: Boni bermain bola, bolanya terkena batu, lalu jatuh ke danau dan dimainkan anak itik.
Cerita Caca: Caca belajar bersepeda roda dua dengan bantuan ibu.
Teman Baru: Cerita tentang berkenalan, seperti kisah Hana dan Dewi yang gemar melukis.
Aktivitas Setelah Menyimak:
Menjawab pertanyaan tentang tokoh, tempat, dan kejadian.
Menceritakan kembali isi cerita dengan kata-kata sendiri.
Melengkapi kalimat berdasarkan cerita.
Tujuan Pembelajaran: Meningkatkan kemampuan konsentrasi, memahami instruksi, mengenali sifat tokoh (watak), dan memperkaya kosakata.
Memahami isi cerita dengan unsur ADIKSIMBA, antara lain:
Apa (What): Menanyakan peristiwa atau hal yang terjadi.
Di mana (Where): Menanyakan lokasi atau tempat kejadian.
Kapan (When): Menanyakan waktu kejadian.
Siapa (Who):
Menanyakan pihak atau orang yang terlibat
.
Mengapa (Why): Menanyakan penyebab atau alasan peristiwa terjadi.
Bagaimana (How): Menanyakan proses atau kronologi kejadian
Good morning my lovely students. How are you this morning?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran kembali di semester 2 ini ya, semoga solih soliha bu guru tetap semangat dalam aktivitas pembelajaran di sekolah kembali aamiiin ...
Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari terkait penjumlahan yang hasilnya sampai 20 (menghitung maju, penjumlahan satuan dengan satuan dan penjumlahan puluhan dengan satuan).
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Menyelesaikan masalah sehari-hari terkait penjumlahan yang hasilnya sampai 20 (menghitung maju, penjumlahan satuan dengan satuan dan penjumlahan puluhan dengan satuan).
Materi Pembelajaran :
Materi Matematika
Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok bilangan untuk mengetahui jumlah keseluruhan.
Lambang penjumlahan Tanda tambah ( + ) dan tanda sama dengan ( = ).
Penjumlahan bilangan sampai 20 Contoh:
5 + 3 = 8
10 + 6 = 16
12 + 7 = 19
Contoh Masalah Sehari-hari
Siti memiliki 6 permen. Ibu memberi 4 permen lagi. Berapa jumlah permen Siti sekarang? 👉 6 + 4 = 10
Di meja ada 8 pensil. Kemudian ditambah 5 pensil. Berapa jumlah pensil semuanya? 👉 8 + 5 = 13