Kamis, 22 Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 : Seni Rupa

  Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Seni Rupa

Hari, Tanggal              :  Jumat, 23 Oktober 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                           : Mengenal Komposisi "Pengertian, Fungsi dan Jenis" 

Pertemuan Ke             : 3

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik mampu mengenal dan memahami unsur-unsur seni rupa serta prinsip sederhana dalam menciptakan karya seni rupa. Peserta didik mampu mengamati, mengeksplorasi, dan menggunakan unsur serta prinsip seni rupa untuk menghasilkan karya yang memiliki susunan atau komposisi yang baik.

Tujuan Pembelajaran (TP ):

  • Menjelaskan pengertian komposisi dalam seni rupa dengan bahasa sederhana.
  • Menjelaskan fungsi komposisi dalam sebuah karya seni rupa.
  • Mengidentifikasi jenis-jenis komposisi sederhana.
  • Membedakan komposisi simetris, asimetris, dan sentral.
  • Menunjukkan contoh komposisi melalui gambar. 
  • Membuat karya gambar sederhana dengan menerapkan salah satu jenis komposisi.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memusatkan perhatian saat mengamati susunan objek dalam sebuah gambar. Guru mengajak murid memperhatikan posisi, ukuran, bentuk, dan keseimbangan objek sebelum menentukan jenis komposisinya.
    • Meaningful (Bermakna): Murid memahami bahwa komposisi digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat menyusun buku di meja, menata benda di kamar, menghias kelas, atau mengatur objek ketika menggambar agar terlihat rapi dan menarik.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui kegiatan mengamati gambar, permainan “Tebak Jenis Komposisi”, kemudian membuat gambar sederhana menggunakan komposisi simetris, asimetris, atau sentral sesuai kreativitas masing-masing.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1. Peserta didik mengamati berbagai gambar dan mengenali susunan objek dalam sebuah karya seni.

    2. Peserta didik memahami pengertian komposisi dalam seni rupa.

    3. Peserta didik memahami fungsi komposisi untuk membuat karya terlihat rapi, seimbang, dan menarik.

    4. Peserta didik mengenal jenis komposisi, yaitu komposisi simetris, asimetris, dan sentral.

    5. Peserta didik mengidentifikasi jenis komposisi berdasarkan contoh gambar.

    6. Peserta didik membuat gambar sederhana dengan menerapkan salah satu jenis komposisi.


    Materi Seni Rupa :

    Model / Metode Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, tanya jawab, latihan mandiri.  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Surat Yusuf ayat 111:
    "Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal. (Al-Quran) itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 


    1. Pengertian Komposisi

    Komposisi adalah cara mengatur atau menyusun berbagai unsur dalam sebuah karya seni agar terlihat rapi, seimbang, menarik, dan enak dilihat.

    Unsur yang dapat disusun dalam sebuah karya antara lain:

    • garis,
    • bentuk,
    • warna,
    • ukuran,
    • dan objek gambar.

    Contoh:
    Ketika menggambar taman, kita perlu mengatur posisi pohon, bunga, rumah, dan matahari agar gambar tidak terlihat terlalu penuh atau terlalu kosong.

    2. Fungsi Komposisi

    Komposisi memiliki beberapa fungsi, yaitu:

    1. Membuat karya lebih rapi
      Objek dalam gambar tersusun dengan baik.
    2. Menciptakan keseimbangan
      Susunan objek tidak terlihat berat pada satu sisi saja.
    3. Membuat karya lebih menarik
      Penataan objek dan warna membuat gambar lebih menyenangkan untuk dilihat.
    4. Mengatur perhatian
      Komposisi dapat membantu menunjukkan objek yang menjadi pusat perhatian.
    5. Menciptakan keselarasan
      Berbagai objek dalam gambar terlihat cocok dan sesuai satu sama lain.

    3. Jenis-Jenis Komposisi

    A. Komposisi Simetris

    Komposisi simetris adalah susunan objek yang seimbang antara bagian kiri dan kanan.

    Contoh:
    Gambar kupu-kupu dengan bentuk sayap kiri dan kanan yang hampir sama.

    🦋

    B. Komposisi Asimetris

    Komposisi asimetris adalah susunan objek yang tidak sama antara bagian kiri dan kanan, tetapi tetap terlihat seimbang.

    Contoh:
    Di sebelah kiri terdapat pohon besar, sedangkan di sebelah kanan terdapat dua pohon kecil dan sebuah bunga.

    C. Komposisi Sentral

    Komposisi sentral adalah susunan gambar dengan objek utama berada di bagian tengah.

    Contoh:
    Menggambar sebuah vas bunga di tengah kertas, kemudian menambahkan daun atau hiasan di sekelilingnya.

    Latihan Soal

    1. Apa yang dimaksud dengan komposisi dalam seni rupa?
    A. Cara mewarnai gambar
    B. Cara mengatur dan menyusun unsur-unsur dalam karya seni
    C. Cara menghapus gambar
    D. Cara menggambar menggunakan penggaris

    2. Perhatikan situasi berikut!
    Siti menggambar sebuah kupu-kupu. Sayap kiri dan sayap kanan kupu-kupu dibuat hampir sama bentuk dan ukurannya. Jenis komposisi yang digunakan Siti adalah ....
    A. Asimetris
    B. Sentral
    C. Simetris
    D. Acak

    3. Raka menggambar sebuah vas bunga tepat di tengah kertas. Bunga menjadi objek yang paling diperhatikan dalam gambarnya. Komposisi yang digunakan Raka adalah ....
    A. Simetris
    B. Asimetris
    C. Sentral
    D. Tidak beraturan

    4. Perhatikan cerita berikut!
    Dina menggambar sebuah taman. Di sebelah kiri terdapat satu pohon besar, sedangkan di sebelah kanan terdapat dua pohon kecil dan beberapa bunga. Walaupun tidak sama, gambar tersebut tetap terlihat seimbang. Jenis komposisi tersebut adalah ....
    A. Simetris
    B. Asimetris
    C. Sentral
    D. Berulang

    5. Salah satu fungsi komposisi dalam karya seni rupa adalah ....
    A. Membuat gambar menjadi sulit dilihat
    B. Membuat gambar menjadi tidak teratur
    C. Membuat karya terlihat rapi, seimbang, dan menarik
    D. Menghilangkan semua warna pada gambar


    Kunci Jawaban : 
    No.JawabanPenjelasan
    1BKomposisi adalah cara mengatur dan menyusun unsur-unsur dalam karya seni.
    2CKomposisi simetris memiliki susunan yang seimbang antara bagian kiri dan kanan.
    3CKomposisi sentral menempatkan objek utama di bagian tengah.
    4BKomposisi asimetris tidak sama antara kiri dan kanan, tetapi tetap terlihat seimbang.
    5CKomposisi membuat karya lebih rapi, seimbang, harmonis, dan menarik.

    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


    Jumat, 23 Oktober 2026 : IPAS

     Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : IPAS

    Hari, Tanggal              :  Jumat, 23 Oktober 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Perubahan Bentuk Energi dalam Kehidupan sehari-hari

    Pertemuan Ke             : 2

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu mengenali berbagai bentuk energi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, mengidentifikasi sumber energi dan perubahan bentuk energi pada benda di sekitarnya, serta melakukan pengamatan dan eksperimen sederhana untuk memahami proses perubahan energi. Peserta didik mampu menyampaikan hasil pengamatan secara lisan maupun tertulis dan menunjukkan sikap ingin tahu, teliti, serta bertanggung jawab dalam menggunakan energi.

    Tujuan Pembelajaran (TP ):

    • Menjelaskan pengertian energi dengan bahasa sederhana secara tepat.
    • Mengidentifikasi berbagai bentuk energi, seperti energi panas, cahaya, bunyi, gerak, dan listrik.
    • Menjelaskan contoh perubahan bentuk energi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
    • Mengidentifikasi perubahan energi pada alat-alat yang digunakan di rumah dan sekolah.
    • Melakukan eksperimen sederhana tentang perubahan bentuk energi dengan mengikuti petunjuk dan aturan keselamatan.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memusatkan perhatian pada materi dan menyadari perubahan energi yang terjadi di sekitarnya.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan konsep perubahan energi dengan pengalaman sehari-hari.
    • Joyful (Menyenangkan): Guru dapat menunjukkan gambar radio, lalu peserta didik menyebutkan perubahan energi yang terjadi.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1. Peserta didik mengenal pengertian energi dan manfaatnya.

    2. Peserta didik mengidentifikasi bentuk-bentuk energi.

    3. Peserta didik menjelaskan proses perubahan bentuk energi.

    4. Peserta didik melakukan eksperimen sederhana.


    Materi IPAS :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, Diskusi  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.

    QS. An-Nahl ayat 10

    هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً

    Huwal-lażī anzala minas-samā’i mā’an.

    Artinya: “Dialah yang telah menurunkan air dari langit untuk kamu ....”

    Hubungan dengan materi IPAS:

    • Air sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

    • Air yang mengalir dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pada pembangkit listrik tenaga air.

    • Ayat ini mengajak peserta didik mensyukuri air sebagai karunia Allah Swt.

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Pengertian Energi

    Energi adalah kemampuan untuk melakukan kegiatan atau menyebabkan perubahan. Kita membutuhkan energi untuk bergerak, belajar, bermain, menyalakan lampu, dan menjalankan berbagai alat.

    Contoh sumber energi di sekitar kita adalah matahari, makanan, baterai, dan listrik.

    2. Macam-Macam Bentuk Energi

    Unsupported client – Canva

    a. Energi panas

    Energi yang dapat membuat benda menjadi hangat atau meningkatkan suhunya.

    Contoh: panas matahari dan panas dari setrika.

    Relacionar Columnas: Match the Phrasal Verbs to the Correct Images.

    b. Energi cahaya

    Energi yang membantu kita melihat benda.

    Contoh: cahaya matahari dan cahaya lampu.

    Bambino Con Tamburo Vettoriali, Illustrazioni e Clipart

    c. Energi bunyi

    Energi yang dihasilkan oleh benda yang bergetar dan dapat didengar oleh telinga.

    Contoh: bunyi bel, gitar, dan drum.

    ¿Cuál es la principal diferencia entre rodar y girar para niños? - Giggle Academy Blog

    d. Energi gerak

    Energi yang dimiliki benda karena bergerak.

    Contoh: bola menggelinding, sepeda berjalan, dan kipas berputar.

    Bóng đèn sáng nhờ dòng điện | Khám phá - Khoa học & Công nghệ

    e. Energi listrik

    Energi yang digunakan untuk menjalankan berbagai peralatan listrik.

    Contoh: televisi, lampu, dan kipas angin.

    3. Proses Perubahan Bentuk Energi

    Perubahan bentuk energi adalah proses berubahnya energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Perubahan energi sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

    1Lampu menyalaEnergi listrik menjadi energi cahaya dan panas
    2Kipas anginEnergi listrik menjadi energi gerak dan bunyi
    3Setrika listrikEnergi listrik menjadi energi panas
    4RadioEnergi listrik menjadi energi bunyi
    5Panel suryaEnergi cahaya matahari menjadi energi listrik
    6Tubuh saat berlariEnergi kimia dari makanan menjadi energi gerak dan panas
    7Buah jatuh dari pohonEnergi potensial gravitasi menjadi energi gerak
    8Baterai pada senterEnergi kimia menjadi energi listrik, lalu menjadi energi cahaya dan panas

    Mengapa Energi Dapat Berubah?

    Energi dapat berubah bentuk ketika suatu benda atau alat bekerja. Misalnya, kipas angin menggunakan energi listrik untuk memutar baling-baling. Energi listrik berubah menjadi energi gerak, disertai sedikit bunyi dan panas.

    Energi tidak selalu hilang ketika berubah bentuk. Energi dapat berpindah atau berubah bentuk, meskipun sebagian energi dapat tersebar ke lingkungan sebagai panas atau bunyi.

    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 


    Rabu, 21 Oktober 2026

    Kamis, 22 Oktober 2026 : IPAS

    Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : IPAS

    Hari, Tanggal              :  Kamis, 22 Oktober 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                           : Perubahan Bentuk Energi dalam Kehidupan sehari-hari

    Pertemuan Ke             : 1

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu mengenali berbagai bentuk energi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, mengidentifikasi sumber energi dan perubahan bentuk energi pada benda di sekitarnya, serta melakukan pengamatan dan eksperimen sederhana untuk memahami proses perubahan energi. Peserta didik mampu menyampaikan hasil pengamatan secara lisan maupun tertulis dan menunjukkan sikap ingin tahu, teliti, serta bertanggung jawab dalam menggunakan energi.

    Tujuan Pembelajaran (TP ):

    • Menjelaskan pengertian energi dengan bahasa sederhana secara tepat.
    • Mengidentifikasi berbagai bentuk energi, seperti energi panas, cahaya, bunyi, gerak, dan listrik.
    • Menjelaskan contoh perubahan bentuk energi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
    • Mengidentifikasi perubahan energi pada alat-alat yang digunakan di rumah dan sekolah.
    • Melakukan eksperimen sederhana tentang perubahan bentuk energi dengan mengikuti petunjuk dan aturan keselamatan.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memusatkan perhatian pada materi dan menyadari perubahan energi yang terjadi di sekitarnya.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan konsep perubahan energi dengan pengalaman sehari-hari.
    • Joyful (Menyenangkan): Guru dapat menunjukkan gambar radio, lalu peserta didik menyebutkan perubahan energi yang terjadi.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1. Peserta didik mengenal pengertian energi dan manfaatnya.

    2. Peserta didik mengidentifikasi bentuk-bentuk energi.

    3. Peserta didik menjelaskan proses perubahan bentuk energi.

    4. Peserta didik melakukan eksperimen sederhana.


    Materi IPAS :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video pembelajaran, Diskusi  

    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.

    QS. An-Nahl ayat 10

    هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً

    Huwal-lażī anzala minas-samā’i mā’an.

    Artinya: “Dialah yang telah menurunkan air dari langit untuk kamu ....”

    Hubungan dengan materi IPAS:

    • Air sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

    • Air yang mengalir dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pada pembangkit listrik tenaga air.

    • Ayat ini mengajak peserta didik mensyukuri air sebagai karunia Allah Swt.

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 



    1. Pengertian Energi

    Energi adalah kemampuan untuk melakukan kegiatan atau menyebabkan perubahan. Kita membutuhkan energi untuk bergerak, belajar, bermain, menyalakan lampu, dan menjalankan berbagai alat.

    Contoh sumber energi di sekitar kita adalah matahari, makanan, baterai, dan listrik.

    2. Macam-Macam Bentuk Energi

    Unsupported client – Canva

    a. Energi panas

    Energi yang dapat membuat benda menjadi hangat atau meningkatkan suhunya.

    Contoh: panas matahari dan panas dari setrika.

    Relacionar Columnas: Match the Phrasal Verbs to the Correct Images.

    b. Energi cahaya

    Energi yang membantu kita melihat benda.

    Contoh: cahaya matahari dan cahaya lampu.

    Bambino Con Tamburo Vettoriali, Illustrazioni e Clipart

    c. Energi bunyi

    Energi yang dihasilkan oleh benda yang bergetar dan dapat didengar oleh telinga.

    Contoh: bunyi bel, gitar, dan drum.

    ¿Cuál es la principal diferencia entre rodar y girar para niños? - Giggle Academy Blog

    d. Energi gerak

    Energi yang dimiliki benda karena bergerak.

    Contoh: bola menggelinding, sepeda berjalan, dan kipas berputar.

    Bóng đèn sáng nhờ dòng điện | Khám phá - Khoa học & Công nghệ

    e. Energi listrik

    Energi yang digunakan untuk menjalankan berbagai peralatan listrik.

    Contoh: televisi, lampu, dan kipas angin.

    3. Proses Perubahan Bentuk Energi

    Perubahan bentuk energi adalah proses berubahnya energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Perubahan energi sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

    1Lampu menyalaEnergi listrik menjadi energi cahaya dan panas
    2Kipas anginEnergi listrik menjadi energi gerak dan bunyi
    3Setrika listrikEnergi listrik menjadi energi panas
    4RadioEnergi listrik menjadi energi bunyi
    5Panel suryaEnergi cahaya matahari menjadi energi listrik
    6Tubuh saat berlariEnergi kimia dari makanan menjadi energi gerak dan panas
    7Buah jatuh dari pohonEnergi potensial gravitasi menjadi energi gerak
    8Baterai pada senterEnergi kimia menjadi energi listrik, lalu menjadi energi cahaya dan panas

    Mengapa Energi Dapat Berubah?

    Energi dapat berubah bentuk ketika suatu benda atau alat bekerja. Misalnya, kipas angin menggunakan energi listrik untuk memutar baling-baling. Energi listrik berubah menjadi energi gerak, disertai sedikit bunyi dan panas.

    Energi tidak selalu hilang ketika berubah bentuk. Energi dapat berpindah atau berubah bentuk, meskipun sebagian energi dapat tersebar ke lingkungan sebagai panas atau bunyi.

    Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 

    Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau menyebabkan suatu perubahan. Energi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, energi panas dari matahari digunakan untuk mengeringkan pakaian, energi listrik untuk menyalakan lampu, energi cahaya untuk membantu kita melihat, energi gerak untuk menggerakkan benda, dan energi kimia dari makanan untuk membantu tubuh beraktivitas.

    Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat memahami pengertian energi, menyebutkan berbagai contoh energi di lingkungan sekitar, serta mengetahui manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga harus menggunakan energi secara bijak dan menghemat energi agar tidak terbuang sia-sia.

    Kamis, 22 Oktober 2026 : Pendidikan Pancasila

      Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

    Mata Pelajaran           : Pendidikan Pancasila 

    Hari, Tanggal              :  Kamis, 22 Oktober 2026

    Fase / Kelas                 : B / 3C

     Materi                     : Menunjukan perilaku peduli lingkungan sebagai wujud aturan Tidak Tertulis di masyarakat. 

    Pertemuan Ke             : 5 

    Capaian Pembelajaran : 

    Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Peserta didik mampu mengidentifikasi aturan tertulis dan tidak tertulis serta menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan menghargai orang lain dengan melaksanakan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

    Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian aturan tertulis dan aturan tidak tertulis dengan bahasa sederhana.
  • Mengidentifikasi contoh aturan tertulis yang berlaku di lingkungan sekolah.
  • Mengidentifikasi contoh aturan tidak tertulis yang berlaku di lingkungan sekolah.
  • Membedakan aturan tertulis dan tidak tertulis berdasarkan contoh yang ditemukan di sekolah.
  • Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di lingkungan sekolah.
    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat memperhatikan dan mengenali berbagai aturan yang berlaku di lingkungan sekolah serta menyadari pentingnya mematuhi aturan tersebut.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami bahwa aturan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, nyaman, dan menyenangkan bagi semua warga sekolah.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan “Tertulis atau Tidak Tertulis?”, bermain peran, dan mengamati aturan yang terdapat di lingkungan sekolah sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan menyenangkan.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

    1. Peserta didik mengenal pengertian aturan dan memahami bahwa aturan diperlukan agar kehidupan bersama menjadi tertib dan nyaman.

    2. Peserta didik mengenali ciri-ciri aturan tertulis dan tidak tertulis.

    3. Peserta didik mengidentifikasi berbagai contoh aturan tertulis di lingkungan sekolah.

    4. Peserta didik mengidentifikasi berbagai contoh aturan tidak tertulis di lingkungan sekolah

    5. Peserta didik mengelompokkan aturan di sekolah berdasarkan aturan tertulis dan tidak tertulis.

    Materi Pendidikan Pancasila :

    Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

    Media Pembelajaran / Alat Peraga : LKPD, Video Pembelajaran 


    بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

    Apa kabarnya hari ini?
    Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

    Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

    💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

    • 😊 Senyum dan memberi salam.
    • 🙏 Duduk dengan rapi.
    • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
    • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
    • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
    Karakter Persatuan dan Toleransi: QS. Al-Hujurat Ayat 13
    Ayat ini merupakan landasan utama dalam kurikulum pendidikan Islam untuk mengajarkan persatuan di tengah keberagaman (multikulturalisme) serta toleransi antarmanusia.
    Karakter Keadilan: QS. Al-Ma'idah Ayat 8
    Ayat ini mengajarkan konsep keadilan yang mutlak, di mana menegakkan keadilan adalah kewajiban moral yang tidak boleh goyah sedikit pun, bahkan terhadap orang atau kelompok yang tidak disukai.

    Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 


    PENJABARAN MATERI

    📖 Materi Pembelajaran

    1. Pengertian Aturan

    Aturan adalah ketentuan yang dibuat untuk mengatur perilaku seseorang agar kehidupan bersama menjadi tertib, aman, nyaman, dan teratur.

    Aturan dapat ditemukan di rumah, sekolah, maupun masyarakat.

    Contoh:

    • Datang ke sekolah tepat waktu.
    • Menggunakan seragam sesuai ketentuan.
    • Menjaga kebersihan kelas.
    • Menghormati guru dan teman.
    • Mengantre dengan tertib.

    2. Aturan Tertulis

    Aturan tertulis adalah aturan yang dibuat dan dicatat dalam bentuk tulisan sehingga dapat dibaca dan diketahui oleh orang yang harus mematuhinya.

    Contoh aturan tertulis di sekolah:

    • Siswa datang tepat waktu.
    • Siswa memakai seragam sesuai jadwal.
    • Siswa mengikuti kegiatan pembelajaran.
    • Siswa menjaga kebersihan sekolah.
    • Siswa tidak boleh membawa benda yang dilarang sekolah.
    • Siswa mengerjakan tugas yang diberikan guru.
    • Siswa mengikuti tata tertib sekolah.

    Contoh:
    Di depan kelas terdapat tulisan:

    “Buanglah sampah pada tempatnya.”

    Aturan tersebut merupakan aturan tertulis karena dapat dibaca dalam bentuk tulisan.

    3. Aturan Tidak Tertulis

    Aturan tidak tertulis adalah aturan yang tidak dicatat secara resmi, tetapi dipahami dan dilakukan bersama berdasarkan kebiasaan, kesopanan, dan norma yang berlaku.

    Contoh di sekolah:

    • Mengucapkan salam ketika bertemu guru.
    • Berbicara dengan sopan kepada guru dan teman.
    • Menghargai teman yang sedang berbicara.
    • Tidak memotong pembicaraan orang lain.
    • Meminta izin ketika ingin menggunakan barang milik teman.
    • Membantu teman yang mengalami kesulitan.
    • Tidak mengejek atau mengganggu teman.

    Aturan tersebut mungkin tidak selalu tertulis di papan pengumuman, tetapi tetap perlu dilakukan karena merupakan perilaku yang baik dan menghargai orang lain.

    4. Perbedaan Aturan Tertulis dan Tidak Tertulis

    Aturan TertulisAturan Tidak Tertulis
    Dicatat atau dituliskanTidak harus dituliskan
    Dapat dibaca oleh warga sekolahBiasanya dipahami melalui kebiasaan dan kesopanan
    Biasanya terdapat dalam tata tertib sekolahBerkaitan dengan norma dan kebiasaan baik
    Contoh: datang tepat waktuContoh: berbicara sopan
    Contoh: memakai seragam sesuai jadwalContoh: menghormati guru

    5. Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?

    Mematuhi aturan sangat penting karena dapat:

    • menciptakan ketertiban;
    • membuat kegiatan belajar lebih nyaman;
    • menjaga keamanan;
    • melatih kedisiplinan;
    • menunjukkan sikap tanggung jawab;
    • menghargai hak orang lain;
    • menciptakan hubungan yang baik dengan guru dan teman.

    6. Akibat Tidak Mematuhi Aturan

    Jika aturan tidak dilaksanakan, dapat terjadi:

    • kegiatan belajar menjadi terganggu;
    • lingkungan menjadi tidak tertib;
    • orang lain merasa tidak nyaman;
    • terjadi perselisihan;
    • mendapatkan teguran atau konsekuensi sesuai aturan sekolah.

    7. Contoh Penerapan di Sekolah

    Situasi 1:
    Bel masuk berbunyi. Rani segera masuk kelas dan menyiapkan buku.

    ➡️ Rani telah melaksanakan aturan sekolah.

    Situasi 2:
    Budi melihat sampah di lantai. Ia mengambil sampah tersebut dan membuangnya ke tempat sampah.

    ➡️ Budi menunjukkan sikap bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan.

    Situasi 3:
    Siti sedang berbicara dengan guru. Andi menunggu sampai Siti selesai berbicara sebelum menyampaikan pendapatnya.

    ➡️ Andi telah melaksanakan aturan tidak tertulis berupa menghargai orang lain.

    8. Sikap yang Perlu Dibiasakan

    Peserta didik dapat membiasakan:

    🌟 Datang tepat waktu
    🌟 Memakai seragam sesuai ketentuan
    🌟 Mengikuti pembelajaran dengan tertib
    🌟 Menjaga kebersihan kelas
    🌟 Berbicara santun
    🌟 Menghormati guru
    🌟 Menghargai teman
    🌟 Mengantre dengan tertib
    🌟 Meminta izin ketika diperlukan
    🌟 Bertanggung jawab terhadap tugas

    Aturan tidak tertulis biasanya tumbuh dari kebiasaan, nilai kesopanan, kepedulian, dan kesepakatan dalam masyarakat.

    Contoh aturan tidak tertulis di masyarakat:

    • Menyapa tetangga dengan sopan.

    • Membantu tetangga yang membutuhkan pertolongan.

    • Menjaga kebersihan lingkungan bersama.

    • Mengikuti kegiatan gotong royong sesuai kemampuan.

    • Tidak mengganggu ketenangan orang lain.

    • Menghargai orang yang sedang berbicara.

    • Mengembalikan barang yang dipinjam.

    Aturan tidak tertulis membantu masyarakat hidup rukun, tertib, nyaman, dan saling menghargai.

    Catatan: Tidak semua aturan tidak tertulis memiliki sanksi resmi. Namun, kita tetap perlu melaksanakannya sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama.

    Perilaku Peduli Lingkungan

    Peduli lingkungan adalah sikap memperhatikan, menjaga, dan melakukan tindakan yang bermanfaat bagi kebersihan serta kelestarian lingkungan.

    Contoh perilaku peduli lingkungan:

    Di rumah:

    • Membuang sampah pada tempatnya.

    • Membantu menyapu halaman.

    • Menghemat air.

    • Merawat tanaman.

    Di sekolah:

    • Melaksanakan piket kelas.

    • Menjaga kebersihan meja dan lantai.

    • Memilah sampah sesuai tempat yang tersedia.

    • Tidak mencoret-coret dinding.

    Di masyarakat:

    • Ikut membersihkan lingkungan bersama warga.

    • Tidak membuang sampah ke selokan.

    • Membantu membersihkan fasilitas umum.

    • Mengajak orang lain menjaga kebersihan dengan sopan.

    Perilaku tersebut menunjukkan bahwa kita peduli terhadap kenyamanan dan kesehatan bersama.

    Hubungan Aturan Tidak Tertulis dengan Gotong Royong

    Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang bermanfaat bagi semua orang.

    Dalam masyarakat, warga sering memiliki kebiasaan saling membantu menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan tersebut merupakan salah satu contoh penerapan aturan tidak tertulis.

    Manfaat gotong royong:

    1. Pekerjaan menjadi lebih ringan.

    2. Lingkungan menjadi bersih dan nyaman.

    3. Mempererat persaudaraan.

    4. Menumbuhkan rasa tanggung jawab.

    5. Melatih kerja sama dan kepedulian.

    6. Menciptakan kerukunan di masyarakat.

    Gotong royong dapat dilakukan tanpa membeda-bedakan teman atau tetangga. Setiap orang dapat berpartisipasi sesuai kemampuan.

    Kaitan dengan Nilai Pancasila

    Perilaku peduli lingkungan dan gotong royong mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama:

    • Sila Kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab, melalui sikap saling membantu dan menghargai.

    • Sila Ketiga: Persatuan Indonesia, melalui kerja sama dan menjaga kerukunan.

    • Sila Kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui tanggung jawab bersama menjaga lingkungan agar nyaman digunakan semua orang.

    Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, kita belajar menjadi warga yang peduli, bertanggung jawab, dan suka menolong.

    LKPD 

    Refleksi / Kesimpulan : 


    Cari Blog Ini

    Diberdayakan oleh Blogger.

    Jumat, 23 Oktober 2026 : Seni Rupa

       Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd. Mata Pelajaran           : Seni Rupa Hari, Tanggal              :  Jumat, 23 Oktobe...

     

    Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design