Minggu, 01 November 2026

Senin, 2 November 2026 : Bahasa Indonesia

Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Bahasa Indonesia

Hari, Tanggal              :  Senin, 2 November 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                     : Mengenal Komponen Berbicara Santun (Pilihan kata, volume, intonasi dan gestur)   

Pertemuan Ke             : 1

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik mampu berbicara dengan santun menggunakan pilihan kata yang tepat, volume suara yang sesuai, intonasi yang jelas, serta gestur tubuh yang baik dalam berbagai situasi komunikasi sehari-hari. Peserta didik juga mampu menyampaikan pendapat, bertanya, menjawab, dan menanggapi pembicaraan orang lain dengan bahasa yang baik dan penuh rasa hormat.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian berbicara santun dengan benar.

  • Mengidentifikasi empat komponen berbicara santun, yaitu pilihan kata, volume suara, intonasi, dan gestur.

  • Membedakan penggunaan kata-kata santun dan tidak santun dalam percakapan sehari-hari.

  • Mempraktikkan volume suara yang sesuai ketika berbicara.

  • Menggunakan intonasi yang tepat saat bertanya, menjawab, dan menyampaikan pendapat.

  • Mempraktikkan gestur tubuh yang sopan ketika berbicara dengan orang lain.

  • Melakukan percakapan sederhana dengan menerapkan komponen berbicara santun di lingkungan rumah dan sekolah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyadari pentingnya berbicara santun dan menghargai orang lain ketika berkomunikasi.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menceritakan pengalaman ketika meminta bantuan kepada orang tua. Murid dapat menghubungkan materi berbicara santun dengan pengalaman nyata di rumah dan sekolah. 
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat menyebutkan kata-kata santun seperti maaf, tolong, permisi, dan terima kasih. guru mengucapkan satu kalimat dengan berbagai intonasi, kemudian peserta didik menebak maksudnya.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

1. Peserta didik mengenal pengertian berbicara santun.

2. Peserta didik memahami pilihan kata yang baik dan sopan.

3. Peserta didik memahami penggunaan volume suara yang sesuai.

4. Peserta didik mengenal intonasi dalam berbicara.

5. Peserta didik memahami gestur tubuh yang baik saat berbicara.

6. Peserta didik mempraktikkan percakapan santun dalam kehidupan sehari-hari.


Materi Bahasa Indonesia :

Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning

Media Pembelajaran / Alat Peraga : Tanya jawab, diskusi, demonstrasi, penugasan, dan permainan bahasa. 

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
QS. Al-Isra' Ayat 53 (Perkataan yang Lebih Baik)
  • Bunyi singkat: "Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar)."
  • Makna: Memerintahkan umat Islam untuk memilih kata-kata terbaik saat berbicara agar tidak memicu permusuhan yang disulut oleh setan. 

Video Pembelajaran : 


Materi Pembelajaran

1. Pengertian Berbicara Santun

Berbicara santun adalah cara menyampaikan sesuatu kepada orang lain menggunakan bahasa yang baik, sopan, dan tidak menyakiti perasaan orang lain.

Berbicara santun menunjukkan bahwa kita menghargai dan menghormati orang yang sedang diajak berbicara.

Contoh perilaku berbicara santun:

  • Mengucapkan salam ketika bertemu guru.

  • Menggunakan kata tolong ketika meminta bantuan.

  • Mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan.

  • Mengucapkan maaf ketika melakukan kesalahan.

  • Mendengarkan orang lain ketika sedang berbicara.


2. Komponen Berbicara Santun

Ada empat komponen penting yang perlu diperhatikan ketika berbicara santun.

A. Pilihan Kata

Pilihan kata adalah kata-kata yang kita gunakan ketika berbicara dengan orang lain.

Gunakan kata-kata yang baik, sopan, dan mudah dipahami.

Contoh:

  • Santun: "Tolong ambilkan buku saya."

  • Tidak santun: "Ambilkan buku itu!"

  • Santun: "Maaf, boleh saya bertanya?"

B. Volume Suara

Volume suara adalah keras atau pelannya suara ketika berbicara.

Berbicaralah dengan suara yang jelas dan sesuai keadaan.

Contoh:

  • Di perpustakaan: berbicara dengan suara pelan.

  • Di kelas: berbicara dengan suara yang jelas.

  • Di lapangan: boleh menggunakan suara lebih keras agar terdengar.

Hindari berteriak ketika berbicara dengan orang lain.

C. Intonasi

Intonasi adalah tinggi rendahnya nada suara ketika berbicara.

Intonasi membantu orang lain memahami maksud pembicaraan kita.

Contoh:

  • Kalimat berita: "Hari ini saya belajar Bahasa Indonesia." (nada biasa).

  • Kalimat tanya: "Apakah kamu sudah makan?" (nada bertanya).

  • Kalimat perintah: "Silakan duduk dengan tertib." (nada tegas tetapi sopan).

  • Kalimat kagum: "Wah, gambarmu bagus sekali!" (nada gembira).

D. Gestur

Gestur adalah gerakan tubuh yang digunakan untuk membantu menyampaikan pesan ketika berbicara.

Contoh gestur yang santun:

  • Menatap lawan bicara dengan wajar.

  • Tersenyum dengan ramah.

  • Menganggukkan kepala ketika memahami pembicaraan.

  • Menggunakan gerakan tangan yang sopan.

  • Berdiri atau duduk dengan sikap yang baik.

Hindari menunjuk wajah orang lain, membelakangi lawan bicara, atau bermain sendiri ketika orang lain berbicara.

E. Contoh Percakapan Berbicara Santun

Situasi: Meminjam Pensil kepada Teman

Alya: "Rani, bolehkah aku meminjam pensilmu?"

Rani: "Tentu, Alya. Silakan gunakan."

Alya: "Terima kasih, Rani."

Rani: "Sama-sama."

Komponen berbicara santun dalam percakapan tersebut:

  1. Pilihan kata: menggunakan kata bolehkah, silakan, dan terima kasih.

  2. Volume suara: berbicara dengan suara jelas dan tidak berteriak.

  3. Intonasi: menggunakan nada bertanya ketika meminta izin.

  4. Gestur: tersenyum, menghadap teman, dan menggunakan gerakan tubuh yang sopan.

F. Penerapan Berbicara Santun dalam Kehidupan Sehari-hari

Lingkungan

Contoh Berbicara Santun

Rumah

"Bu, bolehkah saya membantu memasak?"

Sekolah

"Bu Guru, izin bertanya."

Perpustakaan

Berbicara pelan agar tidak mengganggu orang lain.

Bermain

"Ayo, kita bermain bersama."

Dengan teman

"Maaf, aku tidak sengaja."


I. Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Berbicara santun berarti berbicara menggunakan bahasa yang ....

  • A. kasar

  • B. sopan

  • C. keras

  • D. marah

2. Ketika meminta bantuan kepada teman, sebaiknya kita mengucapkan kata ....

  • A. pergi

  • B. cepat

  • C. tolong

  • D. diam

3. Keras dan pelannya suara disebut ....

  • A. gestur

  • B. intonasi

  • C. volume suara

  • D. pilihan kata

4. Tinggi rendahnya nada suara ketika berbicara disebut ....

  • A. intonasi

  • B. gestur

  • C. volume

  • D. gerakan

5. Contoh gestur yang baik ketika berbicara adalah ....

  • A. membelakangi teman

  • B. bermain sendiri

  • C. tersenyum dan menghadap lawan bicara

  • D. menunjuk wajah teman

B. Isian Singkat

  1. Empat komponen berbicara santun adalah ....

  2. Ketika melakukan kesalahan, kita sebaiknya mengucapkan ....

  3. Saat berada di perpustakaan, kita harus berbicara dengan suara ....

  4. Gerakan tubuh ketika berbicara disebut ....

  5. Ketika menerima bantuan, kita mengucapkan ....

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda: 1. B, 2. C, 3. C, 4. A, 5. C.

Isian:

  1. Pilihan kata, volume suara, intonasi, dan gestur.

  2. Maaf.

  3. Pelan.

  4. Gestur.

  5. Terima kasih.



Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran : 

Senin, 2 November 2026 : Pendidikan Pancasila

Nama Guru                  : Risky Melina Sari, S.Pd.

Mata Pelajaran           : Pendidikan Pancasila 

Hari, Tanggal              :  Senin, 2 November 2026

Fase / Kelas                 : B / 3C

 Materi                           : Keseimbangan Pemenuhan Hak di Sekolah, di rumah  

Pertemuan Ke             : 1

Capaian Pembelajaran : 

Peserta didik mampu mengenali dan memahami aturan, hak, serta kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah. Peserta didik mampu mengidentifikasi hak yang dimiliki di lingkungan rumah dan sekolah serta menunjukkan perilaku menghargai hak diri sendiri dan orang lain dalam kehidupan sehari-hari sesuai nilai-nilai Pancasila.

Tujuan Pembelajaran (TP ): 

  • Menjelaskan pengertian hak dengan benar.
  • Menyebutkan macam-macam hak anak di lingkungan rumah.
  • Menyebutkan macam-macam hak peserta didik di lingkungan sekolah.
  • Menjelaskan contoh pemenuhan hak di lingkungan rumah dan sekolah.
  • Menunjukkan sikap menghargai hak orang lain dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menceritakan pengalaman tentang pemenuhan hak di rumah dan sekolah.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat diajak untuk menyadari bahwa setiap anak memiliki hak yang harus dihormati dan dipenuhi, baik di rumah maupun di sekolah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menceritakan pengalaman mendapatkan hak di rumah, seperti mendapatkan makanan, kasih sayang, perlindungan, dan kesempatan belajar.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan Permainan "Kartu Hak di Rumah dan Sekolah", Pembelajaran dilakukan melalui permainan dan kegiatan kelompok agar peserta didik merasa senang, aktif, dan bersemangat.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP ): 

1. Peserta didik memahami pengertian hak dan mengenali hak sebagai seorang anak.

2. Peserta didik mengidentifikasi berbagai macam hak anak di lingkungan rumah.

3. Peserta didik mengidentifikasi berbagai macam hak peserta didik di lingkungan sekolah.

4. Peserta didik memahami cara memenuhi hak di rumah dan sekolah serta menghargai hak orang lain.


Materi Pendidikan Pancasila :

Model / Metode Pembelajaran : Discovery Learning 

Media Pembelajaran / Alat Peraga : Video Pembelajaran, tanya jawab, bercerita, permainan edukatif. 

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah Kelas 3C SD Al-Azhar 2.

Apa kabarnya hari ini?
Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🤲✨

Semoga hari ini kita semua diberi kesehatan, semangat belajar, dan menjadi anak yang baik serta berakhlak mulia.

💛 Sebelum belajar, jangan lupa adabnya ya:

  • 😊 Senyum dan memberi salam.
  • 🙏 Duduk dengan rapi.
  • 👂 Mendengarkan saat guru berbicara.
  • ✋ Mengangkat tangan sebelum berbicara.
  • 🤝 Saling menghormati dan menyayangi teman.
QS. At-Tahrim: 6
"Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu..."
  • Makna: Ayat ini mewajibkan orang tua dan pendidik untuk mendidik, membimbing, serta membekali anak dengan ilmu agama dan akhlak yang baik agar mereka terjaga dari kesesatan dan keburukan (siksa api neraka)

Perhatikan Video Pembalajaran Berikut : 




1. Pengertian Hak

Hak adalah segala sesuatu yang pantas kita terima atau dapatkan. Setiap anak memiliki hak yang harus dihormati dan dipenuhi oleh orang-orang di sekitarnya.

Hak harus diterima oleh setiap anak tanpa membeda-bedakan suku, agama, jenis kelamin, maupun keadaan keluarganya.

Contoh hak anak:

  • Mendapatkan kasih sayang.

  • Mendapatkan pendidikan.

  • Mendapatkan makanan dan minuman.

  • Mendapatkan perlindungan.

  • Mendapatkan waktu untuk bermain.

  • Mendapatkan kesempatan untuk berpendapat.

2. Hak Anak di Lingkungan Rumah

Rumah merupakan tempat pertama bagi anak untuk mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan perhatian dari keluarga.

Berikut beberapa hak anak di lingkungan rumah:

No.

Hak Anak

Contoh Pemenuhan Hak

1

Mendapat kasih sayang

Orang tua menyayangi dan memperhatikan anak.

2

Mendapat makanan

Orang tua menyediakan makanan bergizi.

3

Mendapat pendidikan

Orang tua mendukung anak untuk belajar.

4

Mendapat perlindungan

Keluarga menjaga anak dari bahaya.

5

Mendapat waktu istirahat

Anak diberikan waktu tidur yang cukup.

6

Mendapat kesempatan bermain

Orang tua memberikan waktu untuk bermain.

7

Menyampaikan pendapat

Anak didengarkan ketika menyampaikan pendapat dengan sopan.


3. Hak Peserta Didik di Lingkungan Sekolah

Sekolah merupakan tempat peserta didik belajar, bermain, dan mengembangkan kemampuan. Setiap peserta didik memiliki hak yang harus dihormati.

Berikut beberapa hak peserta didik di sekolah:

No.

Hak Peserta Didik

Contoh Pemenuhan Hak

1

Mendapatkan pelajaran

Guru mengajarkan materi kepada peserta didik.

2

Mendapat bimbingan guru

Guru membantu ketika peserta didik mengalami kesulitan.

3

Mendapat perlakuan adil

Guru tidak membeda-bedakan peserta didik.

4

Menggunakan fasilitas sekolah

Peserta didik dapat menggunakan perpustakaan.

5

Mendapat lingkungan aman

Sekolah menjaga peserta didik dari perundungan.

6

Menyampaikan pendapat

Peserta didik diberi kesempatan bertanya dan menjawab.

7

Bermain dan beristirahat

Peserta didik mendapat waktu istirahat.

4. Pemenuhan Hak di Lingkungan Rumah dan Sekolah

Pemenuhan hak adalah usaha memberikan sesuatu yang menjadi hak seseorang agar dapat diterima dan dinikmati dengan baik.

A. Pemenuhan hak di rumah

  • Orang tua memberikan makanan dan minuman kepada anak.

  • Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian.

  • Anak mendapatkan tempat tinggal yang aman.

  • Orang tua memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar dan bermain.

  • Anggota keluarga saling mendengarkan pendapat.

B. Pemenuhan hak di sekolah

  • Guru memberikan pembelajaran kepada seluruh peserta didik.

  • Guru membantu peserta didik yang belum memahami pelajaran.

  • Sekolah menyediakan fasilitas belajar.

  • Guru memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk bertanya.

  • Sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

5. Menghargai Hak Orang Lain

Selain menerima hak, kita juga harus menghargai hak orang lain.

Contoh perilaku menghargai hak orang lain:

  1. Tidak mengganggu teman yang sedang belajar.

  2. Mendengarkan ketika teman sedang berbicara.

  3. Tidak merebut barang milik teman.

  4. Memberikan kesempatan kepada teman untuk berpendapat.

  5. Tidak membeda-bedakan teman.

  6. Menggunakan fasilitas sekolah secara bergantian.

Ingat! Setiap orang memiliki hak. Kita harus menghargai hak orang lain agar tercipta kehidupan yang rukun, aman, dan damai.


Refleksi / Kesimpulan : 


Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design