Selasa, 18 November 2025

Bahasa Indonesia dan Matematika

  

Hari/Tanggal        : Rabu, 19 November 2025

Mata Pelajaran     : Bahasa Indonesia dan Matematika 

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Matematika dan Bahasa Indonesia. 

Capaian Pembelajaran (CP):

Murid mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Murid mampu membaca kata-kata yang dikenali sehari-hari dengan fasih. Murid mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif dan puisi anak. Murid mampu memaknai kosakata baru dan atau kosakata Bahasa Indonesia serapan dari bahasa daerah dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi. 

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):     

Murid dapat Membaca kata-kata yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dengan lafal, intonasi, dan jeda yang tepat untuk membangun kelancaran membaca.

Tujuan Pembelajaran (TP):

Membaca dan menuliskan kosa kata dari la, li, lu, le, lo

Materi Bahasa Indonesia


Apa itu suku kata? Suku kata adalah unit bunyi terkecil dari sebuah kata yang diucapkan dalam satu hembusan napas. Contoh: "gembira" terdiri dari tiga suku kata: gem-bi-ra.
Pola suku kata: Suku kata dibentuk dari perpaduan konsonan dan vokal (misalnya "la", "li") atau hanya vokal saja. 


LKPD 




Capaian Pembelajaran (CP): MATEMATIKA
Murid dapat menunjukan pemahaman makna simbol matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 menggunakan gambar.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): 
Murid dapat memberi contoh kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 10 menggunakan gambar atau benda konkret

Tujuan Pembelajaran (TP):
Memberi contoh kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 10 menggunakan gambar atau benda konkret

Materi Matematika :



Setelah melihat video pembelajaran  bu guru bertanya :
     Ada berapa jumlah semua buah? Bagaimana cara menulis kalimat matematika nya?

4 + 5 = 9


Contoh Soal :
Fatih memiliki 8 kelereng lalu Fatih memberikan 2 kelereng kepada Nabil. Berapa kelereng Fatih sekarang? 

·     Bagaimana cara kita menuliskan ini dalam kalimat matematika?


Senin, 17 November 2025

Matematika dan Seni Rupa

  

Hari/Tanggal        : Selasa, 18 November 2025

Mata Pelajaran     : Matematika dan Seni Rupa 

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Matematika dan Seni Rupa. 

Capaian Pembelajaran (CP):
Murid dapat menunjukan pemahaman makna simbol matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 menggunakan gambar.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): 
Murid dapat memberi contoh kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 10 menggunakan gambar atau benda konkret

Tujuan Pembelajaran (TP):
Memberi contoh kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 10 menggunakan gambar atau benda konkret

Materi Matematika :



Setelah melihat video pembelajaran  bu guru bertanya :
     Ada berapa jumlah semua buah? Bagaimana cara menulis kalimat matematika nya?

4 + 5 = 9


Contoh Soal :
Fatih memiliki 8 kelereng lalu Fatih memberikan 2 kelereng kepada Nabil. Berapa kelereng Fatih sekarang? 

·     Bagaimana cara kita menuliskan ini dalam kalimat matematika?


Capaian Pembelajaran (CP): SENI RUPA

Murid memahami unsur rupa di lingkungan sekitarnya dan menyimpulkan hasil pemahaman atas dua unsur rupa


Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): 

Murid dapat mengenali unsur rupa: garis, bidang dan warna dalam lingkungan sekitar.   


Tujuan Pembelajaran (TP): 

Memahami unsur rupa (bidang) di lingkungan sekitarnya.


Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!

Setelah mempelajari tentang gari anak anak akan mempelajari unsur seni rupa bidang.
Apa itu bidang?
Bidang adalah unsur seni rupa yang memiliki panjang dan lebar, tetapi tidak memiliki ketebalan. Bidang bisa terlihat datar dan biasanya terbentuk dari garis-garis yang saling bertemu.

Berikut adalah beberapa contoh bidang yang sering kita lihat: 


LATIHAN SOAL

Minggu, 16 November 2025

Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia

 

Hari/Tanggal        : Senin, 17 November 2025

Mata Pelajaran     : Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia. 

Capaian Pembelajaran (CP):

Murid mengenal aturan di lingkungan keluarga; menceritakan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga; dan menunjukkan perilaku mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):     

Murid dapat mengenal hak dan kewajiban bagi anak di sekolah

Tujuan Pembelajaran (TP):

Mengenal hak dan kewajiban bagi anak di sekolah

Materi Pendidikan Pancasila

Marilah kita simak video pembelajaran berikut ini yaa, 


Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah

Apa itu hak? Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita dapatkan.

Apa itu kewajiban? Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan.

Hak di sekolah

  1. Mendapatkan pelajaran: Berhak menerima ilmu dan pengajaran dari guru. 
  2. Menggunakan fasilitas sekolah: Berhak menggunakan sarana sekolah seperti perpustakaan atau ruang kelas untuk kegiatan belajar. 
  3. Mendapat perlakuan adil: Berhak diperlakukan secara adil oleh guru dan teman tanpa membedakan latar belakang. 
  4. Bertanya dan berpendapat: Berhak untuk bertanya saat tidak paham dan menyampaikan pendapatnya. 
  5. Bermain: Berhak untuk bermain dan bergaul dengan teman-teman selama di sekolah. 
  6. Merasa aman: Berhak merasa aman dan terlindungi dari kekerasan atau perundungan. 

Kewajiban di sekolah

  1. Menghormati guru dan teman: Wajib menghormati guru, kepala sekolah, dan saling menghargai antar teman. 
  2. Menjaga kebersihan dan ketertiban: Wajib menjaga kebersihannya, seperti membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga ketertiban kelas. 
  3. Mengikuti peraturan sekolah: Wajib mematuhi seluruh aturan sekolah, termasuk datang tepat waktu dan memakai seragam sesuai jadwal. 
  4. Mengikuti pelajaran: Wajib mengikuti semua pelajaran dan tidak meninggalkan kelas tanpa izin. 
  5. Melengkapi keperluan sekolah: Wajib membawa perlengkapan sekolah yang dibutuhkan setiap hari. 
  6. Menjaga nama baik sekolah: Wajib menjaga nama baik sekolah di mana pun berada. 
  7. Memelihara fasilitas sekolah: Wajib ikut menjaga dan merawat barang-barang milik sekolah dengan baik. 


Capaian Pembelajaran (CP):

Murid mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Murid mampu membaca kata-kata yang dikenali sehari-hari dengan fasih. Murid mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif dan puisi anak. Murid mampu memaknai kosakata baru dan atau kosakata Bahasa Indonesia serapan dari bahasa daerah dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi. 

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):     

Murid dapat Membaca kata-kata yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dengan lafal, intonasi, dan jeda yang tepat untuk membangun kelancaran membaca.

Tujuan Pembelajaran (TP):

Membaca dan menuliskan kosa kata dari la, li, lu, le, lo

Materi Bahasa Indonesia


Apa itu suku kata? Suku kata adalah unit bunyi terkecil dari sebuah kata yang diucapkan dalam satu hembusan napas. Contoh: "gembira" terdiri dari tiga suku kata: gem-bi-ra.
Pola suku kata: Suku kata dibentuk dari perpaduan konsonan dan vokal (misalnya "la", "li") atau hanya vokal saja. 


LKPD 



Kamis, 13 November 2025

Pendidikan Anti Korupsi "Kerja Keras"

 

Hari/Tanggal        : Jumat, 14 November 2025

Mata Pelajaran     : Pendidikan Anti Korupsi "Kerja Keras"

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Pendidikan Anti Korupsi. 

🧩 Ringkasan Materi Pendidikan Anti Korupsi

Tema: Kerja Keras

1. Pengertian Kerja Keras

Kerja keras artinya berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai sesuatu yang diinginkan.
Orang yang kerja keras tidak mudah menyerah walaupun tugasnya sulit.

👉 Nilai kerja keras membantu kita tidak melakukan hal curang atau mengambil jalan pintas seperti menyontek, berbohong, atau meminta hasil kerja orang lain.

2. Ciri-ciri Orang yang Bekerja Keras

  • Rajin dan tidak malas.

  • Mengerjakan tugas sampai selesai.

  • Tidak mudah menyerah saat menemui kesulitan.

  • Berusaha sendiri sebelum meminta bantuan.

  • Bangga dengan hasil usaha sendiri.

3. Manfaat Kerja Keras

  • Hasil pekerjaan menjadi lebih baik.

  • Membuat kita mandiri dan percaya diri.

  • Disukai teman dan guru karena tekun.

  • Menumbuhkan kejujuran dan tanggung jawab.


4. Contoh Sikap Kerja Keras di Sekolah

SituasiContoh Perilaku
Saat belajarBelajar membaca dan menulis walau masih sulit, tidak menyerah
Saat mengerjakan tugasMenyelesaikan tugas sendiri tanpa menyontek
Saat lombaBerlatih terus agar bisa tampil baik
Saat membantu orang tuaMembantu menyapu atau merapikan kamar tanpa disuruh
Saat gagalMencoba lagi sampai bisa, bukan marah atau putus asa

5. Pesan Moral

“Kerja keras membuat kita menjadi anak yang jujur, tangguh, dan tidak korupsi.
Orang yang kerja keras akan berhasil dengan cara yang baik.”

Berikut Video Pembelajaran :



Rabu, 12 November 2025

Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa

 

Hari/Tanggal        : Kamis, 13 November 2025

Mata Pelajaran     : Pendidikan Pancasila dan Seni Rupa

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia. 

Capaian Pembelajaran (CP):

Murid mengenal aturan di lingkungan keluarga; menceritakan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga; dan menunjukkan perilaku mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):     

Murid dapat mengenal hak dan kewajiban bagi anak di sekolah

Tujuan Pembelajaran (TP):

Mengenal hak dan kewajiban bagi anak di sekolah

Materi Pendidikan Pancasila

Marilah kita simak video pembelajaran berikut ini yaa, 


Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah

Apa itu hak? Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita dapatkan.

Apa itu kewajiban? Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan.

Hak di sekolah

Mendapatkan pelajaran: Berhak menerima ilmu dan pengajaran dari guru. 

Menggunakan fasilitas sekolah: Berhak menggunakan sarana sekolah seperti perpustakaan atau ruang kelas untuk kegiatan belajar. 

Mendapat perlakuan adil: Berhak diperlakukan secara adil oleh guru dan teman tanpa membedakan latar belakang. 

Bertanya dan berpendapat: Berhak untuk bertanya saat tidak paham dan menyampaikan pendapatnya. 

Bermain: Berhak untuk bermain dan bergaul dengan teman-teman selama di sekolah. 

Merasa aman: Berhak merasa aman dan terlindungi dari kekerasan atau perundungan. 

Kewajiban di sekolah

Menghormati guru dan teman: Wajib menghormati guru, kepala sekolah, dan saling menghargai antar teman. 

Menjaga kebersihan dan ketertiban: Wajib menjaga kebersihannya, seperti membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga ketertiban kelas. 

Mengikuti peraturan sekolah: Wajib mematuhi seluruh aturan sekolah, termasuk datang tepat waktu dan memakai seragam sesuai jadwal. 

Mengikuti pelajaran: Wajib mengikuti semua pelajaran dan tidak meninggalkan kelas tanpa izin. 

Melengkapi keperluan sekolah: Wajib membawa perlengkapan sekolah yang dibutuhkan setiap hari. 

Menjaga nama baik sekolah: Wajib menjaga nama baik sekolah di mana pun berada. 

Memelihara fasilitas sekolah: Wajib ikut menjaga dan merawat barang-barang milik sekolah dengan baik. 

LKPD 




 Materi Seni Rupa 

Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!




Setelah mempelajari tentang garis dan bentuk anak anak akan mempelajari unsur seni. Sekarang ananda masuk dalam mengenal warna dalam lingkungan sekitar. 

Pengenalan Warna Dasar

  • Apa itu warna?
    • Warna adalah sesuatu yang membuat benda terlihat berbeda-beda.
    • Warna bisa membuat kita senang, sedih, atau tenang.

Warna-warna dasar:

  • Merah: Seperti warna apel, tomat, atau mobil pemadam kebakaran.
  • Biru: Seperti warna langit, laut, atau baju seragam sekolah.
  • Kuning: Seperti warna matahari, pisang, atau bunga matahari.
  • Hijau: Seperti warna rumput, daun, atau semangka.
  • Ungu: Seperti warna bunga lavender, anggur, atau balon ulang tahun.

Warna Panas

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan hangat, semangat, dan energi.
  • Contoh warna: Merah, oranye, kuning.
  • Efek psikologis: Membangkitkan semangat, gairah, dan perhatian. Sering digunakan untuk menonjolkan sesuatu atau menciptakan suasana yang ceria.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Matahari, api, makanan pedas.

Warna Dingin

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan tenang, sejuk, dan damai.
  • Contoh warna: Biru, hijau, ungu.
  • Efek psikologis: Menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan menciptakan suasana yang nyaman. Sering digunakan untuk menciptakan kesan luas dan kedalaman.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Langit, laut, salju.

Warna Netral

  • Ciri-ciri: Tidak memiliki karakteristik warna panas atau dingin yang kuat.
  • Contoh warna: Putih, hitam, abu-abu, cokelat.
  • Efek psikologis: Menyeimbangkan warna-warna lain, menciptakan latar belakang yang netral, dan memberikan kesan elegan.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Dinding, lantai, pakaian formal.

Perbandingan warna panas, dingin, dan netral


Matematika dan Bahasa Indonesia

 

Hari/Tanggal        : Rabu, 12 November 2025

Mata Pelajaran     : Matematika dan Bahasa Indonesia 

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Matematika dan Bahasa Indonesia. 

Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): 
Murid dapat mengenal bentuk benda dilingkungan sekitar

Tujuan Pembelajaran (TP):
Murid mengenal bentuk benda 

Materi Matematika :






Capaian Pembelajaran (CP):

Murid mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. murid mampu membaca kata-kata yang dikenali sehari-hari dengan fasih. Murid mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Murid mampu memaknai kosakata baru dan/atau kosakata Bahasa Indonesia serapan dari bahasa daerah dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):     

Murid dapat Membaca kata-kata yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dengan lafal, intonasi, dan jeda yang tepat untuk membangun kelancaran membaca.

Tujuan Pembelajaran (TP):

Membaca dan menuliskan kosa kata dari la, li, lu, le, lo

Materi Bahasa Indonesia


Apa itu suku kata? Suku kata adalah unit bunyi terkecil dari sebuah kata yang diucapkan dalam satu hembusan napas. Contoh: "gembira" terdiri dari tiga suku kata: gem-bi-ra.
Pola suku kata: Suku kata dibentuk dari perpaduan konsonan dan vokal (misalnya "la", "li") atau hanya vokal saja. 


LKPD 




Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design