Minggu, 09 November 2025

Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia

 

Hari/Tanggal        : Senin, 10 November 2025

Mata Pelajaran     : Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia. 

Capaian Pembelajaran (CP):

Murid mengenal aturan di lingkungan keluarga; menceritakan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga; dan menunjukkan perilaku mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):     

Murid dapat mengenal hak dan kewajiban bagi anak di sekolah

Tujuan Pembelajaran (TP):

Mengenal hak dan kewajiban bagi anak di sekolah

Materi Pendidikan Pancasila

Marilah kita simak video pembelajaran berikut ini yaa, 


Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah

Apa itu hak? Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita dapatkan.

Apa itu kewajiban? Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan.

Hak di sekolah

Mendapatkan pelajaran: Berhak menerima ilmu dan pengajaran dari guru. 

Menggunakan fasilitas sekolah: Berhak menggunakan sarana sekolah seperti perpustakaan atau ruang kelas untuk kegiatan belajar. 

Mendapat perlakuan adil: Berhak diperlakukan secara adil oleh guru dan teman tanpa membedakan latar belakang. 

Bertanya dan berpendapat: Berhak untuk bertanya saat tidak paham dan menyampaikan pendapatnya. 

Bermain: Berhak untuk bermain dan bergaul dengan teman-teman selama di sekolah. 

Merasa aman: Berhak merasa aman dan terlindungi dari kekerasan atau perundungan. 

Kewajiban di sekolah

Menghormati guru dan teman: Wajib menghormati guru, kepala sekolah, dan saling menghargai antar teman. 

Menjaga kebersihan dan ketertiban: Wajib menjaga kebersihannya, seperti membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga ketertiban kelas. 

Mengikuti peraturan sekolah: Wajib mematuhi seluruh aturan sekolah, termasuk datang tepat waktu dan memakai seragam sesuai jadwal. 

Mengikuti pelajaran: Wajib mengikuti semua pelajaran dan tidak meninggalkan kelas tanpa izin. 

Melengkapi keperluan sekolah: Wajib membawa perlengkapan sekolah yang dibutuhkan setiap hari. 

Menjaga nama baik sekolah: Wajib menjaga nama baik sekolah di mana pun berada. 

Memelihara fasilitas sekolah: Wajib ikut menjaga dan merawat barang-barang milik sekolah dengan baik. 

LKPD 




Capaian Pembelajaran (CP):

Murid mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. murid mampu membaca kata-kata yang dikenali sehari-hari dengan fasih. Murid mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Murid mampu memaknai kosakata baru dan/atau kosakata Bahasa Indonesia serapan dari bahasa daerah dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):     

Murid dapat Membaca kata-kata yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dengan lafal, intonasi, dan jeda yang tepat untuk membangun kelancaran membaca.

Tujuan Pembelajaran (TP):

Membaca dan menuliskan kosa kata dari la, li, lu, le, lo

Materi Bahasa Indonesia


Apa itu suku kata? Suku kata adalah unit bunyi terkecil dari sebuah kata yang diucapkan dalam satu hembusan napas. Contoh: "gembira" terdiri dari tiga suku kata: gem-bi-ra.
Pola suku kata: Suku kata dibentuk dari perpaduan konsonan dan vokal (misalnya "la", "li") atau hanya vokal saja. 


LKPD 

Kamis, 06 November 2025

Matematika Pecahan

 

Hari/Tanggal        : Jumat, 7 November 2025

Mata Pelajaran     : Matematika 

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Matematika dan Pendidikan Pancasila. 

Materi Matematika: Pengertian Pecahan

Pecahan adalah bilangan yang menunjukkan bagian dari keseluruhan.
Contohnya:
🍕 Jika satu pizza dibagi menjadi 4 bagian sama besar dan kamu makan 1 bagian, maka kamu memakan ¼ pizza.

📊Bagian-bagian Pecahan

Sebuah pecahan ditulis seperti ini:
a/b
Keterangan:

  • a = pembilang (bagian yang diambil)

  • b = penyebut (jumlah seluruh bagian)

Contoh:
3/5
Artinya: dari 5 bagian sama besar, diambil 3 bagian.

💡Contoh Pecahan Biasa

  • ½ dibaca “satu per dua”

  • ⅓ dibaca “satu per tiga”

  • ¾ dibaca “tiga per empat”               

     2. Pecahan Desimal

📘Pengertian Pecahan Desimal

Pecahan desimal adalah pecahan yang penyebutnya 10, 100, 1000, dan seterusnya, dan ditulis dengan tanda koma (,).

Contoh:

  • ½ = 0,5

  • ¼ = 0,25

  • ¾ = 0,75

💡Membaca Pecahan Desimal

  • 0,5 dibaca “nol koma lima”

  • 0,25 dibaca “nol koma dua lima”

  • 1,75 dibaca “satu koma tujuh lima”

Rabu, 05 November 2025

IPAS dan Seni Rupa

    

Hari/Tanggal        : Kamis, 6 November 2025

Mata Pelajaran     : IPAS dan Seni Rupa 

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Seni Rupa dan IPAS. 

Mapel : Seni Rupa 

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan pengertian gambar dekoratif dengan bahasa sendiri.

  2. Mengenali unsur-unsur gambar dekoratif seperti bentuk, garis, dan warna.

  3. Membuat karya gambar dekoratif sederhana dengan tema tertentu (misalnya: tumbuhan, hewan, atau bentuk geometri).

  1. 🎨   Materi: Membuat Karya Gambar Dekoratif Bertema Daun

Pengertian Gambar Dekoratif

Gambar dekoratif adalah gambar yang dibuat dengan tujuan menghias. Biasanya berupa bentuk yang diulang, dihias dengan garis dan warna agar menarik.

Gambar dekoratif tidak harus mirip aslinya, tetapi tetap bisa dikenali.


🌿 Daun Sebagai Objek Dekoratif

Daun memiliki bentuk yang beragam dan unik. Daun bisa dijadikan objek gambar dekoratif karena:

  • Bentuknya mudah dikenali

  • Bisa dihias dengan pola garis, titik, atau motif

  • Bisa dikreasikan dengan warna-warna cerah


✏️ Langkah-langkah Membuat Gambar Dekoratif Daun

  1. Siapkan alat dan bahan:
    Kertas gambar, pensil, penghapus, dan pewarna (krayon/spidol/pensil warna).

  2. Gambar bentuk dasar daun:
    Misalnya bentuk daun mangga, daun jambu, atau daun pepaya.

  3. Buat garis-garis pola di dalam daun:
    Tambahkan hiasan seperti garis lengkung, zig-zag, titik-titik, atau bentuk geometri kecil di dalam daun.

  4. Warnai daun dan hiasannya:
    Gunakan warna cerah dan kontras agar menarik.

  5. Beri latar belakang jika perlu:
    Tambahkan hiasan di sekitar daun (misalnya pola gelombang atau titik-titik).


🖼️ Contoh Gambar Dekoratif Daun

Saya akan buatkan contoh sederhana berupa gambar dekoratif bertema daun. Berikut adalah deskripsi dan akan saya tampilkan gambarnya juga:

✅ Contoh 1: Daun dengan Pola Garis & Titik

  • Daun berbentuk lonjong (seperti daun mangga)

  • Di dalam daun ada garis-garis menyilang, zig-zag, dan titik-titik

  • Daun diwarnai dengan warna gradasi (hijau, kuning, biru) 

  Gambar  Sederhana:

  1. Gambar bentuk daun lonjong (seperti daun mangga).

  2. Di bagian dalam daun, buat hiasan seperti ini:

    • Garis zigzag dari bawah ke atas

    • Titik-titik di antara garis

    • Garis lengkung mengikuti tepi daun

  3. Warnai bagian-bagian dalam pola dengan warna berbeda-beda (misalnya: hijau, kuning, merah, biru)

  4. Gunakan warna cerah agar tampak menarik dan dekoratif. 


Tujuan Pembelajaran : IPAS 

  1. Mengidentifikasi berbagai macam perubahan wujud zat (mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim).

  2. Menjelaskan contoh perubahan wujud zat dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Melakukan percobaan sederhana untuk mengamati perubahan wujud zat.                                                        Metode Pembelajaran

  • Demonstrasi / Eksperimen sederhana:

    • Contoh:

      • Melelehkan es batu di bawah sinar matahari (mencair).

      • Menaruh air di freezer (membeku).

      • Memanaskan air di panci (menguap) 

  • Diskusi kelompok: siswa membahas hasil pengamatan percobaan.

  • Refleksi / Tanya jawab: siswa menyimpulkan perubahan wujud zat yang diamati.                                      🎥 Media Pembelajaran

  1. Benda konkret / alat dan bahan percobaan:

    • Es batu, air, panci kecil, lilin atau kompor listrik mini, wadah kaca, sendok logam, kapur barus.

  2. Gambar atau video perubahan wujud zat (bisa dari YouTube atau buku teks).

  3. Lembar kerja siswa (LKS) untuk mencatat hasil percobaan.

  4. Poster atau kartu wujud zat (padat–cair–gas)


  1. Materi Pembelajaran

  1. Pengertian wujud zat

    • Zat memiliki tiga wujud: padat, cair, dan gas.

    • Contoh: es (padat), air (cair), udara (gas).

  2. Perubahan wujud zat

    • Mencair: padat → cair (contoh: es menjadi air).

    • Membeku: cair → padat (contoh: air menjadi es).

    • Menguap: cair → gas (contoh: air mendidih menjadi uap).

    • Mengembun: gas → cair (contoh: embun di pagi hari).

    • Menyublim: padat → gas (contoh: kapur barus yang habis).

  3. Penyebab perubahan wujud

    • Pemanasan (penambahan panas).

    • Pendinginan (pengurangan panas).

  4. Penerapan dalam kehidupan sehari-hari :Membuat es batu, menjemur pakaian, melihat embun, memasak air, dll.                                                          Pengertian Zat dan Wujudnya

    Segala sesuatu yang ada di sekitar kita disebut zat.
    Zat memiliki bentuk dan sifat yang berbeda-beda.
    Ada tiga wujud zat, yaitu:

    1. Padat

      • Bentuk dan ukurannya tetap.

      • Contoh: batu, kayu, meja, es batu.

    2. Cair

      • Bentuknya berubah sesuai wadahnya.

      • Ukurannya tetap.

      • Contoh: air, minyak, susu.

    3. Gas

      • Tidak memiliki bentuk dan ukuran tetap.

      • Menyebar ke segala arah.

      • Contoh: udara, asap, uap air.


    🔥 2. Perubahan Wujud Zat

    Zat dapat berubah wujud karena pemanasan (ditambah panas) atau pendinginan (dikurangi panas).
    Berikut macam-macam perubahan wujud zat:

    a. Mencair

    Padat → Cair
    Terjadi karena benda padat dipanaskan.
    Contoh:

    • Es batu mencair menjadi air.

    • Lilin yang dipanaskan menjadi cair.

    ➡️ Penyebab: penambahan panas.


    b. Membeku

    Cair → Padat
    Terjadi karena benda cair didinginkan.
    Contoh:

    • Air yang dimasukkan ke freezer menjadi es batu.

    • Lilin cair yang didiamkan mengeras kembali.

    ➡️ Penyebab: pengurangan panas.


    c. Menguap

    Cair → Gas
    Terjadi karena benda cair dipanaskan hingga berubah menjadi uap.
    Contoh:

    • Air yang direbus menjadi uap.

    • Pakaian basah yang dijemur menjadi kering.

    ➡️ Penyebab: penambahan panas.


    d. Mengembun

    Gas → Cair
    Terjadi karena gas didinginkan.
    Contoh:

    • Embun di pagi hari berasal dari uap air yang mendingin di udara.

    • Tutup panci yang dipanaskan muncul titik-titik air di bagian bawahnya.

    ➡️ Penyebab: pengurangan panas.


    e. Menyublim

    Padat → Gas
    Terjadi tanpa melalui bentuk cair.
    Contoh:

    • Kapur barus yang lama-kelamaan habis.

    • Es kering (dry ice) yang langsung menjadi gas.

    ➡️ Penyebab: penambahan panas.


    🌍 3. Contoh Perubahan Wujud Zat di Sekitar Kita

    Kegiatan Sehari-hariJenis Perubahan WujudPenjelasan
    Es batu mencair di gelasMencairEs (padat) menjadi air (cair)
    Air di freezer menjadi esMembekuAir (cair) menjadi es (padat)
    Air mendidih saat dimasakMenguapAir (cair) menjadi uap (gas)
    Embun muncul di pagi hariMengembunUap air (gas) menjadi air (cair)
    Kamar beraroma kapur barusMenyublimKapur barus (padat) berubah menjadi gas
     4. Kesimpulan
    • Zat dapat berubah wujud karena panas.

    • Pemanasan menyebabkan zat mencair, menguap, atau menyublim.

    • Pendinginan menyebabkan zat membeku atau mengembun.

    • Perubahan wujud zat sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.                                  5. Kegiatan Percobaan Sederhana (Opsional)

Selasa, 04 November 2025

Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila

 

Hari/Tanggal        : Rabu, 5 November 2025

Mata Pelajaran     : Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila . 

 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Mengenal berbagai profesi di bidang layanan jasa transportasi, seperti sopir, pilot, masinis, kondektur, dan tukang ojek.

  2. Menyebutkan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing profesi dengan kalimat sederhana dan benar.                                                                                                           B. Media Pembelajaran

  1. Gambar dan kartu profesi (pilot, sopir, kondektur, tukang ojek, masinis, pramugari, dll).

  2. Video pendek atau animasi tentang kegiatan layanan transportasi (misalnya aktivitas di terminal, stasiun, atau bandara).                                                                       🧩 C. Metode Pembelajaran

  1. Ceramah interaktif – Guru memperkenalkan profesi layanan jasa transportasi dengan menampilkan gambar/video.

  2. Tanya jawab – Siswa diajak berdiskusi tentang pengalaman menggunakan transportasi dan mengenali profesinya.

  3. Membaca bersama – Siswa membaca teks tentang profesi transportasi dengan bimbingan guru.                                                                                                                          Materi: Profesi Layanan Jasa Transportasi

1. Pengantar

Transportasi adalah kegiatan memindahkan orang atau barang dari satu tempat ke tempat lain menggunakan alat seperti mobil, bus, kereta, kapal, atau pesawat.
Agar transportasi berjalan lancar, dibutuhkan orang-orang yang bekerja memberikan layanan jasa transportasi.
Mereka disebut pekerja atau profesi layanan jasa transportasi.

2. Macam-macam Profesi Layanan Jasa Transportasi

NoProfesiAlat TransportasiTugas UtamaContoh Kalimat
1Sopir / PengemudiMobil, bus, trukMengemudikan kendaraan dan mengantarkan penumpang atau barang ke tujuan.“Ayah bekerja sebagai sopir bus antar kota.”
2KondekturBusMembantu sopir, mengatur penumpang, dan menarik ongkos.“Kondektur bus selalu mengingatkan penumpang agar hati-hati.”
3MasinisKereta apiMenjalankan dan mengendalikan kereta.“Masinis membawa kereta dengan hati-hati.”
4PilotPesawat terbangMengemudikan pesawat dan membawa penumpang ke kota lain.“Pilot menerbangkan pesawat dengan percaya diri.”
5Pramugari / PramugaraPesawat terbangMelayani dan membantu penumpang di pesawat.“Pramugari membantu penumpang mencari tempat duduk.”
6Tukang ojek / Pengemudi ojek onlineSepeda motorMengantarkan penumpang ke tempat tujuan dengan cepat.“Tukang ojek membantu saya pergi ke sekolah.”
7NahkodaKapalMengemudikan kapal dan menjaga keselamatan penumpang.“Nahkoda membawa kapal berlayar di laut.”
3. Teks Bacaan Pendek

“Sopir Bus Kota”

Setiap pagi, Pak Andi bangun lebih awal. Ia bekerja sebagai sopir bus kota.
Tugas Pak Andi adalah mengantar penumpang ke tempat tujuan dengan selamat.
Ia selalu berhenti di halte dan mematuhi rambu lalu lintas.
Penumpang merasa senang karena Pak Andi ramah dan berhati-hati.

Pertanyaan:

  1. Siapa nama sopir dalam teks?

  2. Apa tugas Pak Andi?

  3. Mengapa penumpang senang dengan Pak Andi?                                                                     4. Kegiatan Bahasa

a. Kegiatan Membaca

  • Siswa membaca teks pendek tentang profesi transportasi.

  • Guru menuntun pelafalan dan intonasi yang tepat.

b. Kegiatan Menulis

  • Tulis 3 kalimat tentang profesi transportasi yang kamu kenal!
    Contoh:

    1. Ayah saya bekerja sebagai sopir.

    2. Sopir harus berhati-hati saat mengemudi.

    3. Saya ingin menjadi pilot saat besar nanti.

c. Kegiatan Berbicara

  • Bermain peran: siswa berpura-pura menjadi sopir, kondektur, atau penumpang.

  • Latihan percakapan sederhana, misalnya:

    Sopir: “Silakan naik, Bu.”
    Penumpang: “Terima kasih, Pak Sopir.”             
     

     5. Nilai Karakter yang Ditanamkan

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja keras

  • Menghargai profesi orang lain



Mapel : Pendidikan Pancasila 
Tujuan Pembelajaran : Sumatif harian ke 4 
Hak dan kewajiban 

Media pembelajaran : Soal Sumatif harian 1, LCD , buku PH

Metode pembelajaran : mengerjakan secara Individu 

Soal Sumatif harian ke -4 

1. Salah satu hak murid di sekolah adalah …
A. Datang terlambat ke sekolah
B. Mendapatkan pelajaran dari guru
C. Tidak mengerjakan PR
D. Mengabaikan tata tertib sekolah
Jawaban: 


2. Contoh kewajiban murid di sekolah adalah …
A. Bermain saat pelajaran berlangsung
B. Menghormati guru dan teman
C. Tidak memakai seragam
D. Pulang sebelum waktu yang ditentukan
Jawaban: 


3. Di rumah, hak seorang anak adalah …
A. Membantu pekerjaan orang tua
B. Mendapat kasih sayang dari keluarga
C. Membersihkan kamar
D. Menjaga kebersihan rumah
Jawaban: 


4. Kewajiban anak di rumah yang benar yaitu …
A. Bermalas-malasan setiap hari
B. Membantu orang tua dengan ikhlas
C. Tidak mau makan bersama keluarga
D. Membantah nasihat orang tua
Jawaban: 


5. Di lingkungan sekitar, hak anak adalah …
A. Merusak taman bermain
B. Menikmati lingkungan yang bersih dan aman
C. Membuang sampah sembarangan
D. Mengganggu tetangga
Jawaban: 


6. Kewajiban anak di lingkungan adalah …
A. Mengotori jalan
B. Berpartisipasi menjaga kebersihan
C. Mengganggu teman bermain
D. Membiarkan sampah berserakan
Jawaban: 


7. Jika di sekolah kita melihat teman berkelahi, maka kewajiban kita adalah …
A. Menonton saja
B. Ikut berkelahi
C. Melapor kepada guru agar masalah diselesaikan dengan baik
D. Membiarkan mereka
Jawaban: 


8. Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin termasuk …
A. Hak murid
B. Kewajiban murid
C. Pilihan pribadi
D. Hukuman dari guru
Jawaban: 


9. Ketika di rumah ada pekerjaan yang bisa dibantu, sikap yang baik adalah …
A. Menghindar
B. Menunggu disuruh
C. Membantu dengan senang hati
D. Tidak peduli
Jawaban: 


10. Menjaga nama baik sekolah merupakan …
A. Hak saja
B. Kewajiban semua warga sekolah
C. Tugas guru
D. Tugas kepala sekolah
Jawaban: 


✍️ Soal Uraian

1. Jelaskan perbedaan antara hak dan kewajiban murid di sekolah!

2. Sebutkan tiga contoh hak dan tiga contoh kewajiban anak di rumah!

3. Mengapa kita harus menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal?

4. Bagaimana sikapmu jika temanmu tidak mau melaksanakan kewajibannya di sekolah?

5. Tuliskan contoh perilaku yang mencerminkan pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang di sekolah!


Senin, 03 November 2025

Seni Rupa dan IPAS

   

Hari/Tanggal        : Selasa, 4 November 2025

Mata Pelajaran     : Seni Rupa dan IPAS

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Seni Rupa dan IPAS. 

Mapel : Seni Rupa 

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan pengertian gambar dekoratif dengan bahasa sendiri.

  2. Mengenali unsur-unsur gambar dekoratif seperti bentuk, garis, dan warna.

  3. Membuat karya gambar dekoratif sederhana dengan tema tertentu (misalnya: tumbuhan, hewan, atau bentuk geometri).

  1. 🎨   Materi: Membuat Karya Gambar Dekoratif Bertema Daun

Pengertian Gambar Dekoratif

Gambar dekoratif adalah gambar yang dibuat dengan tujuan menghias. Biasanya berupa bentuk yang diulang, dihias dengan garis dan warna agar menarik.

Gambar dekoratif tidak harus mirip aslinya, tetapi tetap bisa dikenali.


🌿 Daun Sebagai Objek Dekoratif

Daun memiliki bentuk yang beragam dan unik. Daun bisa dijadikan objek gambar dekoratif karena:

  • Bentuknya mudah dikenali

  • Bisa dihias dengan pola garis, titik, atau motif

  • Bisa dikreasikan dengan warna-warna cerah


✏️ Langkah-langkah Membuat Gambar Dekoratif Daun

  1. Siapkan alat dan bahan:
    Kertas gambar, pensil, penghapus, dan pewarna (krayon/spidol/pensil warna).

  2. Gambar bentuk dasar daun:
    Misalnya bentuk daun mangga, daun jambu, atau daun pepaya.

  3. Buat garis-garis pola di dalam daun:
    Tambahkan hiasan seperti garis lengkung, zig-zag, titik-titik, atau bentuk geometri kecil di dalam daun.

  4. Warnai daun dan hiasannya:
    Gunakan warna cerah dan kontras agar menarik.

  5. Beri latar belakang jika perlu:
    Tambahkan hiasan di sekitar daun (misalnya pola gelombang atau titik-titik).


🖼️ Contoh Gambar Dekoratif Daun

Saya akan buatkan contoh sederhana berupa gambar dekoratif bertema daun. Berikut adalah deskripsi dan akan saya tampilkan gambarnya juga:

✅ Contoh 1: Daun dengan Pola Garis & Titik

  • Daun berbentuk lonjong (seperti daun mangga)

  • Di dalam daun ada garis-garis menyilang, zig-zag, dan titik-titik

  • Daun diwarnai dengan warna gradasi (hijau, kuning, biru) 

  Gambar  Sederhana:

  1. Gambar bentuk daun lonjong (seperti daun mangga).

  2. Di bagian dalam daun, buat hiasan seperti ini:

    • Garis zigzag dari bawah ke atas

    • Titik-titik di antara garis

    • Garis lengkung mengikuti tepi daun

  3. Warnai bagian-bagian dalam pola dengan warna berbeda-beda (misalnya: hijau, kuning, merah, biru)

  4. Gunakan warna cerah agar tampak menarik dan dekoratif. 


Tujuan Pembelajaran : IPAS 

  1. Mengidentifikasi berbagai macam perubahan wujud zat (mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim).

  2. Menjelaskan contoh perubahan wujud zat dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Melakukan percobaan sederhana untuk mengamati perubahan wujud zat.                                                        Metode Pembelajaran

  • Demonstrasi / Eksperimen sederhana:

    • Contoh:

      • Melelehkan es batu di bawah sinar matahari (mencair).

      • Menaruh air di freezer (membeku).

      • Memanaskan air di panci (menguap) 

  • Diskusi kelompok: siswa membahas hasil pengamatan percobaan.

  • Refleksi / Tanya jawab: siswa menyimpulkan perubahan wujud zat yang diamati.                                      🎥 Media Pembelajaran

  1. Benda konkret / alat dan bahan percobaan:

    • Es batu, air, panci kecil, lilin atau kompor listrik mini, wadah kaca, sendok logam, kapur barus.

  2. Gambar atau video perubahan wujud zat (bisa dari YouTube atau buku teks).

  3. Lembar kerja siswa (LKS) untuk mencatat hasil percobaan.

  4. Poster atau kartu wujud zat (padat–cair–gas)


  1. Materi Pembelajaran

  1. Pengertian wujud zat

    • Zat memiliki tiga wujud: padat, cair, dan gas.

    • Contoh: es (padat), air (cair), udara (gas).

  2. Perubahan wujud zat

    • Mencair: padat → cair (contoh: es menjadi air).

    • Membeku: cair → padat (contoh: air menjadi es).

    • Menguap: cair → gas (contoh: air mendidih menjadi uap).

    • Mengembun: gas → cair (contoh: embun di pagi hari).

    • Menyublim: padat → gas (contoh: kapur barus yang habis).

  3. Penyebab perubahan wujud

    • Pemanasan (penambahan panas).

    • Pendinginan (pengurangan panas).

  4. Penerapan dalam kehidupan sehari-hari :Membuat es batu, menjemur pakaian, melihat embun, memasak air, dll.                                                          Pengertian Zat dan Wujudnya

    Segala sesuatu yang ada di sekitar kita disebut zat.
    Zat memiliki bentuk dan sifat yang berbeda-beda.
    Ada tiga wujud zat, yaitu:

    1. Padat

      • Bentuk dan ukurannya tetap.

      • Contoh: batu, kayu, meja, es batu.

    2. Cair

      • Bentuknya berubah sesuai wadahnya.

      • Ukurannya tetap.

      • Contoh: air, minyak, susu.

    3. Gas

      • Tidak memiliki bentuk dan ukuran tetap.

      • Menyebar ke segala arah.

      • Contoh: udara, asap, uap air.


    🔥 2. Perubahan Wujud Zat

    Zat dapat berubah wujud karena pemanasan (ditambah panas) atau pendinginan (dikurangi panas).
    Berikut macam-macam perubahan wujud zat:

    a. Mencair

    Padat → Cair
    Terjadi karena benda padat dipanaskan.
    Contoh:

    • Es batu mencair menjadi air.

    • Lilin yang dipanaskan menjadi cair.

    ➡️ Penyebab: penambahan panas.


    b. Membeku

    Cair → Padat
    Terjadi karena benda cair didinginkan.
    Contoh:

    • Air yang dimasukkan ke freezer menjadi es batu.

    • Lilin cair yang didiamkan mengeras kembali.

    ➡️ Penyebab: pengurangan panas.


    c. Menguap

    Cair → Gas
    Terjadi karena benda cair dipanaskan hingga berubah menjadi uap.
    Contoh:

    • Air yang direbus menjadi uap.

    • Pakaian basah yang dijemur menjadi kering.

    ➡️ Penyebab: penambahan panas.


    d. Mengembun

    Gas → Cair
    Terjadi karena gas didinginkan.
    Contoh:

    • Embun di pagi hari berasal dari uap air yang mendingin di udara.

    • Tutup panci yang dipanaskan muncul titik-titik air di bagian bawahnya.

    ➡️ Penyebab: pengurangan panas.


    e. Menyublim

    Padat → Gas
    Terjadi tanpa melalui bentuk cair.
    Contoh:

    • Kapur barus yang lama-kelamaan habis.

    • Es kering (dry ice) yang langsung menjadi gas.

    ➡️ Penyebab: penambahan panas.


    🌍 3. Contoh Perubahan Wujud Zat di Sekitar Kita

    Kegiatan Sehari-hariJenis Perubahan WujudPenjelasan
    Es batu mencair di gelasMencairEs (padat) menjadi air (cair)
    Air di freezer menjadi esMembekuAir (cair) menjadi es (padat)
    Air mendidih saat dimasakMenguapAir (cair) menjadi uap (gas)
    Embun muncul di pagi hariMengembunUap air (gas) menjadi air (cair)
    Kamar beraroma kapur barusMenyublimKapur barus (padat) berubah menjadi gas
     4. Kesimpulan
    • Zat dapat berubah wujud karena panas.

    • Pemanasan menyebabkan zat mencair, menguap, atau menyublim.

    • Pendinginan menyebabkan zat membeku atau mengembun.

    • Perubahan wujud zat sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.                                  5. Kegiatan Percobaan Sederhana (Opsional)

Minggu, 02 November 2025

Matematika dan Pendidikan Pancasila

   

Hari/Tanggal        : Senin, 3 November 2025

Mata Pelajaran     : Matematika dan Pendidikan Pancasila 

Alat Peraga           : Video Pembelajaran, Gambar

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab                                                 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you this morning?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan memulai pembelajaran dengan materi Matematika dan Pendidikan Pancasila. 

Materi Matematika: Pengertian Pecahan

Pecahan adalah bilangan yang menunjukkan bagian dari keseluruhan.
Contohnya:
🍕 Jika satu pizza dibagi menjadi 4 bagian sama besar dan kamu makan 1 bagian, maka kamu memakan ¼ pizza.

📊Bagian-bagian Pecahan

Sebuah pecahan ditulis seperti ini:
a/b
Keterangan:

  • a = pembilang (bagian yang diambil)

  • b = penyebut (jumlah seluruh bagian)

Contoh:
3/5
Artinya: dari 5 bagian sama besar, diambil 3 bagian.

💡Contoh Pecahan Biasa

  • ½ dibaca “satu per dua”

  • ⅓ dibaca “satu per tiga”

  • ¾ dibaca “tiga per empat”               

     2. Pecahan Desimal

📘Pengertian Pecahan Desimal

Pecahan desimal adalah pecahan yang penyebutnya 10, 100, 1000, dan seterusnya, dan ditulis dengan tanda koma (,).

Contoh:

  • ½ = 0,5

  • ¼ = 0,25

  • ¾ = 0,75

💡Membaca Pecahan Desimal

  • 0,5 dibaca “nol koma lima”

  • 0,25 dibaca “nol koma dua lima”

  • 1,75 dibaca “satu koma tujuh lima”


Mapel Pendidikan Pancasila 

Tujuan Pembelajaran

  1. Menjelaskan pengertian hak dan kewajiban di sekolah dengan benar.

  2. Menyebutkan contoh hak siswa di sekolah.                                        

    Materi Pembelajaran

  • Hak adalah sesuatu yang kita peroleh setelah melakukan kewajiban atau sesuatu yang memang menjadi milik kita.
    👉 Contoh: Hak untuk belajar, hak mendapat perlindungan, hak bermain, hak menggunakan fasilitas sekolah.

  • Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.
    👉 Contoh: Kewajiban menjaga kebersihan, kewajiban menaati aturan sekolah, kewajiban menghormati guru dan teman.

2. Contoh Hak dan Kewajiban di Sekolah

HakKewajiban
Mendapat pelajaran dari guruMengikuti pelajaran dengan tertib
Menggunakan fasilitas sekolahMenjaga fasilitas sekolah
Mendapat teman bermainBersikap sopan dan tidak mengganggu teman
Mendapat perlindungan di sekolahMentaati tata tertib sekolah

3. Pentingnya Melaksanakan Kewajiban

  • Agar hak dapat diperoleh dengan baik.

  • Agar lingkungan sekolah menjadi tertib dan nyaman.

  • Agar tercipta suasana saling menghormati dan saling membantu. 


Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Risky Melina Sari Template by Ipietoon Cute Blog Design